Persembahan Hari Anak Nasional, BRI Bagi Beasiswa Junio Smart Bagi Pelajar

- Jurnalis

Minggu, 8 Agustus 2021 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,NTTPedia.id, – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali membagikan beasiswa kepada siswa-siswa Indonesia, khususnya di sekolah yang telah bekerjasama melalui penggunaan Platform Junio Smart BRI. Program tersebut dilaksanakan dalam rangkaian memperingati Hari Anak Nasional tahun ini.

Program beasiswa rutin dilakukan BRI sebagai salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia. BRI pun terus berupaya untuk berkontribusi bagi masyarakat Indonesia dengan cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Beasiswa Junio Smart.

Direktur Konsumer BRI Handayani mengatakan bahwa BRI terus berupaya memberikan kontribusi yang terbaik bagi masyarakat Indonesia, sejalan dengan komitmen BRI untuk menghadirkan social value dan economic value bagi stakeholder. Hal itu dibuktikan melalui pelayanan jasa keuangan yang baik maupun kegiatan-kegiatan positif lain di luar industri perbankan termasuk program beasiswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BRI terus berupaya memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Sebagai wujud nyata meningkatkan kualitas pendidikan generasi penerus bangsa, BRI memberikan program apresiasi melalui beasiswa Junio Smart. Beasiswa ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk siswa agar dapat lebih bersemangat dalam belajar meskipun melalui pembelajaran harus dilakukan secara jarak jauh di masa pandemi saat ini,” ujarnya.

Beasiswa BRI Junio Smart merupakan apresiasi yang diberikan kepada sekolah yang paling aktif menggunakan Platform Junio Smart dengan kriteria yang dinilai dari banyaknya jumlah pengguna terdaftar, jumlah transaksi tertinggi, serta volume dana sekolah terbesar.

Baca Juga :  Sekolah Yayasan Hang Tuah dan BRI Permudah Belajar dari Rumah dengan Platform Junio Smart

Berdasarkan kriteria tersebut terpilih 1 sekolah dari 1.766 sekolah yang terdaftar, yakni SMA Taruna Nusantara Magelang. Sekolah yang terpilih akan diberikan beasiswa bagi 5 siswa terbaik selama 1 tahun. Masing-masing siswa akan mendapatkan beasiswa senilai Rp9 juta rupiah.

Penyerahan beasiswa kepada SMA Taruna Nusantara Magelang sebagai pemenang program ini akan dilakukan oleh BRI dalam waktu dekat. Melalui program ini, diharapkan sekolah pengguna Junio Smart BRI dapat terus meningkatkan kompetensi diri dengan pembelajaran melalui Platform Junio Smart serta dapat semakin aktif bertransaksi perbankan melalui BRI.

Sebagai informasi platform Junio Smart merupakan sistem manajemen sekolah yang diberikan secara gratis bagi sekolah yang telah menjadi pengguna giro. Siswa di sekolah itupun dapat membuka tabungan BRI Junio, yaitu tabungan yang ditujukan khusus bagi segmen anak.

Tabungan BRI Junio memiliki kelebihan fitur dan fasilitas yakni desain buku tabungan dan kartu debit yang sesuai dengan karakter anak-anak. Selain itu biaya administrasi yang ringan, serta dapat dibuatkan Tabungan BRI Junio Rencana dengan suku bunga tinggi.
Nasabah anak pun diberikan asuransi jiwa dan kecelakaan secara gratis dengan premi dibayarkan oleh BRI. Harapannya, penggunaan Junio Smart tidak hanya mendukung kegiatan sekolah namun juga berkontribusi dalam menerapkan budaya menabung siswa.

Baca Juga :  Berhasil Perkuat Ekosistem Digital, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp88,99 Triliun per April 2022

Sebagai salah satu produk tabungan unggulan, BRI mencatat pertumbuhan positif jumlah nasabah dan dana simpanan dari Tabungan BRI Junio sepanjang tahun ini. Hingga Juni 2021, jumlah nasabah tabungan Tabungan BRI Junio mencapai 2.214.227 nasabah, atau meningkat 2,54 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Sebelumnya, masih dalam memperingati Hari Anak Nasional, BRI pun melakukan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) melalui program #IniSekolahku. BRI memberikan bantuan renovasi sekolah di daerah-daerah pelosok Indonesia terutama di daerah perbatasan.
Melalui renovasi sekolah tersebut diharapkan dapat terus mendorong generasi muda untuk terus bersemangat menuntut ilmu sehingga menciptakan SDM yang handal dan berdaya saing. Sehingga, nanti jika pandemi berakhir dan anak-anak sekolah kembali beraktivitas di sekolah, mereka telah memiliki tempat belajar yang aman dan nyaman. Melalui program ini, BRI telah merenovasi 4 sekolah yakni di wilayah Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT); Karimun, Kepulauan Riau; Jayapura dan Nunukan, Kalimantan Utara.(AP)

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Satu Anak Pelatih Valencia B yang Masih Hilang
Tokoh Masyarakat Fatukoa Keluhkan Jalan Molo Oetun dan Titus Nau Tak Dikerjakan, Proyek Diduga Tak Sesuai Papan Informasi
Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian
Kemenkopolkam Apresiasi Kekompakan Tim SAR Gabungan dalam Pencarian Korban KM Putri Sakinah
Jasad Pelatih Valencia B Ditemukan di Selat Padar, Dua Anaknya Masih Hilang
Pencarian Hari Ke-10, Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Satu Korban KM Putri Sakinah
Anggota Komisi I DPR RI Gavriel Novanto Sampaikan Duka Meninggalnya Ibunda AMR, Minta Komdigi Awasi Akun Penyebar Fitnah
Gubernur NTT Temui Keluarga Korban KM Putri Sakinah Asal Spanyol di Labuan Bajo

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Satu Anak Pelatih Valencia B yang Masih Hilang

Senin, 5 Januari 2026 - 13:53 WIB

Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian

Minggu, 4 Januari 2026 - 18:59 WIB

Kemenkopolkam Apresiasi Kekompakan Tim SAR Gabungan dalam Pencarian Korban KM Putri Sakinah

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:06 WIB

Jasad Pelatih Valencia B Ditemukan di Selat Padar, Dua Anaknya Masih Hilang

Minggu, 4 Januari 2026 - 12:01 WIB

Pencarian Hari Ke-10, Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Satu Korban KM Putri Sakinah

Berita Terbaru

Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) mendesak pemerintah meninjau ulang kebijakan perpajakan agen asuransi yang dinilai tidak adil dan menimbulkan ketidakpastian hukum, menyusul pemberlakuan PMK-168/PMK.03/2023, implementasi Core Tax Administration System, serta munculnya tafsir keliru atas PMK 81/2024.

Berita

PAAI Minta Pemerintah Tinjau Ulang Pajak Agen Asuransi

Senin, 12 Jan 2026 - 19:51 WIB