Cekcok Dengan Pacar, Siswa SMA di Alor Ditemukan Tewas Gantung Diri

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alor, NTTPedia.id – Seorang remaja berusia 18 tahun di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) bernisial MST ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri.

 

Korban yang merupakan siswa kelas tiga SMAK 2 Kalabahi itu ditemukan di kamar kosnya di Desa Lendola, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, pada Senin (28/7/2025) petang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Jasad korban MST pertama kali ditemukan oleh kekasihnya, BPS (17) yang mendatangi kos setelah korban tidak merespons pesan dan panggilan telepon darinya.

 

BPS mengungkapkan, sebelumnya mereka sempat terlibat cekcok melalui video call karena rasa cemburu yang dirasakan korban.

 

Dalam percakapan itu, korban sempat melontarkan kalimat, “Lu datang na saya su tidak ada,” yang semula tidak dianggap serius oleh BPS. Setibanya di kos, BPS mendapati korban sudah tergantung di dalam kamar.

 

BPS segera meminta pertolongan warga sekitar. Salah seorang saksi, EJ (26), bersama beberapa warga setempat memotong tali gantungan dan membawa korban ke RSUD Kalabahi.

 

Namun, tim medis menyatakan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan dinyatakan meninggal pada pukul 16.03 Wita.

 

Tim Identifikasi dari Sat Reskrim Polres Alor yang dipimpin Aipda I Gusti Putu M melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal terhadap jenazah korban.

 

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Desa Otvai, Kecamatan Alor Barat Laut.

 

Pihak keluarga, yang diwakili oleh ayah korban danibu korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menuntut proses hukum lebih lanjut.

 

Kapolres Alor, AKBP Nur Azhari membenarkan kejadian ini. Ia mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar dan menjaga ketenangan di tengah suasana duka.

 

“Kami akan menangani kasus ini secara profesional dan terbuka demi menghindari spekulasi yang tidak perlu,” tutupnya.

Berita Terkait

Usai Jadi Tersangka, Christofel Liyanto Dicekal Keluar Kupang
Kejari Kota Kupang Tetapkan Pemilik BPR Christa Jaya Sebagai Tersangka 
Ini Alasan Yuridis Mokris Lay Ditahan Kejaksaan Negeri Kupang
Terjerat Kasus Penelantaran Istri dan Anak, Anggota DPRD Kota Kupang Ditahan Jaksa
Dituding Take Over Kredit, BPR Christa Jaya Beberkan Fakta Transaksi Nasabah Rahmat
Siksa Monyet Hingga Tewas, Petani dan Pelajar di Malaka Ditangkap Polisi
Cetak Uang Palsu untuk Berbelanja, Mahasiswi di Kefa Diciduk Polisi
Merusak Habitat Laut, Pelaku Bom Ikan di Sikka Dibekuk Polisi

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:14 WIB

Usai Jadi Tersangka, Christofel Liyanto Dicekal Keluar Kupang

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:39 WIB

Kejari Kota Kupang Tetapkan Pemilik BPR Christa Jaya Sebagai Tersangka 

Rabu, 28 Januari 2026 - 19:18 WIB

Ini Alasan Yuridis Mokris Lay Ditahan Kejaksaan Negeri Kupang

Rabu, 28 Januari 2026 - 19:04 WIB

Terjerat Kasus Penelantaran Istri dan Anak, Anggota DPRD Kota Kupang Ditahan Jaksa

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:45 WIB

Dituding Take Over Kredit, BPR Christa Jaya Beberkan Fakta Transaksi Nasabah Rahmat

Berita Terbaru