Labuan Bajo, NTTPedia.id – Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap korban kapal tenggelam KM Putri Sakinah.
Pencarian berlangsung di perairan Selat Padar Utara, kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu (28/12/2025) pagi.
Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra menjelaskan, operasi SAR dimulai sejak pukul 07.00 Wita dengan melibatkan unsur Kepolisian, Basarnas, dan komunitas maritim Labuan Bajo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Upaya pencarian terus kami tingkatkan dengan memaksimalkan personel dan sarana laut yang tersedia. Seluruh kegiatan dilakukan secara terpadu dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas di lapangan,” kata Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Menurutnya, operasi pencarian dipusatkan di wilayah Selat Padar dengan komando langsung dari Kasat Polairud Polres Manggarai Barat, AKP Dimas Yusuf, dengan tim gabungan terdiri dari Ditpolairud Polda NTT, Basarnas Labuan Bajo, Baharkam Mabes Polri, tenaga medis, serta komunitas P3KOM Labuan Bajo.
Sebelum penyisiran dimulai, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di Dermaga Pos Padar Utara. Dalam apel tersebut, pimpinan menekankan pentingnya kerja sama tim, kedisiplinan penggunaan alat keselamatan seperti life jacket, serta kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan arus laut.
Dalam pelaksanaan di lapangan, kapal KPC XXII-2007 dan RIB milik Ditpolairud Polda NTT difokuskan menyisir area sekitar titik tenggelamnya kapal.
Sedangkan RIB Basarnas Labuan Bajo melakukan pencarian mengelilingi Pulau Padar sesuai dengan peta operasi SAR yang telah ditetapkan.
Upaya pencarian sempat dilakukan dengan metode snorkeling. Namun, kegiatan tersebut harus dihentikan sementara karena kondisi arus laut yang kuat dan gelombang yang cukup tinggi.
“Demi keselamatan, personel yang melakukan snorkeling segera ditarik kembali ke kapal karena situasi perairan belum memungkinkan untuk penyelaman lanjutan,” jelas Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Selain penyisiran laut, tim SAR gabungan juga mengimbau para nelayan yang beraktivitas di sekitar Pulau Padar untuk segera melapor apabila menemukan petunjuk atau tanda-tanda keberadaan korban yang masih dinyatakan hilang.
Hingga Minggu siang, patroli laut terus dilakukan sambil menunggu kondisi cuaca dan arus yang lebih bersahabat agar pencarian dapat dilanjutkan dengan metode snorkeling maupun diving.
“Polda NTT bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan pencarian secara maksimal sampai korban ditemukan. Setiap perkembangan akan kami informasikan kepada publik,” pungkas Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Berikut data korban yang masih dinyatakan hilang: Martin Carreras Fernando, Laki-laki, Berkebangsaan Spanyol, Martin Garcia Mateo, Laki-laki, Berkebangsaan Spanyol, Martines Ortuno Maria Lia, Perempuan Berkebangsaan Spanyol dan Martinez Ortuno Enriquejavier, Laki-Laki, Berkebangsaan Spanyol


















