20 Warga Gunakan Layanan MPP di Saboak, Pajak Kendaraan Terkumpul Rp6 Juta

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Layanan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang hadir di Saboak di taman Nastolgia, Kota Kupang. Foto : Penina N. A. Lauata,

Layanan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang hadir di Saboak di taman Nastolgia, Kota Kupang. Foto : Penina N. A. Lauata,

Kupang, NTTPedia.id,- Layanan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang, kembali dimanfaatkan masyarakat pada Sabtu, 22 November 2025 untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi tanpa harus menunggu hari kerja. MPP hadir di Saboak, Sunday Market Buat Orang Kupang di Taman Nostalgia MPP menghadirkan berbagai loket layanan yang dapat diakses masyarakat tanpa harus mendatangi kantor instansi terkait.

 

Berdasarkan laporan Plt Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kupang, Penina N. A. Lauata, layanan jemput bola ini kembali menunjukkan efektivitasnya dalam mendekatkan pelayanan publik kepada warga.

 

Dalam pelaksanaannya, terdapat 16 wajib pajak yang dilayani oleh tim Samsat, dengan total pajak kendaraan bermotor yang terbayar mencapai Rp6.034.405. Angka ini menegaskan bahwa layanan MPP tetap menjadi pilihan warga karena kemudahannya.

 

Selain itu, layanan perizinan usaha melalui DPMPTSP Kota Kupang juga dimanfaatkan oleh pelaku usaha. Tercatat 1 Nomor Induk Berusaha (NIB) berhasil diterbitkan langsung di lokasi. Tidak hanya itu, terdapat pula 3 warga yang memanfaatkan layanan konsultasi terkait administrasi perizinan dan layanan publik lainnya.

 

Penina menjelaskan bahwa kehadiran layanan SABOAK setiap akhir pekan didesain untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang tidak sempat datang ke kantor pada hari kerja.

 

“Layanan SABOAK kami hadirkan untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan publik. Masyarakat dapat mengurus pajak kendaraan, legalitas usaha, atau melakukan konsultasi administrasi tanpa harus datang ke kantor pada jam kerja,” ujarnya.

 

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan terus mengoptimalkan layanan jemput bola tersebut sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat.(AP)

Berita Terkait

Era VBL Gaungkan Kelor, Kini La Moringa Ekspor ke 3 Benua
Pemkab Rote Ndao Pinjam Rp30 Miliar ke Bank NTT, Fokus Bangun Infrastruktur
Warga Boti Merugi Ratusan Juta Akibat Dugaan Perdes Bodong, Warga Sonaf Lapor Polisi
Viktor Laiskodat Berbagi Kasih di Masjid Nurul Hikma Kota Kupang
Satu Tahun kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur NTT “Melky-Jhoni”,Akademisi Unwira: Baru Tahap awal , Dorong Akses keterbukaan Kebijakan Publik 
Rakyat dibiarkan mencekik,PERMASA-KUPANG sebut DPRD Kab. Sabu Raijua tidak berguna untuk rakyat
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Masyarakat Berkelahi akibat Antrian BBM berkepanjangan,PERMASA-Kupang :Bupati Sabu Raijua Gagal Realisasi Janji Kampanye 

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:04 WIB

Era VBL Gaungkan Kelor, Kini La Moringa Ekspor ke 3 Benua

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:59 WIB

Pemkab Rote Ndao Pinjam Rp30 Miliar ke Bank NTT, Fokus Bangun Infrastruktur

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:37 WIB

Viktor Laiskodat Berbagi Kasih di Masjid Nurul Hikma Kota Kupang

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:30 WIB

Satu Tahun kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur NTT “Melky-Jhoni”,Akademisi Unwira: Baru Tahap awal , Dorong Akses keterbukaan Kebijakan Publik 

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:36 WIB

Rakyat dibiarkan mencekik,PERMASA-KUPANG sebut DPRD Kab. Sabu Raijua tidak berguna untuk rakyat

Berita Terbaru