Tak Punya Surat Vaksin Untuk Magang, Bunda Julie Fasilitasi Siswa SMKN Bikomi Selatan Vaksin di Kupang

- Jurnalis

Selasa, 31 Agustus 2021 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Ketua Tim Penggerak PPK Provinsi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat memfasilitasi siswa siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri ( SMKN) Bikomi Selatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melakukan vaksinasi Covid-19. Pasalnya sejumlah siswa siswi ini terkendala surat Vaksin ketika hendak magang atau praktek lapangan pada sejumlah industri dan dunia usaha di Kota Kupang.

Terkait permasalahan itu, Kepala SMKN Bikomi Selatan, Yohanes Adio Balan, S.Pd., M.Pd menyampaikan kepada Anggota Komisi V DPRD NTT, Dolvianus Kolo. Dolvi yang merupakan anggota Fraksi Nasdem ini meneruskan persoalan itu kepada Julie Sutrisno Laiskodat. Sosok yang akrab disapa Bunda Julie ini kemudian memfasilitasi vaksinasi di SMK N 4 di Kota Kupang bertepatan dengan giat Vaksinasi Goes To School.

Kepada media disela-sela kegiatan Vaksinasi, Bunda Julie mengatakan saat ini para siswa siswi SMK terkendala surat vaksin ketika mau melakukan praktek kerja lapangan pada dunia industri maupun perhotelan. Untuk itu Ia memfasilitasi siswa siswi SMKN Bikomi Selatan untuk ikut Vaksin di SMKN 4 Kupang.

” Untuk kita ketahui saat ini siswa SMK membutuhkan surat vaksin untuk syarat untuk magang pada dunia industri. Dan mereka datang kesini untuk vaksin. Dan salah satu syarat untuk magang adalah kartu vaksin. Itu menjadi salah satu pasword kita. Menurut saya banyak hal yang harus kita lakukan karena masih banyak siswa kita yang belum mendapatkan vaksin,” kata Ketua Teritori Pemenangan Pemilu Wilayah Bali NTB NTT DPP Partai Nasdem, Selasa, 31/08/2021.

Ia menjelaskan lebih lanjut selain tercapainya ‘herd imunity’, wacana akan dilaksanakannya sekolah tatap muka dalam waktu dekat menjadi faktor pendorong bagi PKK Provinsi NTT untuk konsentrasi gerakan ini ke sekolah-sekolah,” ujar Istri Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat ini.

Selain gerakan vaksin kesekolah, lanjutnya, PKK NTT juga sementara melaksakan gerakan vaksin bagi ibu hamil yang dibuat rutin setiap minggunya. Sebelumya, PKK NTT juga sudah lakukan vaksinasi bagi kaum difabel.

“Harapannya kita semua sekolah di NTT bisa mendapat vaksin. Kita juga sementara menargetkan gerakan vaksin ke rumah-rumah ibadah,” ujarnya.

Kepala SMKN Bikomi Selatan, Yohanes Adio Balan, S.Pd., M.Pd., mengatakan gerakan vaksinasi hari ini juga diberikan kepada 11 orang siswanya yang akan melakukan praktek kerja lapangan pada dunia usaha dan dunia industri di Kota Kupang

“11 orang siswa ini adalah dari kompetensi keahlian perhotelan dan salah satu syarat utama bagi siswa yang akan praktek adalah harus sudah divaksin,” jelasnya

Sehingga, ungkapnya, setelah berupaya membangun komunikasi serta atas bantuan berbagai pihak, akhirnya siswanya diperkenankan dan mendapat kesempatan dari Ketua Tim Penggerak PKK NTT, Ibu Julie Sutrisno Laiskodat untuk mendapat vaksin yang dilakukan oleh PKK NTT.

“Kami merasa ini adalah suatu kehormatan yang diberikan oleh pemerintah provinsi NTT dan terutama dari Ketua Tim Penggerak PKK NTT, Ibu Julie Sutrisno Laiskodat atas kesempatan yang luar biasa ini,” ungkapnya.

Untuk diketahui Vaksinasi Goes To School di SMKN 4 Kupang itu tenaga Vaksinator nya bearsal dari Rumah Sakit Mamami Kupang. Turut hadir Owner Rumah Sakit Mamami Kupang, Bobby Damanik bersama istri pada kesempatan itu. Pada kesempatan itu juga, Julie Sutrisno Laiskodat juga menyerahkan 2 unit Komputer dan 100 unit Tumbler untuk Siswa SMKN 4 Kupang.

Berita Terkait

Ketua BPD Boti Akui Perdes Masih Uji Coba, Sebut Ada Kekeliruan Prosedur
Warga Boti Merugi Ratusan Juta Akibat Dugaan Perdes Bodong, Warga Sonaf Lapor Polisi
Satu Tahun kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur NTT “Melky-Jhoni”,Akademisi Unwira: Baru Tahap awal , Dorong Akses keterbukaan Kebijakan Publik 
Rakyat dibiarkan mencekik,PERMASA-KUPANG sebut DPRD Kab. Sabu Raijua tidak berguna untuk rakyat
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Masyarakat Berkelahi akibat Antrian BBM berkepanjangan,PERMASA-Kupang :Bupati Sabu Raijua Gagal Realisasi Janji Kampanye 
Gubernur NTT Melki Laka Lena komitmen akan tindak tegas dan pidanakan oknum yang manipulasi data orang miskin di NTT

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:56 WIB

Ketua BPD Boti Akui Perdes Masih Uji Coba, Sebut Ada Kekeliruan Prosedur

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:16 WIB

Warga Boti Merugi Ratusan Juta Akibat Dugaan Perdes Bodong, Warga Sonaf Lapor Polisi

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:30 WIB

Satu Tahun kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur NTT “Melky-Jhoni”,Akademisi Unwira: Baru Tahap awal , Dorong Akses keterbukaan Kebijakan Publik 

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:36 WIB

Rakyat dibiarkan mencekik,PERMASA-KUPANG sebut DPRD Kab. Sabu Raijua tidak berguna untuk rakyat

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:21 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Berita Terbaru