Foto Bugil Hakim Beredar di Medsos, Komisi Yudisial Telusuri Yang Bersangkutan Diduga Hakim PN Ngada

- Jurnalis

Sabtu, 6 April 2024 - 13:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Jagad Social media lagi dihebohkan dengan foto bugil diduga oknum hakim pada  Pengadilan Negeri (PN) Ngada, Nusa Tenggara Timur.  Sejumlah foto bugil tersebut diposting oleh akun Facebook Yuyun Hega pada tanggal 25 Maret kemarin.

Terhitung ada empat foto yang diposting oleh akun tersebut dengan caption menyebut nama oknum hakim ini bersama pasangan perempuannya.

Koordinator Komisi Yudisial (KY) wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) Hendrikus Ara membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, setelah ditelusuri postingan itu dibenarkan bahwa foto-foto itu merupakan hakim yang bertugas di PN Ngada.

“Setelah saya telusuri memang itu betul hakim. Wajahnya betul itu hakim yang tertulis nama itu,” jelasnya, Sabtu (6/4).

Walau demikian, Hendrikus Ara dia belum bisa memastikan foto itu hasil editan atau bukan karena harus melalui pemeriksaan ahli digital. Sebab tugas KY hanya menjaga nama baik, harkat serta martabat hakim.

“Secara nama dan wajah itu memang hakim yang kita kenali. Tapi apakah foto itu benar atau tidak itukan bukan kompetensi kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, tugas utama KY adalah menjaga  dan menegakan keluhan masyarakat tentang perilaku hakim. Dirinya juga telah berkoordinasi dengan Biro Investigasi di Jakarta untuk melakukan pendalaman terkait hal ini.

“Kita sudah berkoordinasi dan mengambil langkah untuk melakukan penelusuran tentang kebenaran foto itu, siapa yang ada disitu, siapa yang ada di media sosial, karena saya lihat disitu ada juga perempuan, ada juga sendiri. Kita perlu tau itu,” kata Hendrikus Ara.

Masih menurut Hendrikus Ara, hingga hari ini KY belum menerima laporan tentang foto-foto itu baik dari orang yang merasa dirugikan, atau orang lain. Sehingga dirinya berinisiatif mewakili lembaga untuk berkoordinasi dengan Biro Investigasi.

“Kalau memang ada hal-hal yang di dalam temuan Biro Investigasi lalu di tingkatan pimpinan memutuskan apa yang perlu diambil terhadap hakim yang bersangkutan, hal itu kan berproses,” tutupnya.(JN)

Berita Terkait

Terungkap, Dana Penanganan Gempa Flores Terseret Dalam Dugaan Korupsi BNPB
Bupati Sabu Raijua Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan, Insiden Bermula dari Percakapan di Pantai
Wali Kota Kupang Pastikan Biaya Pengobatan Ibu dan Anak Korban Kekerasan Tuntas
Musda Golkar Kabupaten Kupang Memanas, 17 Ketua dan Sekretaris Kecamatan Dipecat
Distribusi BBM Mulai Normal, Christian Widodo Kerahkan Satpol PP Pantau 15 SPBU di Kupang
Apresiasi Pemerintahan Wali Kota Kupang, DPD IMM NTT Gelar Diskusi Publik
Dukung Rp100 Juta, Wali Kota Christian Widodo Siapkan Fasilitas untuk Pesparawi Perdana GMIT
Bedah Buku Romo Leo, Wali Kota Kupang Bicara tentang Warga yang Terpinggirkan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Terungkap, Dana Penanganan Gempa Flores Terseret Dalam Dugaan Korupsi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Bupati Sabu Raijua Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan, Insiden Bermula dari Percakapan di Pantai

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Musda Golkar Kabupaten Kupang Memanas, 17 Ketua dan Sekretaris Kecamatan Dipecat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Distribusi BBM Mulai Normal, Christian Widodo Kerahkan Satpol PP Pantau 15 SPBU di Kupang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Apresiasi Pemerintahan Wali Kota Kupang, DPD IMM NTT Gelar Diskusi Publik

Berita Terbaru

Bola & Sports

Soe, Udara Sejuk dan Harapan Menjadi Tuan Rumah PON 2028

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:12 WIB