So’e, NTTPedia.id,- Esther Meilany Siregar Kamlasi meresmikan gedung PAUD Diakonia Tuameta di Desa Meusin, Kecamatan Boking, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kamis, 14/5/2026. Gedung PAUD tersebut dibangun atas prakarsa Simon Petrus Kamlasi bersama sang istri sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan anak-anak di wilayah pedalaman.
Esther tiba di lokasi setelah menempuh perjalanan darat dari Kupang menuju Desa Meusin. Selain peresmian gedung, kegiatan itu juga dirangkaikan dengan pelepasan peserta didik tahun ajaran 2024/2025.
Dalam sambutannya, Esther mengajak masyarakat dan orang tua murid menjaga fasilitas pendidikan yang telah dibangun. Ia juga menyatakan kesiapan untuk melengkapi kebutuhan belajar yang masih kurang.
“Kalau masih ada yang kurang, akan kita lengkapi. Ada usulan infokus untuk menunjang pembelajaran, itu akan kita bantu supaya anak-anak bisa belajar lebih nyaman,” ujarnya.
Kegiatan tersebut mengusung tema Melangkah Bersama Menuju Cita-Cita. Pada kesempatan itu, Esther juga membagikan bingkisan kepada anak-anak PAUD yang hadir.
Kepala PAUD Diakonia Tuameta, Yohanis Kase, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan keluarga Kamlasi terhadap pendidikan di Desa Meusin.
Menurutnya, bantuan tersebut mencakup pembangunan gedung, fasilitas penunjang, hingga perhatian terhadap tenaga pengajar.
“Terima kasih kepada Bapak Simon Petrus Kamlasi dan Ibu Esther Meilany Siregar Kamlasi atas perhatian terhadap pendidikan anak-anak di desa kami,” katanya.
Sementara itu, Imanuel Banunaek mengatakan kehadiran gedung PAUD baru memberi semangat bagi masyarakat untuk terus mendorong pendidikan anak-anak di wilayah pedalaman. Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi sarana bagi anak-anak di Desa Meusin untuk mengembangkan pendidikan sejak usia dini.
Kondisi jalan menuju Desa Meusin terpantau cukup berat dilalui. Sejumlah ruas jalan berlumpur, licin, dan dipenuhi genangan akibat curah hujan yang masih tinggi di wilayah TTS dalam beberapa pekan terakhir. Rombongan sempat mengalami kesulitan di beberapa titik jalur menuju Kecamatan Boking, namun perjalanan tetap dilanjutkan hingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai agenda. (S13)







