Sikka, NTTPedia.id,- Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa Flores.
Bantuan diserahkan oleh Sekretaris DPD PA GMNI NTT, Emanuel Kolfidus, Pada Sabtu, 22/08/2026, kepada kepada warga Kampung Ojan Lawer, Desa Mekendetung, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka.
Bantuan yang diberikan berupa beras, telur ayam, air mineral dan terpal untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak gempa.
Emanuel Kolfidus mengatakan bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian PA GMNI NTT terhadap warga yang masih menghadapi dampak gempa.
Menurut Emanuel, kebutuhan warga di lokasi terdampak masih cukup besar, sehingga dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat.
” Kami datang untuk berbagi dan memastikan bahwa masyarakat yang terdampak tidak merasa sendiri menghadapi situasi ini. Apa yang kami bawa memang tidak seberapa, tetapi ini adalah bentuk kepedulian dan solidaritas kami,” kata Emanuel.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga Kampung Ojan Lawer terutama selama masyarakat masih berada dalam kondisi pascagempa.
Ketua DPD PA GMNI NTT, Yoseph Dasi Djawa, mengatakan PA GMNI NTT telah bergerak membantu masyarakat sejak gempa Flores terjadi pada 15 Agustus 2026.
Menurut Yoseph, PA GMNI NTT langsung menggelar doa bersama dan membuka Posko Peduli Gempa Flores sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Pembukaan posko tersebut merupakan inisiatif DPD PA GMNI NTT. Untuk mengkoordinasikan kegiatan kemanusiaan tersebut, Yohanes Hamba Lati ditunjuk sebagai Kepala Posko.
” Sejak terjadi gempa, kami langsung mengambil langkah untuk bergerak membantu masyarakat terdampak. Ini merupakan bentuk solidaritas dan gotong royong PA GMNI,” ujar Yoseph.
Penyaluran bantuan sembako bagi warga Kampung Ojan Lawer merupakan titik yang ke 23 di tujuh kabupaten yang terdampak gempa Flores. Bantuan yang diserahkan kata Yoseph, merupakan hasil gotong royong pada alumni GMNI se Indonesia.
Sementara itu, Kepala Posko Peduli Gempa Flores PA GMNI NTT, Yohanes Hamba Lati, mengatakan bantuan disalurkan secara bertahap kepada masyarakat terdampak gempa di sejumlah wilayah Flores.
Yohanes mengatakan, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat di lapangan, terutama warga yang masih membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar pascagempa.
” Prinsipnya kami berusaha menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan warga di lapangan,” kata Yohanes.(AP)







