80,1 Persen Warga Kota Kupang Puas, Chris Widodo Sebut Karena Dukungan Warga

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 19:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Wali Kota Kupang, Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota Serena Francis mencapai 80,1 persen berdasarkan survei FISIP Undana. Menanggapi capaian tinggi ini, Chris Widodo menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukan karena dirinya, melainkan karena dukungan dan partisipasi warga Kota Kupang.

 

Chris mengaku baru mengetahui hasil survei itu setelah rekannya dari Undana mengirimkan laporan tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada masyarakat Kota Kupang.

 

“Saya puji Tuhan, bersyukur kalau masyarakat menilai seperti ini. Ini bukan hebat saya, tapi karena izin Tuhan dan dukungan masyarakat. Kalau masyarakat puas, kita gas tambah,” ujar Chris Widodo.

 

Menurutnya angka tersebut merefleksikan perubahan perilaku dan kesadaran warga yang kian tinggi dalam mendukung program pemerintah, terutama dalam pengelolaan sampah.

 

“Warga sendiri bilang jangan buang sampah sembarang’. Sekarang ada roadmap sampah, ada tempat sampah, dan mereka saling mengingatkan. Ini yang membuat program berjalan baik,” jelasnya.

 

Ia menegaskan, dukungan warga membuat perubahan di kota semakin terlihat jelas. Karena itu, hasil survei yang menunjukkan tingkat kepuasan 80,1 persen dianggap sebagai bukti kuat bahwa masyarakat merasakan ritme dan energi baru dalam tata kelola pemerintahan.

 

“Biasanya orang mau nilai puas itu setelah lihat kerja tiga tahun. Tapi ini baru delapan bulan mereka sudah mau menyatakan puas. Itu luar biasa,” tambahnya.

 

Chris juga menyoroti kebijakan pembatasan musik malam yang kini justru didukung warga karena dianggap menekan potensi kriminalitas dan kecelakaan.

 

“Mereka berdiskusi sendiri, bahkan wartawan juga ikut menjelaskan bahwa ini untuk menghindari kriminalitas dan kecelakaan. Jadi dukungan mereka luar biasa,” katanya.

 

Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilainya bekerja dalam satu arah dan satu ritme.

 

“Di tengah keterbatasan yang luar biasa, kalau kita bisa memberikan kepuasan publik 80 persen, itu luar biasa. OPD-OPD sudah mendukung full,” tegasnya.

 

Meski begitu, Chris menegaskan pemerintah tidak boleh terlena. Evaluasi kinerja menurutnya harus dilakukan setiap bulan untuk memastikan program yang berjalan tetap on track.

 

“Saya masih merasa banyak kekurangan. Masih banyak yang perlu kita perbaiki. Jadi ini apresiasi, tapi kita harus tetap segar. Jangan terlena,” katanya.

 

Hasil survei yang dipaparkan dalam Diskusi Publik “Kepemimpinan Transformasi Kepala Daerah” itu menempatkan kepemimpinan Chris–Serena dalam posisi legitimasi kuat. Dr. I Yoga Putu Bumi Pradana menyebutkan bahwa publik merasakan “arah baru, ritme baru, dan energi baru” dalam tata kelola kota.

 

Sementara itu, Dr. Laurensius Sairani mengingatkan bahwa pemerataan pembangunan, persoalan sampah, dan penyediaan air minum masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan agar tingkat kepuasan publik tetap terjaga.

 

Secara keseluruhan, survei FISIP Undana memberikan gambaran kuat bahwa arah pembangunan Kota Kupang sedang berada pada jalur yang diterima publik. Chris Widodo berharap modal sosial ini dapat menjadi energi bersama dalam mempercepat perubahan Kota Kupang.

 

“Kita jadikan Kota Kupang rumah yang aman, nyaman untuk ditinggali, dan membanggakan untuk diceritakan,” ujarnya.(AP)

Berita Terkait

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar
KPID NTT Dorong Penguatan Kelembagaan dan Anggaran, Sekda Siap Tindaklanjuti
PA GMNI NTT Kembali Gerakkan Aksi Kemanusiaan, Kini untuk Korban Gempa Sumba
Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Tidak Ada Korban Jiwa
Gempa M6,1 Sumba Barat Daya, Rumah, Gereja hingga Kuburan Dilaporkan Rusak

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:07 WIB

BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

KPID NTT Dorong Penguatan Kelembagaan dan Anggaran, Sekda Siap Tindaklanjuti

Berita Terbaru

Bola & Sports

Soe, Udara Sejuk dan Harapan Menjadi Tuan Rumah PON 2028

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:12 WIB