Basis Gerindra-Gelora-PKN-Hanura-PDI Perjuangan Cenderung Dukung SIAGA

- Jurnalis

Jumat, 11 Oktober 2024 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id, – Hasil survei Indikator Politik Indonesia untuk Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) 2024 pasca penetapan oleh KPU NTT, menyuguhkan sejumlah data fakta yang menarik.

 

Hasil survei mengungkapkan, sejumlah basis suara partai yang masuk dalam koalisi pengusung Melki-Johni atau Koalisi Indonesia Maju (KIM) lebih banyak mendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu atau Paket SIAGA.

 

Dari pemaparan yang disiarkan melalui kanal Youtube Indikator Politik Indonesia, Rabu, 9 Oktober 2024, terungkap 37,8 persen basis pendukung Partai Gerindra lebih memilih SIAGA.

 

Peneliti Utama Indikator, Dr Rizka Halida dalam rilis survei, menjelaskan, basis suara Gerindra hanya menyumbang 30,4 persen dukungan untuk Melki-Johni dan lebih banyak basis suara Gerindra yang memilih Simon Kamlasi – Adrianus Garu yakni sebanyak 37,8 persen.

 

“Gerindra ini terbelah antara pemilih yang memilih Melki Laka Lena dan Johni Asadoma dan yang memilih Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu,” ungkap Rizka.

 

Diketahui Melki – Johni disokong 11 partai politik atau dikenal dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM). Golkar, Gerindra, PAN, Demokrat, PSI, Garuda, PKN, Gelora, PPP, Prima dan Perindo.

 

Masih dalam hasil survey Indikator, basis suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebanyak 19.3 persen mendukung Paket SIAGA, lebih tinggi dari dukungan PSI untuk Melki-Johni 16,3 persen.

 

Tak hanya itu, basis suara Gelora dan PKN juga menunjukan presentase yang lebih tinggi untuk SIAGA dibanding Melki-Johni meski juga masuk dalam KIM.

 

Dari hasil survei menunjukan, 57,0 persen basis Partai Gelora mendukung SIAGA dan hanya 12,9 persen mendukung Melki-Johni.

 

Sementara basis suara PKN juga memberikan dukungan besar untuk SIAGA dengan 42,1 persen dan hanya 8,0 persen basis suara PKN yang mendukung Melki-Johni.

 

Tak sampai disitu, basis suara dari Partai Hanura yang merupakan partai koalisi pengusung Ansy-Jane juga menunjukan presentase dukungan yang tinggi untuk SIAGA.

 

Hasil survei Indikator Politik Indonesia, menunjukan 35,3 persen basis suara Partai Hanura mendukung Simon Petrus Kamlasi – Adrianus Garu atau Paket SIAGA, unggul tipis dibanding Ansy-Jane dengan 33,7 persen.

 

Sementara untuk basis PDI Perjuangan, meski 54 persen mendukung Ansy-Jane, namun sebagian dukungan juga terbelah untuk SIAGA (14,1 persen) dan Melki-Johni (19,6 persen). (***)

Berita Terkait

SPK Sebut NTT Tidak Kekurangan Potensi Tapi Yang Kurang Adalah Eksekusi
Warga Boti Merugi Ratusan Juta Akibat Dugaan Perdes Bodong, Warga Sonaf Lapor Polisi
Viktor Laiskodat Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kupang, Tekankan Penguatan Nilai Persatuan
Satu Tahun kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur NTT “Melky-Jhoni”,Akademisi Unwira: Baru Tahap awal , Dorong Akses keterbukaan Kebijakan Publik 
Rakyat dibiarkan mencekik,PERMASA-KUPANG sebut DPRD Kab. Sabu Raijua tidak berguna untuk rakyat
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Rilis Laporan Kinerja 2025 kepada Rakyat, Soroti Kemiskinan, Stunting hingga Infrastruktur

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:39 WIB

SPK Sebut NTT Tidak Kekurangan Potensi Tapi Yang Kurang Adalah Eksekusi

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:16 WIB

Warga Boti Merugi Ratusan Juta Akibat Dugaan Perdes Bodong, Warga Sonaf Lapor Polisi

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:27 WIB

Viktor Laiskodat Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kupang, Tekankan Penguatan Nilai Persatuan

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:30 WIB

Satu Tahun kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur NTT “Melky-Jhoni”,Akademisi Unwira: Baru Tahap awal , Dorong Akses keterbukaan Kebijakan Publik 

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:36 WIB

Rakyat dibiarkan mencekik,PERMASA-KUPANG sebut DPRD Kab. Sabu Raijua tidak berguna untuk rakyat

Berita Terbaru