SPK Tawarkan Bangunan Ibadah Modular untuk Wilayah Terpencil dan Rawan Bencana

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

So’e, NTTPedia.id,- Tenaga Ahli Kementerian Koordinator Pangan RI, Simon Petrus Kamlasi (SPK) menawarkan konsep bangunan ibadah modular untuk mendukung pelayanan masyarakat di wilayah terpencil dan kawasan rawan bencana di NTT.

 

Gagasan tersebut disampaikan saat dirinya menghadiri Sidang Majelis Daerah Khusus Gembala Badan Pengurus Daerah Provinsi NTT Gereja Bethel Indonesia di Hotel Bahagia II So’e, Kamis, 07/05/2026. Kegiatan itu dihadiri ratusan gembala dari berbagai wilayah di NTT.

 

Dalam kesempatan tersebut, SPK menjelaskan bangunan modular merupakan model rumah ibadah yang praktis, cepat dibangun dan mudah diterapkan di daerah yang sulit dijangkau maupun kawasan terdampak bencana.

 

” Bahwa ada karya-karya bangunan modular bisa untuk rumah ibadah, terus bagaimana rantai pasok yang didukung oleh teknologi-teknologi sederhana, terapan yang mudah dilakukan oleh umat, itu bisa dimasukkan juga. Maksud saya seperti itu dan saya terbuka untuk mereka bisa menghubungi saya pada setiap kesempatan,” kata eks Jenderal Bintang Satu ini.

Simon Petrus Kamlasi ketika menyampaikan gagasan dihadapan ratusan jemaat GBI se NTT di Kota Soe, Timor Tengah Selatan (TTS)

Menurut SPK, konsep tersebut tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik rumah ibadah, tetapi juga bagaimana gereja dapat menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui pendekatan yang sederhana, murah dan mudah dijalankan umat.

 

Ia mengatakan bangunan modular itu sudah mulai dikembangkan di sejumlah wilayah di Flores dan Sumba. Selain itu, fasilitas serupa juga telah tersedia di Lewotobi dan beberapa lokasi lain yang membutuhkan pelayanan cepat dan fleksibel.

 

Dalam waktu dekat, peresmian bangunan modular juga akan dilakukan di Kupang, Adonara, Lembata dan Amanatun Utara.

 

” Ini bagus untuk memudahkan aktivitas masyarakat kita,” katanya.

 

Selain menyinggung pelayanan kerohanian, SPK juga mengajak gereja terlibat dalam pemberdayaan ekonomi umat.

 

“Hari ini saya datang dengan membawa kabar baik. Mari bekerjasama membangun kandang ayam, siapkan lahan-lahan kita karena negara kita memiliki program nasional MBG yang membutuhkan suplay bahan-bahan kebutuhan pokok,” katanya.

 

Menurutnya, NTT memiliki potensi besar di sektor pertanian dan peternakan yang dapat dikembangkan untuk mendukung kebutuhan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan umat di desa-desa.

 

Dalam pesannya kepada para pemimpin gereja, SPK juga mengingatkan agar gereja tidak hanya fokus pada urusan spiritual semata.

 

” Gereja jangan hanya sibuk mengurus umat supaya masuk surga tetapi harus juga hadir membela martabat manusia, memperjuangkan keadilan, dan menolong mereka yang menderita di dunia,” ujarnya.(AP)

Berita Terkait

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol
Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027

Berita Terbaru