Pemkot Kupang Salurkan Bantuan untuk 342 Mahasiswa Asal Flores Terdampak Gempa

- Jurnalis

Senin, 28 September 2026 - 19:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Pemerintah Kota Kupang menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada 342 mahasiswa asal Flores yang sedang menempuh pendidikan di Kota Kupang dan keluarganya terdampak gempa bumi. Bantuan tersebut diserahkan di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Jumat (25/9).

Penyaluran bantuan ini menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Kupang agar para mahasiswa tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dan melanjutkan pendidikan di tengah kondisi keluarga yang terdampak bencana.

Penyerahan bantuan mewakili Pemerintah Kota Kupang dilakukan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignasius Repelita Lega, S.H., didampingi Plt. Kepala Bappeda Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, S.STP., M.M., serta Manajemen PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) Cabang Kupang, Inang Indramayu.

Program bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Kupang melalui Bappeda, PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) Cabang Kupang, dan organisasi kepemudaan mahasiswa NTT.

Kegiatan diawali dengan pemutaran video pesan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, yang berhalangan hadir secara langsung.

Dalam pesannya, Wali Kota menyampaikan permohonan maaf sekaligus menegaskan kepedulian Pemerintah Kota Kupang terhadap para mahasiswa yang keluarganya terdampak gempa.

” Mohon maaf saya tidak bisa hadir di acara penyerahan bantuan, tapi hati saya bersama adik-adik sekalian,” ujar dr. Christian.

Menurutnya, dampak bencana yang dialami keluarga di Flores dapat berpengaruh terhadap dukungan ekonomi bagi mahasiswa yang sedang berkuliah di Kota Kupang.

” Mungkin adik-adik terhambat kiriman dari orang tua. Semoga sedikit bantuan ini bisa membantu adik-adik,” katanya.

Wali Kota berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan mahasiswa sekaligus membantu mereka tetap fokus menjalani pendidikan.

Mewakili Wali Kota, Ignasius Repelita Lega mengatakan bantuan tersebut mungkin belum dapat menyelesaikan seluruh persoalan yang dihadapi mahasiswa dan keluarga mereka.

Namun, menurutnya, bantuan itu memiliki makna lebih luas sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa yang berada jauh dari daerah asal tetapi ikut merasakan dampak bencana.

” Lebih dari itu, terimalah bantuan ini sebagai tanda bahwa ada banyak orang yang peduli terhadap kalian,” ujar Ignasius.

Ia menegaskan, kepedulian merupakan bagian penting dari pembangunan.

” Pembangunan bukan hanya soal membangun gedung atau mengelola angka-angka dalam anggaran, tetapi pembangunan juga berarti membangun kepedulian,” katanya.

Ignasius juga menyampaikan apresiasi kepada Bappeda Kota Kupang, PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) Cabang Kupang, dan organisasi kepemudaan mahasiswa NTT yang terlibat dalam proses pendataan dan penyaluran bantuan.

Plt. Kepala Bappeda Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, menjelaskan bahwa program bantuan tersebut dilaksanakan berdasarkan arahan Wali Kota Kupang.

Pendataan penerima manfaat dilakukan bersama enam organisasi kepemudaan mahasiswa, yakni PMKRI, GMNI, GMKI, HMI, PMII, dan IMM. Hasil pendataan menetapkan 342 mahasiswa sebagai penerima bantuan kemanusiaan bagi mahasiswa asal Flores yang keluarganya terdampak gempa.

Wildrian mengatakan, bantuan merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Kupang dan PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) Cabang Kupang. Alfamart memberikan dukungan berupa paket bantuan, sementara Pemerintah Kota Kupang melengkapi kebutuhan lainnya untuk menunjang kebutuhan mahasiswa sehari-hari.

Menurut Wildrian, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan dukungan dapat diberikan kepada mahasiswa yang keluarganya terdampak bencana.(AP)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Pastikan Biaya Pengobatan Ibu dan Anak Korban Kekerasan Tuntas
Musda Golkar Kabupaten Kupang Memanas, 17 Ketua dan Sekretaris Kecamatan Dipecat
Distribusi BBM Mulai Normal, Christian Widodo Kerahkan Satpol PP Pantau 15 SPBU di Kupang
Apresiasi Pemerintahan Wali Kota Kupang, DPD IMM NTT Gelar Diskusi Publik
Dukung Rp100 Juta, Wali Kota Christian Widodo Siapkan Fasilitas untuk Pesparawi Perdana GMIT
Bedah Buku Romo Leo, Wali Kota Kupang Bicara tentang Warga yang Terpinggirkan
Wali Kota Kupang Tantang Anak Muda Adu Gagasan, Solusi Terbaik Bisa Jadi Kebijakan
31 Atlet Kempo Kota Kupang Dilepas ke Badung, Wali Kota Pesan Tampil dengan Mental Petarung

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Musda Golkar Kabupaten Kupang Memanas, 17 Ketua dan Sekretaris Kecamatan Dipecat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Distribusi BBM Mulai Normal, Christian Widodo Kerahkan Satpol PP Pantau 15 SPBU di Kupang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Apresiasi Pemerintahan Wali Kota Kupang, DPD IMM NTT Gelar Diskusi Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Dukung Rp100 Juta, Wali Kota Christian Widodo Siapkan Fasilitas untuk Pesparawi Perdana GMIT

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bedah Buku Romo Leo, Wali Kota Kupang Bicara tentang Warga yang Terpinggirkan

Berita Terbaru

Bola & Sports

Soe, Udara Sejuk dan Harapan Menjadi Tuan Rumah PON 2028

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:12 WIB