Tangani Covid-19, Pemprov NTT Bantu Kekurangan Oksigen di Kota Kupang

- Jurnalis

Rabu, 27 Januari 2021 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Kasus Covid-19 di Kota Kupang semakin hari semakin naik. Melihat hal itu Pemprov NTT akan turun tangan untuk membantu Pemkot Kupang dalam penanganan Covid-19.

” Kota Kupang ini sudah tanggap darurat luar biasa. Mulai besok saya akan turun ke Kota Kupang. Tidak ada alasan lagi, mari kita berperang, bila perlu dengan cara paksa, tidak ada kompromi” kata Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi pada rapat koordinasi dalam rangka penguatan sinergi Pemprov NTT dan Pemkot Kupang dalam penanganan kasus positif covid 19 di Kota Kupang, yang berlangsung di ruang rapat Kantor Gubernur NTT, Rabu (27/1).

Ia mengatakan Pemprov NTT juga siap membantu kebutuhan oksigen yang mulai menipis di Kota Kupang, tentunya disesuaikan dengan kemampuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wagub juga minta Pemkot Kupang untuk segera menginventarisi kebutuhan apa saja terkait penanganan covid 19 yang bisa mereka minta ke pemerintah pusat. Menurutnya kebetulan saat ini Gubernur masih berada di Jakarta dan bisa membantu mengkomunikasikannya dengan Menteri Kesehatan.

” Mulai besok saya akan turun ke Kota Kupang. Tidak ada alasan lagi, mari kita berperang, bila perlu dengan cara paksa, tidak ada kompromi” tegasnya.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi siap memberikan dukungan baik berupa petugas Satpol PP untuk penertiban juga kebutuhan lain terkait penanganan Covid-19.

Selain soal dukungan petugas Pol PP untuk penertiban dan bantuan oksigen, Wagub yang beberapa hari lalu baru saja dinyatakan sembuh dari Covid-19 itu menekankan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian semua pihak. Di antaranya soal vaksinasi kepada para tenaga medis.

Sebagai komandan Covid -19 di NTT, menggantikan Gubernur yang masih berada di luar daerah, Wagub meminta semua pihak untuk tidak main-main dengan upaya ini.

Menurutnya, Menteri Kesehatan baru saja meneleponnya dan menginformasikan bahwa NTT sangat terlambat untuk divaksin. Karena itu Wagub secara tegas minta untuk segera melakukan vaksinasi kepada para tenaga medis, bila perlu secara paksa, kecuali bagi mereka yang tidak memenuhi syarat untuk divaksin.

Pada kesempatan yang sama, Wagub juga minta kepada Dinas Sosial melalui Tagana untuk membagi masker kepada warga di sejumlah tempat umum. Selain itu Wagub juga membahas soal pentingnya perhatian kepada masyarakat kurang mampu yang saat ini terpaksa melakukan isolasi mandiri di rumah. Untuk itu dia minta Pemkot Kupang melakukan koordinasi dengan para tokoh agama yang bisa membantu mempermudah menginventarisi jemaatnya. Dia berharap dalam minggu ini sudah ada langkah konkret terkait semua upaya penanganan Covid-19 ini.

Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, S.E, M.Si pada kesempatan yang sama atas nama Wali Kota Kupang beserta jajarannya menyampaikan terima kasih untuk Pemprov NTT yang telah memberikan perhatian khusus terhadap penanganan covid 19 di Kota Kupang.

Pemerintah Kota Kupang sendiri telah mengeluarkan kurang lebih 16 peraturan yang tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota. Sayangnya masih terdapat masyarakat Kota Kupang yang kurang memiliki kesadaran terhadap protokol kesehatan bahkan menganggap covid 19 ini hanya sakit biasa. Bahkan dalam operasi penertiban yang dilakukannya bersama para pejabat di Pemkot Kupang malam tadi masih ada warga yang menolak dan mengajak berdebat.

Diakuinya Pemkot Kupang membutuhkan dukungan Pemprov NTT dalam usaha bersama pencegahan penyebaran covid 19. Selain dukungan petugas untuk penegakkan protokol kesehatan, Sekda Kota Kupang juga mengakui saat ini Pemkot Kupang tengah mengupayakan tempat isolasi bagi para pasien positif yang tidak tertampung di rumah sakit.(AP)

Berita Terkait

Cuaca Buruk Hambat Pasokan BBM ke Rote Ndao dan Sabu Raijua
Bank NTT Turun Dividen Rp29,6 M. Charlie Paulus Akan Benahi Tata Kelola Lebih Produktif 
Patut Jadi Contoh Desa di NTT, Desa Wisata Golo Loni Raih Juara III Nasional Desa Wisata Nusantara 2025
Tim SAR Resmi Tutup Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai
Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di NTT Diikuti 511 Peserta Dilaksanakan Secara Serentak 
Meski Cuaca Ekstrem, Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi BBM di NTT Tetap Terkendali
DPW NasDem NTT Gelar Rakorwil Zona Timor, Tingkatkan konsolidasi Internal Hadapi Tantangan Politik di Masa Depan
DPW NasDem NTT Gelar Diskusi Publik, Ketua DPW NasDem NTT  Ajak Seluruh Elemen berkolaborasi Bangun NTT

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:39 WIB

Cuaca Buruk Hambat Pasokan BBM ke Rote Ndao dan Sabu Raijua

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:52 WIB

Bank NTT Turun Dividen Rp29,6 M. Charlie Paulus Akan Benahi Tata Kelola Lebih Produktif 

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:26 WIB

Patut Jadi Contoh Desa di NTT, Desa Wisata Golo Loni Raih Juara III Nasional Desa Wisata Nusantara 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:54 WIB

Tim SAR Resmi Tutup Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai

Senin, 29 Desember 2025 - 11:49 WIB

Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di NTT Diikuti 511 Peserta Dilaksanakan Secara Serentak 

Berita Terbaru