Hadir Menjangkau Pelosok, BRI Kerahkan Teras Kapal untuk Vaksinasi di Empat Wilayah Kepulauan di Indonesia

- Jurnalis

Rabu, 14 Juli 2021 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,NTTPedia.id,- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk secara langsung ikut menyukseskan program vaksinasi pemerintah untuk menekan penyebaran virus Covid-19 dan mempercepat tercapainya herd immunity. BRI mengerahkan Teras-teras Kapal BRI Bahtera Seva sebagai sarana vaksinasi di Kepulauan Anambas, Kepulauan Seribu, Kepulauan Halmahera Selatan, hingga Kepulauan Nusa Tenggara Timur, bekerja sama dengan dinas kesehatan dan aparat keamanan di setempat.

Di Kepulauan Anambas vaksinasi dijadwalkan dilakukan di Pulau Bayat, Pulau Lingai, Pulau Keramut, Pulau Letung, Pulau Telaga Besar dan Kecil, serta Desa Mengkait. Peserta vaksinasi merupakan masyarakat termasuk pegawai pemerintahan dan tenaga kesehatan yang merupakan ujung tombak layanan kesehatan di sana. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara bergantian setiap harinya mulai dari tanggal 9 hingga 16 Juli 2021 dibantu Teras Kapal BRI – Bahtera Seva 3.

Vaksinasi melalui Teras Kapal BRI juga dilakukan di Kepulauan Seribu pada tanggal 12 hingga 16 Juli 2021 dengan target vaksin di 6 pulau sebanyak 2.500 orang. Pulau-pulau itu antara lain Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Harapan, Pulau Kelapa, Pulau Tidung, dan Pulau Untung Jawa. Selain mobile vaccine unit yang dijalankan oleh Bahtera Seva 1, terdapat posko vaksin yang telah dilengkapi dengan bantuan faskes BRI di Pulau Payung, Pulau Pari, Pulau Lancang, dan Pulau Sabira.

Untuk Kepulauan Nusa Tenggara Timur, kegiatan vaksinasi dibantu oleh Teras Kapal BRI – Bahtera Seva 2. Vaksinasi dilakukan di Pulau Komodo pada tanggal 12-13 Juli 2021 dan Pulau Rinca pada tanggal 24 Juli. Target vaksinasi di dua pulau tersebut sebanyak lebih dari 1.000 orang.

Selain ketiga kepulauan besar tersebut, BRI juga mengerahkan Teras Kapal BRI – Bahtera Seva 4 untuk mempercepat proses vaksinasi di Kepulauan Halmahera Selatan bersama dinas kesehatan setempat. Vaksinasi dilaksanakan pada tanggal 8 Juli hingga 16 Juli dengan target penerima vaksin sebanyak 3.725 orang. Titik yang dikunjungi antara lain pelabuhan Habibi Labuha Halmahera Selatan, Bajo & Lele, Pulau Madopolo, Pulau Dowora & Pulau Pasipalele, Pulau Saketa, dan Pulau Kayoa.

Dukungan BRI untuk menyukseskan program vaksinasi yang menargetkan ribuan orang ini nyatanya tidak hanya berupa layanan teras kapal. Lebih dari itu, bantuan sarana prasarana kesehatan juga diberikan antara lain masker, hand sanitizer, face shield, APD, thermogun, handscoon, pulse oxymetri, alat cek gula darah, alat cek kolesterol, dan lain-lain sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Saat ini diperlukan upaya dari berbagai pihak untuk membantu pemerintah agar masyarakat memperoleh vaksin secara cepat, termasuk oleh BRI. Teras Kapal BRI di empat lokasi kepulauan di Indonesia, kami kerahkan untuk menjangkau masyarakat dan nasabah di sana,” ungkap Direktur Jaringan dan Layanan BRI Arga M. Nugraha.

Melalui kegiatan tersebut BRI memberikan kontribusi nyata terutama di masa sulit seperti saat ini. Hal ini menjadi bukti bahwa keberadaan BRI tidak hanya memberikan economic value semata namun juga social value, utamanya bagi masyarakat di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

“Kami bukan hanya ada untuk mendukung ekonomi, tetapi juga melayani dengan setulus hati hingga ke pelosok negeri,” jelas Arga.

Arga mengungkapkan bahwa vaksinasi merupakan salah satu hal penting agar Indonesia bisa segera keluar dari pandemi. Sebelumnya, perseroan telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan vaksinasi bersama Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, Otoritas Jasa Keuangan, dan Perbanas untuk mempercepat herd immunity sekaligus melindungi nasabah dan pekerja.(AP)

Berita Terkait

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Rilis Laporan Kinerja 2025 kepada Rakyat, Soroti Kemiskinan, Stunting hingga Infrastruktur
Program One School One Product (OSOP) Melki-Johni Berhasil Diterapkan di SMK Negeri Bukapiting Alor
Bandara El Tari Berpotensi Buka Rute Kupang – Dili – Darwin
Pemprov NTT Matangkan Aturan Jam Belajar Siswa, Keluarga Jadi Pusat Pendidikan, Draf Sudah di Biro Hukum
Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Satu Anak Pelatih Valencia B yang Masih Hilang
Tokoh Masyarakat Fatukoa Keluhkan Jalan Molo Oetun dan Titus Nau Tak Dikerjakan, Proyek Diduga Tak Sesuai Papan Informasi

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:21 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Senin, 16 Februari 2026 - 19:28 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Senin, 16 Februari 2026 - 18:08 WIB

Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Rilis Laporan Kinerja 2025 kepada Rakyat, Soroti Kemiskinan, Stunting hingga Infrastruktur

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:43 WIB

Program One School One Product (OSOP) Melki-Johni Berhasil Diterapkan di SMK Negeri Bukapiting Alor

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:07 WIB

Bandara El Tari Berpotensi Buka Rute Kupang – Dili – Darwin

Berita Terbaru