DPMD NTT Ajak Kaum Muda Angkat 44 Produk OVOP ke Level Nasional Lewat Lomba Video TikTok Berhadiah Rp 22,5 Juta

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menghadirkan terobosan kreatif untuk mempromosikan potensi desa. Kali ini, DPMD menggelar Lomba Video TikTok bertema “Potensi Desa Menuju Pasar Global” yang menampilkan 44 produk unggulan One Village One Product (OVOP) dari seluruh NTT.

 

Kepala DPMD NTT, Viktor Manek, mengatakan kompetisi ini terbuka gratis untuk seluruh masyarakat. Tujuannya, mendorong kreativitas generasi muda agar lebih berperan dalam mengenalkan kekayaan lokal NTT ke publik yang lebih luas.

 

“Melalui platform TikTok, peserta diminta membuat konten yang menampilkan produk-produk OVOP beserta nilai unik dan potensinya untuk masuk ke pasar yang lebih besar,” ujar Viktor kepada NTTPedia.id, Jumat, 28 November 2025.

 

Pendaftaran dibuka hingga 14 Desember 2025, sementara video dapat diunggah mulai 1–16 Desember 2025.

Penjurian berlangsung pada 17–19 Desember 2025, dan pemenang diumumkan pada 20 Desember 2025.

 

Untuk memudahkan pendaftaran, panitia menyediakan QR Code yang dapat dipindai oleh peserta. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui narahubung resmi, Ibu Nia (WA: 0858-1514-7129).

 

Viktor menjelaskan, peserta wajib mengunggah video melalui akun TikTok pribadi disertai tagar:

#LombaKontenTiktokOVOPNTT #BanggaProdukLokal #ntt #ayobangunntt #dpmdprovntt

Peserta juga diwajibkan mengikuti akun resmi TikTok DPMD Provinsi NTT.

 

Baik individu maupun kelompok, peserta harus menyertakan surat rekomendasi dari Kepala Desa/Lurah pada lokus 44 produk OVOP, dengan kop surat dan tanda tangan pejabat setempat. Dokumen tersebut kemudian diunggah melalui tautan pendaftaran yang tersedia.

 

DPMD NTT telah menyiapkan total hadiah Rp 22.500.000 bagi enam pemenang, dengan rincian:

 

  • Juara I: Rp 6.000.000
  • Juara II: Rp 5.000.000
  • Juara III: Rp 4.000.000
  • Juara IV: Rp 3.000.000
  • Juara V: Rp 2.500.000
  • Juara VI: Rp 2.000.000

Menurut Viktor, kompetisi ini menjadi sarana promosi efektif agar publik semakin mengenal program OVOP dan produk-produk desa di NTT. Ia berharap, lomba ini mampu melahirkan konten kreatif yang mendorong produk desa menembus pasar nasional bahkan global. (AP)

Berita Terkait

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Rilis Laporan Kinerja 2025 kepada Rakyat, Soroti Kemiskinan, Stunting hingga Infrastruktur
Program One School One Product (OSOP) Melki-Johni Berhasil Diterapkan di SMK Negeri Bukapiting Alor
Bandara El Tari Berpotensi Buka Rute Kupang – Dili – Darwin
Pemprov NTT Matangkan Aturan Jam Belajar Siswa, Keluarga Jadi Pusat Pendidikan, Draf Sudah di Biro Hukum
Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Satu Anak Pelatih Valencia B yang Masih Hilang
Tokoh Masyarakat Fatukoa Keluhkan Jalan Molo Oetun dan Titus Nau Tak Dikerjakan, Proyek Diduga Tak Sesuai Papan Informasi

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:21 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Senin, 16 Februari 2026 - 19:28 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Senin, 16 Februari 2026 - 18:08 WIB

Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Rilis Laporan Kinerja 2025 kepada Rakyat, Soroti Kemiskinan, Stunting hingga Infrastruktur

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:43 WIB

Program One School One Product (OSOP) Melki-Johni Berhasil Diterapkan di SMK Negeri Bukapiting Alor

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:07 WIB

Bandara El Tari Berpotensi Buka Rute Kupang – Dili – Darwin

Berita Terbaru