Kupang, NTTPedia.id,- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di 22 kabupaten/kota se-NTT yang berhasil menyelesaikan sinkronisasi data sebelum batas akhir atau cut-off.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo, menilai ketepatan waktu tersebut menunjukkan komitmen satuan pendidikan dalam membangun tata kelola administrasi pendidikan yang semakin disiplin dan profesional.
” Sinkronisasi Dapodik menjadi bagian penting dalam memastikan data pendidikan di daerah tetap akurat dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan,”kata Ambrosius
Data yang dimutakhirkan kata Ambrosius meliputi informasi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), serta sarana dan prasarana pendidikan.
Menurutnya, kualitas dan ketepatan data memiliki dampak strategis terhadap berbagai kebijakan pendidikan. Data tersebut menjadi salah satu dasar dalam perencanaan program, evaluasi mutu pendidikan, hingga penyaluran bantuan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Karena itu, Ambrosius Kodo menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah dan operator Dapodik yang telah bekerja memastikan proses pemutakhiran dan sinkronisasi data berjalan sesuai jadwal.
” Keberhasilan menyelesaikan sinkronisasi sebelum batas akhir juga diharapkan menjadi komitmen bersama dalam menjaga integritas data pendidikan di NTT,” kata Ambrosius.
Menurut Ambrosius Kodo, kedisiplinan dalam pemutakhiran data perlu terus dijaga agar setiap kebijakan dan intervensi pemerintah di sektor pendidikan dapat disusun berdasarkan kondisi yang akurat serta kebutuhan nyata di masing-masing satuan pendidikan.(AP)
.







