Empat Orang Senior Prada Lucky Namo Ditetapkan Sebagai Tersangka

- Jurnalis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 16:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id – Empat orang prajurit TNI yang diduga menganiaya Prada Lucky Namo hingga tewas ditetapkan sebagai tersangka.

“Dari 20 orang terperiksa itu, saat ini sudah ditentukan penetapan empat tersangka,” kata Kadispenad, Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, Sabtu (9/8/2025) kemarin.

Empat tersangka tersebut adalah, Pratu AA, Pratu EDA, Pratu PNBS, dan Pratu ARR. Mereka ditahan di Ruang Sel Tahanan Subdenpom IX/1-1 Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Menurut Brigjen Wahyu Yudhayana, masih ada 16 orang yang akan diperiksa. TNI AD tak menutup kemungkinan akan menetapkan tersangka baru.

“16 orang masih dilaksanakan pemeriksaan secara mendalam lagi ya, dan apabila kemungkinan nanti ada keterlibatan, ya bisa saja ada penambahan tersangka baru,” ungkapnya.

Brigjen Wahyu Yudhayana membenarkan bahwa empat orang tersangka itu adalah senior Prada Lucky di tempatnya bertugas yaitu Batalion Teritorial Pembangunan (TP) 834/Wakanga Mere, Nagekeo.

Namun, Brigjen Wahyu Yudhayana belum menjelaskan kronologi maupun pasal yang dikenakan kepada empat orang tersangka ini. Informasi penting disajikan secara kronologis

“Nanti dari pemeriksaan sebagai tersangka, bisa ditentukan pasalnya apa,” tutupnya.

Sebelum, Prada Lucky Namo mengembuskan napas terakhirnya di ICU RSUD Aeramo sekitar pukul 11.23 Wita. Ia meninggal dunia usai dirawat intensif selama empat hari.

Mirisnya, Prada Lucky baru saja dilantik sebagai prajurit TNI dan baru berdinas dua bulan terakhir. Saat ini, kasusnya ditangani oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) Ende.

Berita Terkait

Terungkap, Dana Penanganan Gempa Flores Terseret Dalam Dugaan Korupsi BNPB
Bupati Sabu Raijua Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan, Insiden Bermula dari Percakapan di Pantai
Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar
KPID NTT Dorong Penguatan Kelembagaan dan Anggaran, Sekda Siap Tindaklanjuti
PA GMNI NTT Kembali Gerakkan Aksi Kemanusiaan, Kini untuk Korban Gempa Sumba

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Terungkap, Dana Penanganan Gempa Flores Terseret Dalam Dugaan Korupsi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Bupati Sabu Raijua Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan, Insiden Bermula dari Percakapan di Pantai

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:07 WIB

BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi

Berita Terbaru

Bola & Sports

Soe, Udara Sejuk dan Harapan Menjadi Tuan Rumah PON 2028

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:12 WIB