Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah Digelar Serentak di 8 Titik di NTT

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 11:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Widya Prada Utama Direktorat KSPSTK Dr. Sugandi dan Kepala BGTU NTT Dr. Teguh bersama Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambros Kodo memantau pelaksanaan seleksi substansi bakal calon kepsek di SMKN 1 Kupang

Widya Prada Utama Direktorat KSPSTK Dr. Sugandi dan Kepala BGTU NTT Dr. Teguh bersama Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambros Kodo memantau pelaksanaan seleksi substansi bakal calon kepsek di SMKN 1 Kupang

Kupang, NTTPedia.id,- Direktorat Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (KSPS) melaksanakan Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) secara serentak. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan strategis dalam penyiapan calon kepala sekolah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

 

Seleksi ini diikuti oleh peserta yang sebelumnya dinyatakan lolos verifikasi administrasi melalui aplikasi SIM KSPSTK (Sistem Informasi Manajemen Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan).

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambros Kodo, menjelaskan bahwa dari 1.102 peserta yang diundang melalui aplikasi SIM KSPSTK, hanya 511 orang yang mengunggah dokumen persyaratan. Sebanyak 511 peserta tersebut dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan berhak mengikuti seleksi substansi.

 

“Sesuai arahan Bapa Gubernur dan Bapa Wakil Gubernur NTT, kami memastikan proses seleksi substansi ini berlangsung dengan baik dan obyektif. Untuk menghindari gangguan teknis, kami sudah berkoordinasi dengan PLN dan Telkomsel agar sekolah-sekolah yang ditunjuk sebagai TUK (Tempat Uji Kompetensi) mendapat perhatian khusus,” ujar Ambros Kodo, Selasa, 29/12/2025.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa sempat terjadi keluhan pemadaman listrik di SMKN 2 TTS pada pagi hari. Namun masalah tersebut segera ditangani.

 

“Tadi pagi memang sempat ada keluhan pemadaman listrik di SMKN 2 TTS. Kami langsung berkoordinasi dengan Pak Denis dari PLN NTT dan puji Tuhan kondisi sudah kembali normal sehingga seleksi dapat berlangsung dengan baik,” jelasnya.

 

Seleksi substansi BCKS dilaksanakan di 8 titik lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi NTT yaitu:

 

  • SMKN 1 Kupang, diikuti 119 peserta dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua
  • SMKN 2 So’e, diikuti 35 peserta dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)
  • SMKN 1 Atambua, diikuti 71 peserta dari Kabupaten TTU, Belu, dan Malaka
  • SMK Kristen 1 Kalabahi, diikuti 20 peserta dari Kabupaten Alor
  • SMKN 1 Maumere, diikuti 73 peserta dari Kabupaten Sikka, Flores Timur, dan Lembata
  • SMKN 2 Ende, diikuti 62 peserta dari Kabupaten Ende, Ngada, dan Nagekeo
  • SMKN 1 Labuan Bajo, diikuti 55 peserta dari Manggarai, Manggarai Timur, dan Manggarai Barat
  • SMA Swasta St. Alfonsius Tambolaka, diikuti 77 peserta dari wilayah daratan Sumba

 

Ambros Kodo menegaskan seluruh rangkaian seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan profesional, sebagai wujud komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam menyiapkan kepala sekolah yang kompeten dan berintegritas.

 

“Melalui proses ini, kita berharap akan lahir pemimpin-pemimpin sekolah yang siap membawa perubahan dan meningkatkan mutu pendidikan di NTT, ” ujarnya. (AP)

Berita Terkait

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol
Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027

Berita Terbaru