Puluhan Ribu Warga Sambut SPK-AG di SBD, Direktur SIAGA Center: Menang Satu Putaran!

- Jurnalis

Sabtu, 14 September 2024 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tambolaka, NTTPedia.id, – Safari Politik Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SPK-AG) di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) mendapat sambutan luar biasa dari puluhan ribu massa yang nampak bak lautan manusia.

SPK-AG saat itu berkolaborasi dengan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten SBD Ratu Ngadu Bonnu Wula-Dominikus A. Rangga Kaka, atau Paket Ratu-Angga, dalam acara konsolidasi pemenangan yang dihelat di Desa Kalembu, Kecamatan Kota Tambolaka.

Safari politik pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT dari Paket SIAGA yang berkolaborasi dengan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati SBD Ratu-Angga berlangsung di empat titik. Di sela-swla safari politiknya, Paket SIAGA menyempatkan diri mengunjungi Gereja Portable Kapel Kacokko GKS Jemaat Wee Rame, Desa Wee Rame, Kecamatan Wewewa Tengah.

Melihat arus dukungan saat safari politik pasangan Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu mulai dari Pulau Flores, Rote Ndao hingga Sumba Barat Daya, Direktur SIAGA Center, Yusinta Ningsih Nenobahan, berkeyakinan bahwa Paket SIAGA bakal menang satu putaran pada perhelatan Pilgub NTT November 2024 mendatang.

Yusinta menjelaskan, kehadiran Calon Gubernur NTT sosok Simon Petrus Kamlasi di panggung politik NTT terbilang baru “kemarin sore”. Meski demikian, dengan soliditas tim dan kolaborasi yang baik, membuat nama Simon Petrus Kamlasi atau yang sering disingkat SPK semakin dikenal luas, bahkan kini dicintai masyarakat.

“Nama SPK saat ini semakin familiar di tengah masyarakat. Bahkan, selalu disebut di mana-mana. Tidak sebatas itu saja, kini SPK mendapat tempat istimewa di hati masyarakat dan dianggap menjadi harapan baru untuk NTT,” ujar Yusinta.

Oleh karena itu, menurut Yusinta, SPK yang kini berduet dengan Adrianus Garu (AG) dan kemudian disingkat SPK-AG, menjadi perpaduan yang komplit dengan chemistry yang baik. Keduanya sudah dipasangkan sejak jauh hari sebelum ada pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT lain.

“Saya boleh katakan, yang menyatakan sikap maju sebagai pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT pertama kali adalah SPK-AG. Mendaftar di sejumlah Partai Politik pun telah berpasangan. Berbeda dengan yang lain mendaftar sendiri, kemudian baru dipaangkan dengan diskusi di koalisi,” kata Yusinta.

Yusinta mengungkapkan, dalam safari politik Paket SIAGA beberapa pekan terakhir membuat naiknya tren survei pasangan ini. Ini membuktikan bahwa keduanya juga punya chemistry dengan masyarakat. Keduanya pun memiliki daya tarik di tengah masyarakat. Apalagi SPK-AG begitu sangat kompak.

“Membangun NTT butuh kekompakan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernurnya. Bukan menjadi pasangan karena “kawin paksa” atau “terpaksa kawin”. Nah, keyakinan saya mungkin masyarakat juga melihat ini sebagai dasar pertimbangan mereka,” ujar Yusinta.

Yusinta menambahkan, dalam waktu tersisa dua bulan ini Paket SIAGA akan melakukan sosialisasi secara masif ke masyarakat. Tentu saja, berbagai ide dan gagasan Paket SIAGA yang telah dituangkan ke dalam visi-misi dan program kerja akan dipaparkan kepada masyarakat. Semua gagasan SIAGA adalah kebutuhan real masyarakat NTT.

“Sekali lagi kami sangat yakin Paket SIAGA sudah mendapat tempat di hati mayoritas masyarakat NTT. Itu keyakinan kami dan kami akan terus bekerja keras untuk mencapai hasil terbaik dan untuk NTT yang lebih baik lagi kedepan,” pungkas Yusinta. (*)

Berita Terkait

SPK Sebut NTT Tidak Kekurangan Potensi Tapi Yang Kurang Adalah Eksekusi
Warga Boti Merugi Ratusan Juta Akibat Dugaan Perdes Bodong, Warga Sonaf Lapor Polisi
Viktor Laiskodat Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kupang, Tekankan Penguatan Nilai Persatuan
Satu Tahun kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur NTT “Melky-Jhoni”,Akademisi Unwira: Baru Tahap awal , Dorong Akses keterbukaan Kebijakan Publik 
Rakyat dibiarkan mencekik,PERMASA-KUPANG sebut DPRD Kab. Sabu Raijua tidak berguna untuk rakyat
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Rilis Laporan Kinerja 2025 kepada Rakyat, Soroti Kemiskinan, Stunting hingga Infrastruktur

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:39 WIB

SPK Sebut NTT Tidak Kekurangan Potensi Tapi Yang Kurang Adalah Eksekusi

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:16 WIB

Warga Boti Merugi Ratusan Juta Akibat Dugaan Perdes Bodong, Warga Sonaf Lapor Polisi

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:27 WIB

Viktor Laiskodat Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kupang, Tekankan Penguatan Nilai Persatuan

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:30 WIB

Satu Tahun kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur NTT “Melky-Jhoni”,Akademisi Unwira: Baru Tahap awal , Dorong Akses keterbukaan Kebijakan Publik 

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:36 WIB

Rakyat dibiarkan mencekik,PERMASA-KUPANG sebut DPRD Kab. Sabu Raijua tidak berguna untuk rakyat

Berita Terbaru