Agen BRILink, Keagenan Bank Dorong Inklusi Keuangan di Indonesia

- Jurnalis

Minggu, 13 Maret 2022 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK – Sebagai bank yang fokus terhadap pemberdayaan UMKM, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berupaya untuk mengakselerasi kinerja Agen BRILink. Per Februari 2022, agen laku pandai yang ditujukan untuk menjangkau masyarakat hingga di daerah terpencil ini pun jumlahnya telah menembus 524.583 Agen.

Komitmen perseroan dalam meningkatkan sebaran AgenBRILink ini juga sejalan dengan salah satu isu prioritas yang menjadi fokus Presidensi G20 2022, yakni financial inclusion.

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo didampingi oleh Direktur Kepatuhan BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto pada Jumat, 11 Februari 2022 datang langsung mengunjungi salah satu Agen BRILink di Unit Sengkol, Lombok.

“Peran Agen BRILink sangat penting dalam melayani kebutuhan transaksi masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang belum dijangkau oleh bank,” ujar Kartika dalam kunjungan tersebut.

Hingga saat ini, jumlah AgenBRILink di seluruh Indonesia pun mencapai lebih dari 503.000 agen, dengan jumlah transaksi mencapai 929 juta kali. Selain itu, Agen BRILink juga mampu menyumbang fee based income sebesar Rp1,3 triliun per tahun.

Dalam hal ini, BRI tercatat telah memberikan sharing economy kepada masyarakat sebesar 2-3 kali lipat dari fee based income yang diterima perseroan melalui Agen BRILink yaitu Rp1,35 triliun. Jumlah AgenBRILink di regional Denpasar sendiri tercatat mencapai 22.700 agen yang telah membukukan 48 juta transaksi. Adapun sumbangan fee based income AgenBRILink di Denpasar mencapai Rp66 miliar.

Besarnya potensi ekonomi yang disumbang oleh agen laku pandai tersebut turut dibuktikan oleh salah satu AgenBRILink Deska di Unit Sengkol Praya, Lombok. Agen BRILink Deska tercatat telah bergabung menjadi Agen BRILink mulai 2019. Adapun rata-rata transaksi yang dibukukan mencapai 4.012 transaksi pada Februari 2022. Bahkan, AgenBRILink dengan usaha utama berupa warung sembako ini mencatat sales volume hingga Rp8,2 miliar pada periode tersebut.

Dewi yang merupakan pemilik agen ini merasa senang karena bisa membantu masyarakat untuk melakukan berbagai transaksi keuangan, baik setor tunai maupun mengambil uang. Ia mengaku telah mendapat banyak keuntungan selama menjadi AgenBRILink. Per bulan, pendapatannya pun menembus hingga Rp20 juta. Banyaknya transaksi tersebut didapatkan terutama pada saat musim panen jagung. Menurutnya, banyak masyarakat yang melakukan transaksi dan setor tunai pada musim tersebut.

Tak hanya itu, masyarakat juga dapat melakukan setor tunai mulai dari Rp20.000 serta tidak perlu mendatangi ke kantor bank secara langsung. Ia menuturkan, AgenBRILink Deska bahkan pernah melayani pelanggan hingga waktu dini hari.

“Pernah ada yang mendatangi pukul 2 malam untuk setor tunai. Banyak masyarakat yang antusias atas kehadiran AgenBRILink,” ujarnya. AgenBRILink ini menjadi perluasan layanan BRI dengan cara memberdayakan nasabah untuk melayani transaksi perbankan.

Mulai dari transfer, tarik tunai, setoran pembayaran tagihan listrik PLN, air, iuran BPJS, telepon, pembelian pulsa, pembayaran cicilan, top-up BRIZZI, dan berbagai transaksi lainnya bisa dilakukan melalui AgenBRILink.(AP)

Berita Terkait

Era VBL Gaungkan Kelor, Kini La Moringa Ekspor ke 3 Benua
SPK Sebut NTT Tidak Kekurangan Potensi Tapi Yang Kurang Adalah Eksekusi
Peduli Pendidikan, Geng Waras Salurkan Bantuan ke SD Terpencil di Kabupaten TTS
Viktor Laiskodat Siap Bantu Dua Sumur Bor untuk Warga Naikolan di Kota Kupang
Viktor Laiskodat Minta Warga Kota Kupang Laporkan Kendala BPJS, Siap Intervensi ke Kementerian
Akademisi Undana Sebut Pembatasan Ekspansi Minimarket Bukan Solusi Penguatan Kopdes Merah Putih
Viktor Laiskodat Berbagi Kasih di Masjid Nurul Hikma Kota Kupang
Viktor Laiskodat: NTT Bukan Tanah Miskin, Kita Kaya Energi dan Harus Bangkit

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:04 WIB

Era VBL Gaungkan Kelor, Kini La Moringa Ekspor ke 3 Benua

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:39 WIB

SPK Sebut NTT Tidak Kekurangan Potensi Tapi Yang Kurang Adalah Eksekusi

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:22 WIB

Peduli Pendidikan, Geng Waras Salurkan Bantuan ke SD Terpencil di Kabupaten TTS

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:06 WIB

Viktor Laiskodat Siap Bantu Dua Sumur Bor untuk Warga Naikolan di Kota Kupang

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:53 WIB

Viktor Laiskodat Minta Warga Kota Kupang Laporkan Kendala BPJS, Siap Intervensi ke Kementerian

Berita Terbaru