Tim Gabungan Intensifkan Pencarian Korban Kapal Tenggelam di TN Komodo

- Jurnalis

Minggu, 28 Desember 2025 - 17:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, NTTPedia.id – Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap korban kapal tenggelam KM Putri Sakinah.

Pencarian berlangsung di perairan Selat Padar Utara, kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu (28/12/2025) pagi.

Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra menjelaskan, operasi SAR dimulai sejak pukul 07.00 Wita dengan melibatkan unsur Kepolisian, Basarnas, dan komunitas maritim Labuan Bajo.

“Upaya pencarian terus kami tingkatkan dengan memaksimalkan personel dan sarana laut yang tersedia. Seluruh kegiatan dilakukan secara terpadu dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas di lapangan,” kata Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Menurutnya, operasi pencarian dipusatkan di wilayah Selat Padar dengan komando langsung dari Kasat Polairud Polres Manggarai Barat, AKP Dimas Yusuf, dengan tim gabungan terdiri dari Ditpolairud Polda NTT, Basarnas Labuan Bajo, Baharkam Mabes Polri, tenaga medis, serta komunitas P3KOM Labuan Bajo.

Sebelum penyisiran dimulai, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di Dermaga Pos Padar Utara. Dalam apel tersebut, pimpinan menekankan pentingnya kerja sama tim, kedisiplinan penggunaan alat keselamatan seperti life jacket, serta kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan arus laut.

Dalam pelaksanaan di lapangan, kapal KPC XXII-2007 dan RIB milik Ditpolairud Polda NTT difokuskan menyisir area sekitar titik tenggelamnya kapal.

Sedangkan RIB Basarnas Labuan Bajo melakukan pencarian mengelilingi Pulau Padar sesuai dengan peta operasi SAR yang telah ditetapkan.

Upaya pencarian sempat dilakukan dengan metode snorkeling. Namun, kegiatan tersebut harus dihentikan sementara karena kondisi arus laut yang kuat dan gelombang yang cukup tinggi.

“Demi keselamatan, personel yang melakukan snorkeling segera ditarik kembali ke kapal karena situasi perairan belum memungkinkan untuk penyelaman lanjutan,” jelas Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Selain penyisiran laut, tim SAR gabungan juga mengimbau para nelayan yang beraktivitas di sekitar Pulau Padar untuk segera melapor apabila menemukan petunjuk atau tanda-tanda keberadaan korban yang masih dinyatakan hilang.

Hingga Minggu siang, patroli laut terus dilakukan sambil menunggu kondisi cuaca dan arus yang lebih bersahabat agar pencarian dapat dilanjutkan dengan metode snorkeling maupun diving.

“Polda NTT bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan pencarian secara maksimal sampai korban ditemukan. Setiap perkembangan akan kami informasikan kepada publik,” pungkas Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Berikut data korban yang masih dinyatakan hilang: Martin Carreras Fernando, Laki-laki, Berkebangsaan Spanyol, Martin Garcia Mateo, Laki-laki, Berkebangsaan Spanyol, Martines Ortuno Maria Lia, Perempuan Berkebangsaan Spanyol dan Martinez Ortuno Enriquejavier, Laki-Laki, Berkebangsaan Spanyol

Berita Terkait

Tok! Golkar Tetapkan Prabowo Jadi Capres 2029, Gibran Masih Dipertimbangkan
Dua Kali Diguncang Gempa, Penelitii BRIN Sebut  Dua Sesar Aktif di Kabupaten Kupang
Geger Surat Pemakzulan Gibran, Fraksi NasDem: Hoaks
Julie Laiskodat Dorong Keringanan Kredit, Kini OJK Beri Perlakuan Khusus untuk Korban Gempa Flores
62 Gempa Susulan Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Catat Kekuatan hingga M4,3
Erupsi Lewotobi Putus Akses Udara, Julie Laiskodat Minta Subsidi Kapal untuk Flores Timur-Lembata
BNPB Ungkap Progres Huntara di 7 Kabupaten Pascagempa M7,7 Flores
Kota Kupang Raih Dua Penghargaan Nasional, Bawa Pulang Rp1 Miliar dan 250 Program Bedah Rumah

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Tok! Golkar Tetapkan Prabowo Jadi Capres 2029, Gibran Masih Dipertimbangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Dua Kali Diguncang Gempa, Penelitii BRIN Sebut  Dua Sesar Aktif di Kabupaten Kupang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Geger Surat Pemakzulan Gibran, Fraksi NasDem: Hoaks

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Julie Laiskodat Dorong Keringanan Kredit, Kini OJK Beri Perlakuan Khusus untuk Korban Gempa Flores

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:44 WIB

62 Gempa Susulan Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Catat Kekuatan hingga M4,3

Berita Terbaru