Kalbe Terima Fasilitas Pinjaman Rp1 Triliun dari BNI

- Jurnalis

Rabu, 29 Juni 2022 - 21:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


JAKARTA -- (Ki-ka) Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius, Pemimpin Divisi Corporate Banking 1 BNI I Made Sukajaya, Direktur Corporate Banking BNI Silvano Rumantir dan Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies dalam Penandatanganan Perjanjian Kredit senilai Rp1 triliun, Rabu (29/6/2022).

BNI sebagai perbankan nasional turut mendukung perkembangan bisnis sektor prioritas, termasuk industri kesehatan serta farmasi di Tanah Air. Foto Dokumen BNI

JAKARTA -- (Ki-ka) Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius, Pemimpin Divisi Corporate Banking 1 BNI I Made Sukajaya, Direktur Corporate Banking BNI Silvano Rumantir dan Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies dalam Penandatanganan Perjanjian Kredit senilai Rp1 triliun, Rabu (29/6/2022). BNI sebagai perbankan nasional turut mendukung perkembangan bisnis sektor prioritas, termasuk industri kesehatan serta farmasi di Tanah Air. Foto Dokumen BNI

Jakarta, NTTPedia.id,- PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) dan Bank BNI melakukan sinergi dalam pengembangan bisnis dan rencana strategi perusahaan. Kalbe menerima fasilitas pinjaman dari Bank BNI senilai Rp 1 triliun yang nantinya dapat dipakai untuk ekspansi usaha, termasuk penambahan belanja modal ataupun corporate action lainnya.

Pemberian fasilitas kredit ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kredit antara Pemimpin Divisi Corporate Banking 1 I Made Sukajaya dengan Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius, disaksikan langsung oleh Direktur Corporate Banking BNI Silvano Rumantir dan Direktur Keuangan Kalbe Farma Bernadus Karmin Winata di Menara BNI, Rabu (29/6/2022).

“Kami berterima kasih atas dukungan BNI atas pemberian fasilitas kredit ini, yang nantinya dapat digunakan untuk ekspansi usaha, termasuk penambahan belanja modal ataupun corporate action lainnya.

Perolehan fasilitas kredit tersebut akan menunjang secara langsung pengembangan usaha perusahaan dari waktu ke waktu dalam rangka memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat Indonesia,” ujar Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk Vidjongtius.

Industri farmasi merupakan salah satu industri yang cukup resilient dalam menghadapi dampak negatif pandemi Covid-19.  Industri ini pun mampu terus menumbuhkan bisnisnya dalam mendukung akselerasi pemulihan perekonomian nasional serta menyediakan obat-obatan, produk kesehatan dan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Tahun 2021 nilai penjualan Kalbe Farma mencapai Rp 26 triliun. Pada kuartal I 2022, penjualan Perusahaan mencapai Rp 7 triliun atau tumbuh 16% dibandingkan kuartal I 2021 dimana penjualan mencapai Rp 6 triliun.

Direktur Corporate Banking BNI Silvano Rumantir mengatakan bahwa ini merupakan momentum yang sangat baik bagi BNI untuk dapat memperdalam hubungan kerjasama dengan Kalbe Farma yang merupakan salah satu pemain terbesar di industri farmasi di Indonesia.

Pemberian fasilitas kredit ini merupakan salah satu bentuk komitmen BNI sebagai perbankan nasional untuk turut mendukung perkembangan bisnis sektor prioritas, termasuk industri kesehatan serta farmasi.

Menurut Silvano, tren pemulihan kinerja ekonomi semakin kuat di pertengahan tahun ini. Pelaku industri perbankan terus membuka celah-celah pertumbuhan kinerja fungsi intermediasi untuk menambah daya ungkit pemulihan ekonomi.

Sebagai Bank BUMN yang fokus pada penyaluran kredit di segmen korporasi, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) saat ini aktif bertransformasi dan fokus melakukan penyaluran kredit ke top tier company di Indonesia.

Sektor kesehatan, termasuk farmasi, merupakan salah satu sektor unggulan yang menjadi prioritas BNI dalam hal pengembangan bisnis dan penyaluran kredit.
“Tentunya di luar kerja sama kredit ini, kami akan lebih banyak lagi mengeksplorasi potensi kolaborasi dengan Kalbe Farma.

Sebagai bank yang bertransformasi digital, tentunya banyak produk dan solusi digital yang mampu menjadi nilai tambah kami dalam meningkatkan sinergi kemitraan dengan Kalbe Farma,” katanya lagi.(AP)

Berita Terkait

Kredit Petani Rumput Laut Sumba Timur Catat NPL 0 Persen, Bank NTT Raih Apresiasi ILO
Julie Sutrisno Laiskodat Tak Hanya Cetak Juara, tetapi Siapkan Masa Depan Atlet Kempo NTT
Gempa M6,1 Sumba Barat Daya, 91 Rumah Rusak dan 3 KK Mengungsi
Gilang Asal Ende Raih Runner Up Putra Pariwisata Indonesia 2026, Levico Butik Jadi Pendukung Utama
Pendidikan Jadi Satu-satunya Kelompok yang Deflasi di NTT, Capai 3,25 Persen
Gempa M3,1 Kembali Guncang Kabupaten Kupang, Berpusat di Laut
Gempa Flores Lumpuhkan UMKM, Julie Laiskodat Dorong Kemudahan Akses Kredit
Korban Gempa Flores Dimintai Uang Rp10 Ribu Saat Terima Bantuan, Staf Desa Beri Penjelasan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Kredit Petani Rumput Laut Sumba Timur Catat NPL 0 Persen, Bank NTT Raih Apresiasi ILO

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Julie Sutrisno Laiskodat Tak Hanya Cetak Juara, tetapi Siapkan Masa Depan Atlet Kempo NTT

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Gempa M6,1 Sumba Barat Daya, 91 Rumah Rusak dan 3 KK Mengungsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Gilang Asal Ende Raih Runner Up Putra Pariwisata Indonesia 2026, Levico Butik Jadi Pendukung Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Pendidikan Jadi Satu-satunya Kelompok yang Deflasi di NTT, Capai 3,25 Persen

Berita Terbaru

Bola & Sports

Soe, Udara Sejuk dan Harapan Menjadi Tuan Rumah PON 2028

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:12 WIB