Oelamasi, NTTPedia.id,- Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur II (NTT II), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) akan memberikan dukungan terhadap program pertanian di Amfoang , Kabupaten Kupang. Dukungan tersebut berupa berupa penyediaan traktor berkapasitas besar untuk membantu pengolahan lahan masyarakat di Amfoang, Kabupaten Kupang.
Dukungan tersebut disampaikan VBL dalam Pesta Rakyat Lelogama yang berlangsung di Lelogama, ibu kota Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang, Sabtu, 24/10/2026.
Viktor menjelaskan dukungan traktor itu direncanakan untuk membantu pengolahan lahan yang membutuhkan penanganan, dengan pelaksanaan yang dikoordinasikan bersama pihak terkait.
Menurut dia, penggunaan alat pertanian perlu disesuaikan dengan kebutuhan lahan dan didukung tenaga yang mampu mengoperasikannya. Dengan demikian, kata eks Gubernur NTT ini, bantuan tidak hanya berupa penyerahan alat, tetapi juga layanan pengolahan lahan yang lebih terarah.
Ia menekankan bahwa pengembangan pertanian perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kemampuan mengoperasikan dan memanfaatkan peralatan pertanian menjadi bagian penting agar dukungan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Viktor juga menghubungkan upaya peningkatan kesejahteraan keluarga dengan pentingnya pendidikan bagi generasi berikutnya. Menurut dia, peningkatan ekonomi masyarakat perlu disertai komitmen untuk memastikan anak-anak memperoleh pendidikan yang lebih baik.
Selain pertanian, Viktor menyinggung potensi ekonomi Kabupaten Kupang yang mencakup sektor peternakan, kelautan, perikanan, rumput laut, dan garam. Ia menilai, potensi tersebut perlu dikelola dengan dukungan pengetahuan, keterampilan, serta teknologi yang sesuai.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan anggaran dan fasilitas. Masyarakat juga membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan untuk menjalankan, mengembangkan, dan menjaga hasil pembangunan.
Karena itu, Viktor mengajak pemerintah daerah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan pemuka agama untuk bekerja bersama dalam mendorong pendidikan serta pengembangan potensi lokal sebagai bagian dari pembangunan Amfoang.(AP)







