Daerah

Pengurus Marapu di 23 Desa Mendapatkan Pelatihan Advokasi Melalui Proyek Lii Marapu  didukung Lembaga Voice, SID dan Marungga Foundation

829
×

Pengurus Marapu di 23 Desa Mendapatkan Pelatihan Advokasi Melalui Proyek Lii Marapu  didukung Lembaga Voice, SID dan Marungga Foundation

Sebarkan artikel ini

Waingapu, NTTPedia.id,– Lambaga Voice berkerjasama dengan Sumba Integrated Development dan Yayasan Marungga menyelenggarakan pelatihan advokasi perencanaan dan penganggaran desa bagi pengurus Marapu di 23 desa di Kabupaten Sumba Timur yaitu Kecamatan Rindi, Desa Kayuri, Desa Tamburi, Desa Haikatapu, Desa Tanaraing, Desa Paraikaruku; Kecamatan Kahaungu Eti meliputi Desa Kamanggih, Desa Kataka, Desa Matawai Katingga, Desa Matawai Maringu, Desa Merumba dan Desa Kotak Kawau; Kecamatan Kota Waingapu yaitu Desa Pambotanjara; Kecamatan Umalulu yaitu Desa Watupuda, Desa Lairuru, Desa Patawang dan Desa persiapan Laimandar sedangkan Kecamatan Kanatang adalah, Desa Kuta, Desa Hambapraing, Desa Mondu, Desa persiapan Palindi Tanabara, Desa Persiapan Tanggedu dan Desa Dapayami.

Kegiatan ini dilaksanakan di tingkat kecamatan sejak Mei hingga Juni 2022, dengan peserta perwakilan pengurus Marapu Marapu tingkat desa. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pengurus Marapu di tingkat desa tentang advokasi perencanaan dan penganggaran desa yang responsive pada hak-hak sipil penghayat Marapu.

Ketua Pengurus Marapu Kabupaten Sumba Timur, Umbu Maramba Hawu mengatakan, bahwa pelatihan advokasi di tingkat desa merupakan bagian program kerja Badan Pengurus Penghayat Marapu tingkat Kabupaten. Lebih lanjut Maramba Hawu mengatakan bahwa, pada awal tahun 2022 pengurus Marapu tingkat kabupaten dan kecamatan telah membetuk pengurus Marapu di 26 desa di lima kecamatan. Paska pembentukan pengurus Marapu tingkat desa, maka dipandang perlu untuk memberikan penguatan kapasitas. Harapan dari pelatihan ini, pengurus Marapu dilevel desa semakin berdaya dan percaya diri serta dapat berpartisipasi aktif dalam ruang-ruang strategis di desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *