Berburu Kuliner Nusantara Dibawah Ratusan Cahaya Lampion Segera Hadir di Jalan El Tari Kupang, Catat Tanggalnya

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Nusa Tenggara Timur (PSMTI NTT) akan menggelar event kuliner bertajuk Kupang Lampion Food Street 2026.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Maret 2026, berlokasi di Jalan El Tari, Kota Kupang.

Kupang Lampion Food Street 2026 dihadirkan sebagai ruang hiburan bagi masyarakat sekaligus menjadi penggerak ekonomi kreatif, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Ketua Panitia Kupang Lampion Food Street 2026, Andre Hartanto, mengatakan bahwa pihaknya akan melibatkan sekitar 80 UMKM lokal dari berbagai sektor untuk menyajikan beragam pilihan makanan dan minuman kepada pengunjung.

“Untuk memberikan kenyamanan bagi seluruh pengunjung, makanan halal dan non halal akan ditata secara terpisah,” ujar Andre Hartanto saat memberikan keterangan pers, Sabtu (7/2/2026).

Menurut Andre, puluhan pelaku UMKM yang telah mendaftar akan menawarkan aneka kuliner khas daerah, jajanan kekinian, hingga makanan tradisional nusantara.

Selain berburu kuliner, pengunjung juga akan dimanjakan dengan dekorasi lampion warna-warni yang mempercantik suasana malam Kota Kupang sehingga terlihat lebih semarak dan instagramable.

“Kupang Lampion Food Street 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah untuk mendorong pertumbuhan UMKM serta memperkuat sektor pariwisata Kota Kupang,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PSMTI NTT, Hengki Lianto, menegaskan bahwa kegiatan ini terbuka untuk umum dan diharapkan dapat menjadi destinasi favorit bagi warga Kota Kupang maupun wisatawan yang berkunjung ke NTT.

“Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi dan meningkatkan pendapatan pelaku UMKM NTT, khususnya di Kota Kupang, sekaligus memperkuat identitas Kota Kupang sebagai kota yang ramah, inklusif, dan kaya akan keberagaman kuliner,” ujarnya.

Pengurus PSMTI NTT lainnya, Bobby Lianto, menuturkan bahwa Kupang Lampion Food Street 2026 merupakan kegiatan yang pertama kali digelar oleh PSMTI NTT. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan dan berkembang menjadi festival terbesar serta termegah di NTT.

“Jika animo masyarakat bagus, maka kegiatan ini akan kami jadikan sebagai festival tahunan PSMTI NTT,” katanya.

Sementara itu, Andy Zulkifli selaku Event Organizer (EO) menjelaskan bahwa selama acara berlangsung, pengunjung akan disuguhkan berbagai pertunjukan budaya dari latar belakang yang beragam.

Sejumlah hiburan yang akan ditampilkan antara lain barongsai dan lion naga show, oriental music, lomba menyanyi, fashion show anak dan remaja dengan busana mandarin, talk show, hingga penampilan DJ.

Pada hari terakhir acara, lanjut Andy, masyarakat dan pelaku UMKM akan bersama-sama melakukan pelepasan sekitar 100 lampion.

“Di dalam lampion tersebut, masyarakat dapat menuliskan harapan mereka sebelum dilepaskan ke langit malam,” tutup Andy Zulkifli, yang juga Founder Baomong Non Stop (BNS).

Berita Terkait

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol
Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027

Berita Terbaru