Kupang,NTTPedia.Id- Gubernur provinsi Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena Mengancam akan mempidana Oknum Oknum Nakal yang berani memanipulasi Data Orang Orang Kurang Mampu atau dalam kategori Miskin dalam hal memberikan dana bantuan Kepada masyarakat miskin baik di di level Provinsi maupun di Daerah bahkan sampai ke Level Pemerintah paling Bawah. Hal ini di Sampaikan Gubernur Provinsi NTT Emanuel Melkiades Laka Lena Saat Meresmikan Peluncuran Prodi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas kedokteran Wilayah Bali – Nusra dalam Program Akselerasi Mendukung Asta Cita di Universitas Nusa Cendana Pada Jumat,13 Februari 2026 Di Graha Undana Kupang
Gubernur NTT Menegaskan dan menunjukkan komitmennya Akan mempidanakan okum oknum yang berani memanipulasi data Orang Miskin.
“Sebagai Pemerintahan Provinsi NTT akan menindak tegas oknum oknum yang berani bermain dengan data orang miskin.Siapapun Dia dan oknum siapapun yang ada di belakangnya pasti Kita ambil langkah tegas dan kita pidanakan sehingga Kita tidak malu sebagai Pemerintah.Ini merupakan sebagai Pengalaman pertama dan terakhir dari tragedi pelajar yang bunuh diri di Kabupaten Ngada.Saya tegaskan ini agar kedepannya tidak ada lagi Korban YBR yang Lain”.Ucap Gubernur NTT saat Jumpa pers bersama Awak Media.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk di Ketahui pemerintah Provinsi sementara membedah Rumah dari Nenek Si Korban YBR.kita akan Bangun Rumah Layak huni sampai Jadi ujar Melkiades Laka Lena”.
Sementara Rektor Undana Kupang Prof.Dr.Ir Jefri Samuel Bale,S.T.M.Eng menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi kemanusiaan yang menyebabkan Kematian pelajar di Kabupaten Ngada .Sebagai pimpinan perguruan tinggi atas fenomena sosial yang mengguncang nurani kita belakangan ini .
Hal ini menunjukkan adanya kerentanan pada sistem dukungan sosial dan kesehatan mental untuk itu.Undana sebagai institusi pendidikan menjadikan fenomena ini adalah alarm keras bagi kita semua.Undana hadir sebagai ruang aman dan solusi nyata.Urai Rektor Undana Kupang ini.
Ia menambahkan melalui momentum peluncuran PPDS ini Undana menegaskan komitmennya tidak hanya mencetak dokter yang lain secara klinis tetapi juga tenaga medis yang memiliki empati mendalam dan kepekaan sosial kita harus memastikan bahwa kehadiran prodi spesialis ini nantinya mampu menyentuh akar persoalan kesehatan di Nusa Tenggara Timur baik fisik maupun psikis hingga ke komunitas komunitas kecil.ucap Rektor Undana Kupang ini.***
Penulis : Tim Redaksi (Dede)













