Kupang, NTTPedia.id,- Ratusan siswa SD dan SMP di Kota Kupang harus menelan kekecewaan setelah tidak dapat mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diselenggarakan Ganesha Operation di Graha Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Senin.27/07/2026.
Sejak pukul 12 00 WITA, para siswa bersama orang tua telah memadati lokasi pelaksanaan. Namun, banyak peserta tidak diperkenankan memasuki gedung karena kapasitas Graha Undana dinilai tidak mampu menampung seluruh peserta yang hadir.
Dalam keterangannya di hadapan para peserta dan orang tua, panitia pelaksana, Rudolph, mengatakan keputusan tersebut diambil semata-mata demi mengutamakan keselamatan seluruh peserta.
” Keselamatan bapak ibu lebih penting, adik-adik lebih penting. Ini banyak anak-anak bapak ibu. Saya tidak akan mau mengambil risiko. Maka saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.Terima kasih. Maaf, maaf bapak ibu,” ujar Rudolph melalui pengeras suara
Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat tetap dapat mengikuti jalannya kegiatan melalui siaran di kanal YouTube.
Rudolph menjelaskan pembatasan peserta dilakukan karena mempertimbangkan daya tampung gedung yang tidak memadai. Mereka memilih mengutamakan aspek keselamatan dibanding memaksakan seluruh peserta masuk ke dalam ruangan yang sudah penuh.
Keputusan tersebut memicu kekecewaan sejumlah siswa dan orang tua. Pasalnya, mereka telah datang sejak awal dengan harapan dapat mengikuti TKA, namun akhirnya harus kembali tanpa mengikuti kegiatan.
Sempat terjadi protes keras para orang tua murid yang kecewa karena sudah meluangkan waktu untuk mengantar ke lokasi kegiatan TKA. Bahkan salah satu guru yang berada di lokasi kejadian melontar kekecewaan terhadap pihak penyelenggara.
Guru yang tidak menyebutkan namanya ini mengkritik penyelenggara yang tidak profesional dalam membagi sesi pelaksanan TKA.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak penyelenggara mengenai kemungkinan penjadwalan ulang atau solusi bagi peserta yang tidak dapat mengikuti TKA tersebut.(AP)







