MPP Kota Kupang Buka Loket Layanan KIA, Program Gersang Dorong Pemenuhan Identitas Anak

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang kini menjadi pusat utama layanan administrasi kependudukan yang paling diminati warga, khususnya untuk pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA). Setiap hari kerja, loket layanan kependudukan di MPP ramai dikunjungi orang tua yang ingin mengurus identitas resmi bagi anak mereka secara cepat dan praktis.

 

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Kupang, Angela Tamo Inya, menjelaskan penyediaan layanan KIA di MPP merupakan bagian dari percepatan Program Gersang atau Gerakan Sayang Anak, sebuah program yang dirancang untuk memastikan setiap anak di Kota Kupang memperoleh identitas sejak dini.

 

“Program Gersang ini memastikan setiap anak memiliki identitas resmi. KIA sangat penting sebagai bentuk perlindungan dan pemenuhan hak dasar anak,” jelas Angela kepada wartawan pada Selasa (25/11/2025).

 

Menurut Angela, keberadaan layanan KIA di MPP memberikan akses lebih mudah bagi warga. Orang tua cukup membawa dokumen seperti Kartu Keluarga dan akta kelahiran, kemudian proses verifikasi hingga pencetakan KIA bisa dilakukan langsung di tempat, sehingga tidak lagi memakan waktu lama.

 

“Layanan di MPP ini kami hadirkan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih dekat dan tidak berbelit. Semua layanan kependudukan, termasuk KIA, kini bisa diselesaikan dengan lebih efisien,” tambahnya.

 

Ia menilai MPP sebagai lokasi strategis bagi masyarakat karena mengumpulkan banyak layanan dalam satu tempat, sehingga warga dapat mengurus berbagai kebutuhan administrasi sekaligus tanpa harus berpindah lokasi.

 

Dengan adanya layanan KIA di MPP, Ia berharap jumlah anak yang memiliki KIA terus meningkat. Keberadaan dokumen identitas anak sangat penting untuk kebutuhan pendidikan, kesehatan, hingga akses layanan publik lainnya.(AP)

Berita Terkait

Era VBL Gaungkan Kelor, Kini La Moringa Ekspor ke 3 Benua
Pemkab Rote Ndao Pinjam Rp30 Miliar ke Bank NTT, Fokus Bangun Infrastruktur
Warga Boti Merugi Ratusan Juta Akibat Dugaan Perdes Bodong, Warga Sonaf Lapor Polisi
Viktor Laiskodat Berbagi Kasih di Masjid Nurul Hikma Kota Kupang
Satu Tahun kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur NTT “Melky-Jhoni”,Akademisi Unwira: Baru Tahap awal , Dorong Akses keterbukaan Kebijakan Publik 
Rakyat dibiarkan mencekik,PERMASA-KUPANG sebut DPRD Kab. Sabu Raijua tidak berguna untuk rakyat
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Masyarakat Berkelahi akibat Antrian BBM berkepanjangan,PERMASA-Kupang :Bupati Sabu Raijua Gagal Realisasi Janji Kampanye 

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:04 WIB

Era VBL Gaungkan Kelor, Kini La Moringa Ekspor ke 3 Benua

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:59 WIB

Pemkab Rote Ndao Pinjam Rp30 Miliar ke Bank NTT, Fokus Bangun Infrastruktur

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:37 WIB

Viktor Laiskodat Berbagi Kasih di Masjid Nurul Hikma Kota Kupang

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:30 WIB

Satu Tahun kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur NTT “Melky-Jhoni”,Akademisi Unwira: Baru Tahap awal , Dorong Akses keterbukaan Kebijakan Publik 

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:36 WIB

Rakyat dibiarkan mencekik,PERMASA-KUPANG sebut DPRD Kab. Sabu Raijua tidak berguna untuk rakyat

Berita Terbaru