LKPJ 2025/2026: Wali Kota Kupang Ungkap Kemajuan SDM, Ekonomi, hingga Infrastruktur

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 20:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id – Christian Widodo menyampaikan pokok-pokok Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dalam Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan DPRD Kota Kupang Tahun Sidang 2025/2026 yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Sasando DPRD Kota Kupang, Selasa (7/4/2026).

Rapat tersebut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Kota Kupang, Sekretaris Daerah, staf ahli wali kota, para asisten, kepala perangkat daerah, serta para camat se-Kota Kupang.

Dalam penyampaiannya, Wali Kota menegaskan bahwa LKPJ tidak hanya menjadi gambaran capaian kinerja pemerintah daerah, tetapi juga memuat berbagai peningkatan serta upaya strategis yang telah dilakukan sepanjang tahun anggaran berjalan.

Pada sektor pembangunan sumber daya manusia (SDM), Pemerintah Kota Kupang mencatat peningkatan melalui penguatan layanan pendidikan dan kesehatan.

Upaya tersebut meliputi peningkatan kualitas pembelajaran, perluasan akses layanan kesehatan, serta intervensi terhadap persoalan stunting.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pembangunan keluarga berkualitas, penguatan peran pemuda, dan kesetaraan gender.

Di bidang ekonomi, pertumbuhan menunjukkan tren positif yang ditopang oleh sektor jasa dan pemberdayaan UMKM.

Pemerintah menghadirkan kemudahan perizinan, dukungan permodalan, pelatihan, hingga penyelenggaraan event ekonomi kreatif guna meningkatkan daya saing dan membuka lapangan kerja.

Sementara itu, dalam aspek tata kelola pemerintahan, terjadi peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penguatan reformasi birokrasi, pemanfaatan teknologi digital, serta peningkatan profesionalitas aparatur sipil negara.

Transparansi, akuntabilitas, dan inovasi pelayanan juga terus didorong untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Wali Kota juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas sosial dan memperkuat toleransi di Kota Kupang.

Hal ini dilakukan melalui peningkatan ketertiban umum, penguatan wawasan kebangsaan, serta dukungan terhadap kehidupan sosial keagamaan yang harmonis.

Di sektor lingkungan dan kebencanaan, pemerintah meningkatkan kapasitas penanganan bencana, kesiapsiagaan masyarakat, serta pengelolaan lingkungan hidup sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pembangunan.

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kota Kupang berfokus pada penurunan angka kemiskinan, peningkatan akses hunian layak, serta perluasan perlindungan sosial bagi kelompok rentan.

Pemberdayaan sektor perikanan, pertanian, dan peningkatan produktivitas tenaga kerja juga terus didorong.

Pada sektor infrastruktur, pemerintah mencatat kemajuan melalui peningkatan kualitas jalan, penguatan konektivitas wilayah, serta penyediaan layanan dasar seperti air bersih dan sanitasi guna mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, pembangunan berkelanjutan terus diperkuat melalui pengembangan sektor jasa dan pariwisata, sekaligus meningkatkan daya tarik Kota Kupang sebagai pusat layanan dan aktivitas ekonomi.

Mengakhiri penyampaiannya, Wali Kota menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut masih memerlukan penyempurnaan melalui masukan dan rekomendasi DPRD.

“Pemerintah menyadari masih terdapat berbagai tantangan ke depan. Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi menjadi kunci untuk menghadirkan pelayanan terbaik dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Kupang,” ujarnya.

Berita Terkait

Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual
Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Warga Sebut Guncangan Sangat Kuat
Warga Ende Terdampak Gempa Menunggu Bantuan, 754 Ton Beras Justru Gagal Disalurkan
1.279 unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Belum Bayar Pajak
Forum Wartawan NTT Sarankan Kuasa Hukum Bupati TTU Baca Putusan MK 145/PUU-XXIII/2025 soal Sengketa Pers
Pesta Sambut Baru di Mabar Tak Bisa Sembarangan, Wajib Izin Keramaian dan Tanpa Miras
Land4Lives Tutup Kegiatan di NTT, Capaian Diserahkan kepada Pemerintah Daerah
31 Makalah dan 18 Poster Bahas Ketahanan Pangan NTT di Simpul Pangan Nusantara

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Warga Sebut Guncangan Sangat Kuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Warga Ende Terdampak Gempa Menunggu Bantuan, 754 Ton Beras Justru Gagal Disalurkan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:16 WIB

1.279 unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Belum Bayar Pajak

Jumat, 25 September 2026 - 19:34 WIB

Forum Wartawan NTT Sarankan Kuasa Hukum Bupati TTU Baca Putusan MK 145/PUU-XXIII/2025 soal Sengketa Pers

Berita Terbaru

Bola & Sports

Soe, Udara Sejuk dan Harapan Menjadi Tuan Rumah PON 2028

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:12 WIB