Sinergi Telah Terbentuk ! Simak Strategi BRI Pacu Ekosistem Ultra Mikro

- Jurnalis

Selasa, 21 September 2021 - 14:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,NTTPedia.id,– Proses pembentukan Holding UMi telah mencapai tahap final dengan ditandatanganinya pengalihan saham (inbreng) Pegadaian dan PNM kepada BRI selaku induk Holding UMi, pada Senin (13/9). PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI sebagai induk holding telah menyiapkan strategi untuk memacu bisnis PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM dalam Holding Ultra Mikro (UMi).

Direktur Utama BRI Sunarso yang juga pernah ‘menakhodai’ Pegadaian, mengatakan bahwa tantangan bagi BUMN penyedia layanan jasa gadai tersebut terlalu besar jika berdiri sendiri dan harus tetap menjalankan bisnis intinya agar tetap bertahan.

Di tengah disrupsi, fintech maupun fidusia menjadi ancaman karena menawarkan jasa layanan keuangan yang lebih cepat dan efisien dengan bunga lebih rendah. Dengan menjadi anggota holding UMi hal tersebut bisa diatasi.

“Pegadaian bisa bagi tugas dengan saudara-saudaranya di Holding UMi ini. Pegadaian menjadi lebih fokus untuk menangani layanan pinjaman secara gadai dengan lebih efisien. Kemudian dengan begitu, kapasitasnya bisa diperbesar, di core competency-nya di gadai. Saya kira itu strateginya Pegadaian ke depan,” ujarnya.

Pun demikian dengan strategi untuk PNM, tetap fokus pada basis bisnisnya group lending, melalui pembinaan masyarakat untuk berbisnis secara komersial atau empowering people di tataran bawah. PNM tetap mencari masyarakat sebanyak mungkin yang bisa dibimbing, diajari, didampingi untuk berbisnis.

“Bahwa kemudian kenyataannya memang yang disentuh oleh PNM itu adalah yang belum feasible dan yang belum bankable. Dan itu yang akan kita masukkan ke dalam ekosistem. Sebanyak mungkin,” ujarnya. Setelah melalui pendampingan PNM, pelaku usaha ultra mikro yang feasible dan bankable bisa mengajukan pinjaman berbasis gadai, atau lebih besar lagi ke BRI untuk memperluas usahanya. Menurut Sunarso, hal tersebut merupakan proses tracking perjalanan nasabah ultra mikro untuk naik kelas dalam memperluas pasar dan memperbesar bisnisnya.

“Jadi strategi PNM yang paling utama adalah menyediakan dan menjadi provider dari sumber-sumber pertumbuhan. Proses holding ini bukan merger, maka tidak ada yang berubah dalam masing-masing entitas baik PNM maupun Pegadaian. Tapi memperkuat dan mensinergikan bisnis model masing-masing,” tegas Sunarso. Tantangan dalam menjalankan bisnis pada segmen mikro dan ultra mikro adalah biaya operasional yang tinggi. Hal ini dikarenakan cukup banyak orang dan jaringan kerja yang terlibat untuk memberikan pelayanan. Selain itu, Sunarso menyampaikan, human error dan pengelolaan resiko operasional pun menjadi semakin tinggi.

Melalui holding UMi tantangan diatas dapat diatasi dengan strategi yang terintegrasi. “Dengan dibentuknya holding ini, maka kira-kira hal-hal yang bisa ditekan: satu, kolaborasi dan didigitalkan. Maka kemudian digitalisasi itu lah yang akan menurunkan dua hal, operational costnya akan turun kemudian operational risknya akan turun,” pungkas Sunarso.(AP)

Berita Terkait

Kredit Petani Rumput Laut Sumba Timur Catat NPL 0 Persen, Bank NTT Raih Apresiasi ILO
Julie Sutrisno Laiskodat Tak Hanya Cetak Juara, tetapi Siapkan Masa Depan Atlet Kempo NTT
Gempa M6,1 Sumba Barat Daya, 91 Rumah Rusak dan 3 KK Mengungsi
Gilang Asal Ende Raih Runner Up Putra Pariwisata Indonesia 2026, Levico Butik Jadi Pendukung Utama
Pendidikan Jadi Satu-satunya Kelompok yang Deflasi di NTT, Capai 3,25 Persen
Gempa M3,1 Kembali Guncang Kabupaten Kupang, Berpusat di Laut
Gempa Flores Lumpuhkan UMKM, Julie Laiskodat Dorong Kemudahan Akses Kredit
Korban Gempa Flores Dimintai Uang Rp10 Ribu Saat Terima Bantuan, Staf Desa Beri Penjelasan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Kredit Petani Rumput Laut Sumba Timur Catat NPL 0 Persen, Bank NTT Raih Apresiasi ILO

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Julie Sutrisno Laiskodat Tak Hanya Cetak Juara, tetapi Siapkan Masa Depan Atlet Kempo NTT

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Gempa M6,1 Sumba Barat Daya, 91 Rumah Rusak dan 3 KK Mengungsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Gilang Asal Ende Raih Runner Up Putra Pariwisata Indonesia 2026, Levico Butik Jadi Pendukung Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Pendidikan Jadi Satu-satunya Kelompok yang Deflasi di NTT, Capai 3,25 Persen

Berita Terbaru

Bola & Sports

Soe, Udara Sejuk dan Harapan Menjadi Tuan Rumah PON 2028

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:12 WIB