Kolaborasi TJSL BUMN Provinsi Banten, BRI Tegaskan Komitmen Penyaluran Bantuan kepada Masyarakat

- Jurnalis

Minggu, 13 Maret 2022 - 18:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, NTTPedua.id,– BRI sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia terus berkomitmen dan ikut ambil bagian dalam menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Hal ini tercermin dalam berbagai penyaluran bantuan BRI kepada dan disalurkan di berbagai wilayah di Indonesia.

Salah satunya, BRI ikut ambil bagian dalam program “Program Kolaborasi TJSL BUMN di Provinsi Banten” yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN untuk penyaluran bantuan TJSL di wilayah Provinsi Banten.

Dalam acara penyerahan bantuan TJSL secara simbolis pada Sabtu, 12 Maret 2022, Menteri BUMN Erick Tohir mengatakan terdapat 49 (empat puluh sembilan) BUMN ikut ambil bagian dalam program ini.

Erick merinci Program Kolaborasi TJSL BUMN ini dibagi menjadi 3 (tiga) jenis dukungan. Pertama adalah pembangunan 3 jembatan penyebrangan orang untuk membantu akses mobilitas masyarakat Lebak, Pandeglang, Tangerang dan Serang dalam menyebrangi sungai.

“Bantuan ini selain sebagai sarana umum yang memudahkan masyarakat dalam mobilitas, juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Banten karena aktivitas lebih lancar dan memudahkan anak-anak di Banten untuk menyebrang menuju sekolah,” ujarnya.

Kedua, bantuan 48.000 seragam sekolah bagi pelajar di tiga jenjang Pendidikan yaitu SD, SMP dan SMA. Dalam penyaluran seragam sekolah ini, dimana BRI ditunjuk sebagai penanggung jawabnya. Diharapkan dengan bantuan seragam ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak Banten.
Ketiga adalah bantuan laptop/komputer dan proyektor untuk 276 lembaga Pendidikan.

Diharapkan bantuan tersebut dapat menunjang peningkatan kualitas pembelajaran di lembaga pendidikan yang mendapat bantuan.

Terkait keterlibatannya dalam Program Kolaborasi TJSL BUMN, Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani yang menghadiri penyerahan bantuan pendidikan berupa seragam sekolah tersebut mengatakan bahwa hal ini adalah bentuk komitmen perusahaan terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, lingkungan serta hukum dan tata kelola dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, terukur dampaknya serta dapat dipertanggungjawabkan dan hal ini merupakan bagian dari pendekatan bisnis perusahaan.

Selain berkolaborasi dalam Program TJSL Kementerian BUMN, BRI sebelumnya telah menyalurkan berbagai bantuan bagi masyarakat Banten seperti bantuan korban kebakaran bagi masyarakat Baduy, bantuan pembangunan jembatan di Cikupa, renovasi Pondok Pesantren Al Quraniyah, bantuan tanggap bencana gempa Pandeglang, penyaluran bantuan bencana banjir Banten serta penyaluran sembako.

“Ini adalah upaya konkret dari kami dalam menciptakan nilai sosial bagi masyarakat. Tentunya kami mengapresiasi langkah Kementerian BUMN ini dengan dukungan nyata serta upaya yang berkelanjutan. Diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat lebih dari kehadiran BUMN melalui Program Kolaborasi TJSL ini. Khususnya bagi BRI ini upaya mendukung SDG’s nomor 4 dalam peningkatan kualitas pendidikan” ujarnya menegaskan.

Program berkesinambungan ini akan terus diapresiasi BRI melalui partisipasi aktif bantuan dari BRI yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di daerah yang menjadi sasaran penyaluran TJSL.

BRI sendiri, lanjut Handayani, selain fokus menjalankan bisnis dan operasional bank, perseroan juga bertekad untuk terus berperan aktif dan menjadi terdepan dalam tanggung jawab sosial di masyarakat. Peran BRI dalam program BRI Peduli secara nyata mengedepankan kontribusi terhadap kepedulian kepada masyarakat dan lingkungan.

“Program BRI Peduli dilakukan berdasarkan tiga hal keberpihakan yakni 3P, pro planet, pro people dan pro profit. Nilai-nilai ini yang kami ingin terus dorong ke dalam semua jajaran BRI, sejalan dengan semangat kami untuk terus Memberi Makna Indonesia,” tutup Handayani.(AP)

Berita Terkait

Kredit Petani Rumput Laut Sumba Timur Catat NPL 0 Persen, Bank NTT Raih Apresiasi ILO
Julie Sutrisno Laiskodat Tak Hanya Cetak Juara, tetapi Siapkan Masa Depan Atlet Kempo NTT
Gempa M6,1 Sumba Barat Daya, 91 Rumah Rusak dan 3 KK Mengungsi
Gilang Asal Ende Raih Runner Up Putra Pariwisata Indonesia 2026, Levico Butik Jadi Pendukung Utama
Pendidikan Jadi Satu-satunya Kelompok yang Deflasi di NTT, Capai 3,25 Persen
Gempa M3,1 Kembali Guncang Kabupaten Kupang, Berpusat di Laut
Gempa Flores Lumpuhkan UMKM, Julie Laiskodat Dorong Kemudahan Akses Kredit
Korban Gempa Flores Dimintai Uang Rp10 Ribu Saat Terima Bantuan, Staf Desa Beri Penjelasan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Kredit Petani Rumput Laut Sumba Timur Catat NPL 0 Persen, Bank NTT Raih Apresiasi ILO

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Julie Sutrisno Laiskodat Tak Hanya Cetak Juara, tetapi Siapkan Masa Depan Atlet Kempo NTT

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Gempa M6,1 Sumba Barat Daya, 91 Rumah Rusak dan 3 KK Mengungsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Gilang Asal Ende Raih Runner Up Putra Pariwisata Indonesia 2026, Levico Butik Jadi Pendukung Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Pendidikan Jadi Satu-satunya Kelompok yang Deflasi di NTT, Capai 3,25 Persen

Berita Terbaru

Bola & Sports

Soe, Udara Sejuk dan Harapan Menjadi Tuan Rumah PON 2028

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:12 WIB