Pesta Sambut Baru di Manggarai Berujung Maut, Satu Orang Tewas, Keluarga Lakukan Penyerangan

- Jurnalis

Minggu, 20 September 2026 - 09:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat kepolisian dari Polsek Manggarai melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan informasi dan keterangan yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.Foto : Tribratanewsmanggarai

Aparat kepolisian dari Polsek Manggarai melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan informasi dan keterangan yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.Foto : Tribratanewsmanggarai

Ruteng, NTTPedia.id,- Pesta sambut baru di Kampung Wohe, Kabupaten Manggarai, berujung maut. Seorang pemuda, Benediktus Paang (19), meninggal dunia setelah terlibat bentrok dengan warga dari kampung lain pada Jumat, 18 September 2026 malam. Kabar kematian Benediktus kemudian memicu penyerangan oleh keluarga korban ke rumah seorang warga di Kampung Wohe.

 

Dikutip dari Diksimerdekacom, Benediktus merupakan warga Kampung Timung, Desa Golo Cador, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai. Ia terlibat bentrok dengan warga Kampung Wohe dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.00 WITA di jalan raya umum, tepat di depan tenda pesta milik seorang warga berinisial AJ.

 

Kasi Humas Polres Manggarai, AKP Ngurah Saba Nugraha, menjelaskan warga yang terlibat bentrok berasal dari Kampung Wohe dan Kampung Timung, termasuk Benediktus.

 

Berdasarkan hasil penelusuran awal pihak kepolisian, sebagian warga yang terlibat bentrok diduga kuat sedang dalam pengaruh minuman keras setelah mengikuti pesta sambut baru.

 

Setelah bentrokan, kedua kelompok warga kembali ke kampung masing-masing. Sesampainya di rumah, Benediktus mengeluh sakit pada bagian perut dan kepala akibat bentrokan tersebut.

 

Pada Sabtu, 19 September 2026 pagi, keluarga membawa Benediktus ke Puskesmas Timung untuk mendapatkan perawatan. Namun, setibanya di Puskesmas Timung, Benediktus mengembuskan napas terakhir dan dinyatakan meninggal dunia.

 

Hasil visum luar menemukan sejumlah tanda kekerasan pada tubuh korban.

 

” Dari hasil visum luar ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban, benjolan, luka lecet pada bagian perut sebelah kiri, bercak darah pada gusi, pembekakan pada dada, luka lecet pada payudara kanan dan bekas luka pada siku,” jelas AKP Ngurah.

 

Kabar kematian Benediktus kemudian memicu reaksi spontan keluarga besarnya di Kampung Timung.

 

Sekitar kurang lebih 100 orang warga Kampung Timung mendatangi rumah milik warga berinisial IR di Kampung Wohe yang disebut sebagai terduga pelaku atas kematian Benediktus.

 

Dalam penyerangan tersebut, warga merusaki rumah hingga membakar empat unit sepeda motor yang sedang terparkir di depan rumah terduga pelaku.

 

Polres Manggarai kemudian turun ke lokasi untuk mengamankan situasi. Pengamanan dipimpin Kasat Reskrim, Kasat Intelkam dan Kasat Samapta.

 

Polisi juga melakukan penghalangan terhadap warga dari kedua kampung dengan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh adat. Saat ini, Polres Manggarai masih mendalami pihak-pihak yang terlibat dalam bentrokan tersebut.

 

Sumber : Diksimerdeka/Berto Davids

 

Berita Terkait

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan
Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan
Diduga Lakukan Pornoaksi terhadap Anak, Pria di Fatukoa Diamankan Tim Black Panter Polsek Maulafa
Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes
Ganggu Istirahat Warga, Polsek Maulafa Bubarkan Dua Pesta Musik Keras
Di Bawah Kepemimpinan Cristhian Widodo, Pemkot Kupang Raih Dua Penghargaan dari KPPN

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:24 WIB

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan

Rabu, 4 November 2026 - 08:13 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Diduga Lakukan Pornoaksi terhadap Anak, Pria di Fatukoa Diamankan Tim Black Panter Polsek Maulafa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes

Berita Terbaru