Amsyong, Istana Negara Tak Balas Surat Ketum Demokrat

- Jurnalis

Sabtu, 6 Februari 2021 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno. ANT/Puspa Perwitasari

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno. ANT/Puspa Perwitasari

Jakarta, NTTPedia.id, Pihak Instan Negara memutuskan untuk tidak membalas surat yang dikirimkan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menurut Kementerian Sekretaris Negara beralasan Presiden Joko Widodo tak akan ikut campur dengan partai berlambang Mercy itu.

” Kami rasa tidak perlu menjawab surat tersebut karena itu perihal dinamika internal partai,” ujar Pratikno secara virtual, Jakarta, Kamis, 4 Februari 2021 seperti dilansir Medco.id.

Presiden Joko Widodo kata Pratikono menegaskan tak masuk dalam pusaran polemik partai. dia mengatakan partai Demokrat memiliki aturan tersendiri untuk menyelesaikan masalah diinternalnya.

” Itu rumah tangga internal Partai Demokrat yang semuanya kan sudah diatur dalam AD-ART (anggaran dasar dan anggaran rumah tangga),” ujarnya.

Sebelumnya, AHY menuding ada gerakan yang mencoba merebut kepemimpinannya di Partai Demokrat. Berdasarkan kesaksian pimpinan dan kader partainya, aktor ‘kudeta’ berasal dari kader dan nonkader.

AHY mencurigai lima orang. Di antaranya satu kader aktif, satu kader yang sudah enam tahun tidak aktif, satu mantan kader yang sudah diberhentikan akibat terlibat kasus korupsi, satu kader yang telah keluar dari partai tiga tahun lalu, dan beberapa orang dari nonkader.

AHY mengatakan seorang nonkader itu merupakan pejabat tinggi di pemerintahan Joko Widodo. Sehingga, dia meminta konfirmasi dan klarifikasi kepada Jokowi.

Putra sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu telah melayangkan surat kepada Jokowi ihwal dugaan adanya menteri yang terlibat dalam upaya merebut kursi kepemimpinan di Partai Demokrat. Dia menyebut pejabat penting itu turut mendukung gerakan tersebut.

AHY mengaku sempat tidak percaya dengan nama-nama tokoh penting yang dilaporkan sejumlah saksi. Namun, lebih dari delapan saksi telah bertemu langsung dengan pejabat pemerintahan itu dan mendengar langsung rencana-rencana yang akan dilakukan.(*/Fdz)

Berita Terkait

Sejalan Program Digitalisasi Maritim Pemerintah, PELNI dan DTP Perkuat Layanan Berbasis Teknologi Satelit LEO BuanterOne
Road to JFSS 2026: Pemerintah & Kadin Tegaskan Ketahanan Pangan jadi Prioritas
Kapolda NTT Pimpin Langsung Operasi SAR KM Putri Sakinah, Sonar hingga Drone Bawah Laut Dikerahkan
Tim SAR Gabungan Temukan Satu Jenazah, Diduga Anak Pelatih Valencia B
Tim Gabungan Intensifkan Pencarian Korban Kapal Tenggelam di TN Komodo
Berkat Natal Dari Simon Petrus Kamlasi, Gereja Portable Untuk Gereja GKS Wee Rame di Sumba Barat Daya 
Usman Husin Semprot Menhut, Lebih Pilih Pesiar ke Rote daripada Tinjau Hutan Mutis
Gubernur NTT Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen pada 2029

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:48 WIB

Sejalan Program Digitalisasi Maritim Pemerintah, PELNI dan DTP Perkuat Layanan Berbasis Teknologi Satelit LEO BuanterOne

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:23 WIB

Road to JFSS 2026: Pemerintah & Kadin Tegaskan Ketahanan Pangan jadi Prioritas

Senin, 29 Desember 2025 - 09:41 WIB

Kapolda NTT Pimpin Langsung Operasi SAR KM Putri Sakinah, Sonar hingga Drone Bawah Laut Dikerahkan

Senin, 29 Desember 2025 - 08:57 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Satu Jenazah, Diduga Anak Pelatih Valencia B

Minggu, 28 Desember 2025 - 17:24 WIB

Tim Gabungan Intensifkan Pencarian Korban Kapal Tenggelam di TN Komodo

Berita Terbaru