Walikota Kupang Bertemu Menpan RB Perjuangkan Nasib Honorer R5 dan R4

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,–Perlahan tapi pasti, nasib termasuk tenaga kesehatan sukarela dan guru R5 yang belum terakomodir dalam proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan segera menemui titik terang.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo mendampingi langsung perwakilan tenaga honorer Kota Kupang menemui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) di Jakarta, Selasa (7/10).

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan itu dalam rangka memperjuangkan aspirasi tenaga honorer, khususnya tenaga kependidikan dan guru berstatus R4, termasuk tenaga kesehatan sukarela dan guru R5 yang belum terakomodir dalam proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

 

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Kupang, A.D.E. Manafe, S.IP., M.Si, bersama Admin instansi pengadaan PPPK Kota Kupang, Victor Marhen Johannis, S.Kom, serta Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Okto Naitboho. Sementara dari pihak tenaga honorer, hadir dua perwakilan tenaga kependidikan, Agustinus Laga Suban dan Kurnia Aked, SE, dan satu guru honorer berstatus R4, Rismanto M.

Baca Juga :  Hindari Penipuan Mengatasnamakan Bank, Ini Saran Penggiat Keamanan Informasi Untuk Masyarakat

 

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Wali Kota dengan para tenaga honorer tenaga kependidikan di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota menerima aspirasi para tenaga honorer yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) pada seleksi PPPK tahap 2. Saat itu, Wali Kota menyampaikan bahwa beberapa keputusan terkait seleksi PPPK merupakan kewenangan pemerintah pusat. Namun demikian, ia menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi penyampaian aspirasi tersebut hingga ke tingkat nasional.

 

Janji tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja ke Kemenpan RB, di mana rombongan Pemerintah Kota Kupang diterima oleh Alex Beny, selaku PIC Kemenpan RB. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan konsultasi dan koordinasi terkait mekanisme seleksi PPPK dan status tenaga honorer non-ASN, termasuk tenaga berstatus R4 yang belum terdata dalam basis data resmi pemerintah meskipun telah lama mengabdi.

Baca Juga :  Terus Edukasi Pengelolaan Keuangan, Bisnis Wealth Management BRI Tumbuh 12,9%

 

Pihak Kemenpan RB dalam pertemuan tersebut meminta agar para tenaga honorer tetap mengikuti seluruh tahapan proses yang sedang berjalan, sembari menunggu ketentuan dan kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

 

Usai pertemuan, Wali Kota Christian menyampaikan apresiasi kepada perwakilan tenaga honorer atas semangat dan kesabaran mereka dalam mengikuti proses yang ada. Ia juga menegaskan kembali komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk terus mendukung perjuangan para tenaga honorer.

“Jangan kehilangan harapan, karena harapanlah yang membuat kita tetap bertahan dan melangkah maju,” pesan Wali Kota.

 

Salah satu perwakilan honorer tenaga kependidikan, Agustinus Laga Suban, menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang atas perhatian dan langkah nyata yang telah dilakukan.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota yang tidak hanya mendengar keluhan kami, tetapi juga benar-benar memperjuangkannya sampai ke Kemenpan RB,” ungkapnya.

Berita Terkait

DPMD NTT Ajak Kaum Muda Angkat 44 Produk OVOP ke Level Nasional Lewat Lomba Video TikTok Berhadiah Rp 22,5 Juta
44 Desa OVOP di NTT Sudah Penuhi Legalitas, Izin BPOM dan Sertifikasi Halal
Gubernur Melki Genjot Hilirisasi Produk melalui OVOP, OCOP dan OSOP di 3.177 Desa dan Kelurahan
Sentuhan Kasih Simon Petrus Kamlasi, Umat Stasi Paulus Rasul Lamanepa Kini Miliki Kapela Sendiri
Hanya 10 Anggota DPRD TTU Yang Bawa Keluarga dan Gunakan Dana Pribadi
Study Banding Sambil Liburan, 30 Anggota DPRD TTU Boyong Keluarga ke Bali
Video Pegawai Koperasi Cari Erwin, Pakai Uang Nasabah untuk  Main VIR
Kepala OJK NTT Paparkan Langkah Masif Cegah Investasi Ilegal, Edukasi Sudah Jangkau Hampir Seluruh NTT

Berita Terkait

Kamis, 27 November 2025 - 14:34 WIB

44 Desa OVOP di NTT Sudah Penuhi Legalitas, Izin BPOM dan Sertifikasi Halal

Kamis, 27 November 2025 - 12:06 WIB

Gubernur Melki Genjot Hilirisasi Produk melalui OVOP, OCOP dan OSOP di 3.177 Desa dan Kelurahan

Kamis, 27 November 2025 - 09:38 WIB

Sentuhan Kasih Simon Petrus Kamlasi, Umat Stasi Paulus Rasul Lamanepa Kini Miliki Kapela Sendiri

Rabu, 26 November 2025 - 11:47 WIB

Hanya 10 Anggota DPRD TTU Yang Bawa Keluarga dan Gunakan Dana Pribadi

Rabu, 26 November 2025 - 09:17 WIB

Study Banding Sambil Liburan, 30 Anggota DPRD TTU Boyong Keluarga ke Bali

Berita Terbaru