Julie Laiskodat Minta Unimor Bantu Pemerintah Literasikan Kekayaan Pariwisata NTT

- Jurnalis

Jumat, 27 Agustus 2021 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kefamenanu, NTTPedia.id,- Ketua Dewan Kerajinan Rakyat Daerah (Dekranasda) NTT, Julie Sutrisno Laiskodat meminta Mahasiswa Universitas Timor (Unimor), Timor Tengah Utara, untuk membantu pemerintah Provinsi NTT untuk meliterasikan kekayaan pariwisata NTT. Permintaan sosok yang akrab disapa Bunda Julie ini disampaikan dalam Seminar Nasional program studi Bahasa dan Sastra Indonesia (PSBI) Fakultas Pendidikan Unimor yang dilakukan secara daring, Jumad, 26/08/2021.

Ia menjelaskan Pemerintah Provinsi NTT dibawah komando Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat telah menjadikan pariwisata sebagai motor penggerak. Sebagai motor penggerak untuk membawa NTT Bangkit menuju Sejahterah. Hal itu telah menjadikan NTT sebagai destinasi wisata yang akan dikunjungi oleh banyak orang.

” Kekayaan Pariwisata yang luar biasa ini seperti Kelaba Madjah di Sabu Raijua seperti Grand Canyon di Amerika. Tapi bagaimana orang tidak ke Grand Canyon tapi datang ke Kelaba Madjah itu berarti apa? Berarti harus ada literasi. Jadi alam yang Tuhan kasih ini kita mau bersaing dengan orang agar menjadi magnet harus ada ceritanya,’ kata Julie

Julie Laiskodat mengaku sudah tiga kali mengunjungi Grand Canyon. Dari pengalaman ia menarik kesimpulan bahwa Kelaba Madjah yang di Sabu Raijua lebih indah. Ia menjelaskan dibandingkan dengan Grand Canyon, Kelaba Madjah punya keunikan tersendiri yang berbeda. Di Sabu itu warnanya macam-macam seperti pelangi.

” Jadi itu apa?, Itu cerita. Jadi alam ini Tuhan sudah kasih harus ada nilai cerita, diliterasikan. Sehingga bisa menjadi magnet dan daya tarik untuk orang datang tidak ketempat lain,” jelas Bunda Literasi ini.

Bunda Julie menjelaskan lebih lanjut bahwa literasi itu sangat penting. Kekayaan lain di NTT adalah budaya. Ia mengatakan tenun di NTT sangat banyak motifnya. Di NTT ada 22 kabupaten/Kota tapi motif tenunnya ada 736 motif dan setiap motif itu tidak ada ceritanya yang sama.

” Bunda selalu bawah motif NTT ke ajang internasional. Dan pernah saya ke New York, dibandingkan dengan kemajuan fashion dan disignernya, Bunda tidak ada apa-apanya. Tapi yang paling banyak di wawancarai adalah bunda. Karena apa? , Tapi cerita dari setiap motifnya. Literasi dari motif itu.,’ ujar ketua Teritori Pemenangan Pemilu Wilayah Bali NTB dan NTT DPP Partai Nasdem ini.

Ia mengatakan Literasi itu sangat penting dalam pembangunan suatu daerah. Dan program Gubernur NTT tidak akan sukses kalau tidak bantu oleh teman teman untuk diliterasikan.

” Makanya Bunda hadir hari ini karena saya ingin mendorong teman teman untuk menjadi corong tentang nilai ceritanya, cerita budaya, alamnya tentang NTT yang bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk program pariwisata itu tercapai,” kata Anggota Komisi IV DPR RI itu. (SP)

Berita Terkait

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Masyarakat Berkelahi akibat Antrian BBM berkepanjangan,PERMASA-Kupang :Bupati Sabu Raijua Gagal Realisasi Janji Kampanye 
Gubernur NTT Melki Laka Lena komitmen akan tindak tegas dan pidanakan oknum yang manipulasi data orang miskin di NTT
Cetak Sejarah,Undana Kupang Pertama Kali Resmi Buka Prodi Baru Pendidikan Dokter spesialis dan subspesialis Dokter Di Wilayah Bali-Nusra 
Melkias Rumlaklak Tegas Tolak Musprov IPSI NTT di Luar Kupang, Sebut Keputusan Sepihak
Mengenang YBR, Warga Kota Kupang Gelar Doa Bersama dan Aksi Seribu Lilin
Gubernur NTT Kunjungi Keluarga YBR di Ngada, Sampaikan Duka dan Permohonan Maaf
GMNI Kupang Menilai Tragedi Bundir Siswa SD Di Ngada adalah Alarm Darurat Kemanusiaan Di NTT

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 19:28 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Sabtu, 14 Februari 2026 - 22:04 WIB

Masyarakat Berkelahi akibat Antrian BBM berkepanjangan,PERMASA-Kupang :Bupati Sabu Raijua Gagal Realisasi Janji Kampanye 

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:08 WIB

Gubernur NTT Melki Laka Lena komitmen akan tindak tegas dan pidanakan oknum yang manipulasi data orang miskin di NTT

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:20 WIB

Cetak Sejarah,Undana Kupang Pertama Kali Resmi Buka Prodi Baru Pendidikan Dokter spesialis dan subspesialis Dokter Di Wilayah Bali-Nusra 

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:37 WIB

Melkias Rumlaklak Tegas Tolak Musprov IPSI NTT di Luar Kupang, Sebut Keputusan Sepihak

Berita Terbaru