Kupang, NTTPedia.id,- Kunjungan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, ke Sekretariat Garda Nasionalis Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) NTT di Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Minggu malam, 19/7/2026, berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan. Dalam kesempatan itu, sosok yang akrab disapa Melki ini menerima bingkisan berupa dua buku karya alumni GMNI NTT sebagai simbol hidupnya tradisi intelektual di kalangan kader dan alumni organisasi.
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka bersilaturahmi sekaligus berdiskusi dengan Badan Pengurus PA GMNI dari 22 kabupaten/kota se-NTT yang berkumpul di Kota Kupang usai pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) II PA GMNI NTT.
Dua buku yang diserahkan masing-masing berjudul “Buah Pikir Bung Karno” karya Emanuel Kolfiduz dan “Ekonomi Politik Tata Kelola Ruang Kota Kupang” karya Eusebius Seperera Niron.

Pertemuan Melki bersama jajaran PA GMNI berlangsung dalam suasana akrab. Diskusi diwarnai cerita dan nostalgia para mantan aktivis lintas generasi yang mengenang dinamika organisasi, perjuangan semasa menjadi mahasiswa, hingga perjalanan pengabdian mereka setelah terjun ke berbagai profesi.
Suasana semakin hangat karena Melki tampak menikmati setiap alur percakapan. Pengalamannya sebagai mantan Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) membuat diskusi berkembang pada sejarah gerakan mahasiswa, nilai-nilai kebangsaan serta pentingnya organisasi kemahasiswaan sebagai ruang kaderisasi calon-calon pemimpin bangsa.
Silaturahmi yang berlangsung hingga larut malam itu tidak hanya menjadi ajang melepas rindu antarsesama mantan aktivis, tetapi juga ruang bertukar gagasan mengenai kontribusi alumni organisasi kemahasiswaan terhadap pembangunan daerah.
Penyerahan dua buku karya alumni menjadi penanda bahwa semangat intelektual dan budaya literasi tetap hidup, serta terus melahirkan pemikiran yang dapat menjadi referensi bagi pembangunan Nusa Tenggara Timur dan Indonesia
Buku “Buah Pikir Bung Karno” mengupas gagasan-gagasan besar Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, mengenai nasionalisme, Pancasila, kemandirian bangsa dan semangat gotong royong sebagai fondasi membangun Indonesia. Melalui buku tersebut, Emanuel Kolfiduz mengajak pembaca merefleksikan kembali relevansi pemikiran Bung Karno dalam menghadapi tantangan kebangsaan di era modern.
Emanuel Kolfiduz mengatakan, buku tersebut lahir dari keinginannya untuk menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno agar terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus.
” Bung Karno telah mewariskan begitu banyak gagasan yang tetap relevan hingga sekarang. Melalui buku ini saya ingin mengajak generasi muda, khususnya kader-kader pergerakan, untuk terus membaca, memahami, dan mengaktualisasikan nilai-nilai nasionalisme, Pancasila, serta semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Emanuel.
Sementara itu, buku “Ekonomi Politik Tata Kelola Ruang Kota Kupang” karya Eusebius Seperera Niron mengulas tata kelola ruang perkotaan dari perspektif ekonomi politik. Buku tersebut menyajikan analisis akademik mengenai kebijakan tata ruang, pembangunan kota, serta tantangan pengelolaan ruang di Kota Kupang.
Emanuel Kolfiduz merupakan mantan Anggota DPRD Provinsi NTT selama dua periode dari PDI Perjuangan dan saat ini menjadi pengurus DPD PDI Perjuangan NTT. Adapun Eusebius Seperera Niron merupakan akademisi yang menjabat sebagai Ketua Program Studi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.(AP)







