Bukan Karena Viral, Jalan Depan GOR Oepoi Sudah Dianggarkan Sejak Akhir 2025

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 20:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Pemerintah Kota Kupang mulai mengerjakan ruas jalan di depan GOR Oepoi yang sebelumnya menjadi perhatian masyarakat. Pekerjaan ini menegaskan bahwa proyek tersebut telah direncanakan sejak tahun anggaran sebelumnya, bukan akibat tekanan publik atau viral di media sosial.

 

Warga Kelurahan Oebufu, Arny Loasana, menilai anggapan bahwa pemerintah baru bergerak karena desakan masyarakat tidak tepat. Ia menyebut perbaikan jalan tersebut telah dianggarkan sejak tahun lalu dan kini direalisasikan pada 2026.

 

” Kami berterima kasih kepada Bapak Wali Kota yang sudah menepati janji. Akhir tahun 2025 beliau turun langsung melihat kondisi jalan di samping GOR, dan sekarang memastikan pekerjaan ini benar-benar diselesaikan,” ujarnya.

 

Hal senada disampaikan Piet Naijumetan, warga RT 35 Kelurahan Oebufu. Ia mewakili masyarakat setempat mengapresiasi dimulainya pengerjaan jalan tersebut.

 

“Atas nama masyarakat, khususnya di RT 35, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang sudah mulai mengerjakan jalan ini,” katanya.

 

Lurah Oebufu, Zet Batmalo, menjelaskan ruas Jalan Brigjen Iman Budiman di depan GOR Oepoi merupakan prioritas pembangunan yang diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dari tingkat kelurahan hingga kota.

 

Ia menambahkan, kunjungan Wali Kota pada November 2025 menjadi dasar komitmen untuk merealisasikan proyek tersebut pada 2026. Sebelum perbaikan dimulai, warga bersama Ketua RT setempat sempat melakukan penimbunan lubang secara swadaya menggunakan material sederhana.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Kupang, Maxi Dethan, menyebut proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp5,57 miliar. Pekerjaan dimulai pada 15 April dan ditargetkan selesai pada 11 September 2026.

 

“Konstruksi jalan menggunakan beton, disertai perbaikan drainase dan trotoar untuk menunjang kualitas infrastruktur,” jelasnya.(AP)

Berita Terkait

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol
Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027

Berita Terbaru