22 Kabupaten/Kota di NTT Tuntas Sinkronisasi Dapodik Sebelum Cut-off

- Jurnalis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo. (Foto : Bakti)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo. (Foto : Bakti)

Kupang, NTTPedia.id,- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di 22 kabupaten/kota se-NTT yang berhasil menyelesaikan sinkronisasi data sebelum batas akhir atau cut-off.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo, menilai ketepatan waktu tersebut menunjukkan komitmen satuan pendidikan dalam membangun tata kelola administrasi pendidikan yang semakin disiplin dan profesional.

 

” Sinkronisasi Dapodik menjadi bagian penting dalam memastikan data pendidikan di daerah tetap akurat dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan,”kata Ambrosius

 

Data yang dimutakhirkan kata Ambrosius meliputi informasi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), serta sarana dan prasarana pendidikan.

 

Menurutnya, kualitas dan ketepatan data memiliki dampak strategis terhadap berbagai kebijakan pendidikan. Data tersebut menjadi salah satu dasar dalam perencanaan program, evaluasi mutu pendidikan, hingga penyaluran bantuan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

 

Karena itu, Ambrosius Kodo menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah dan operator Dapodik yang telah bekerja memastikan proses pemutakhiran dan sinkronisasi data berjalan sesuai jadwal.

 

” Keberhasilan menyelesaikan sinkronisasi sebelum batas akhir juga diharapkan menjadi komitmen bersama dalam menjaga integritas data pendidikan di NTT,” kata Ambrosius.

 

Menurut Ambrosius Kodo, kedisiplinan dalam pemutakhiran data perlu terus dijaga agar setiap kebijakan dan intervensi pemerintah di sektor pendidikan dapat disusun berdasarkan kondisi yang akurat serta kebutuhan nyata di masing-masing satuan pendidikan.(AP)

 

.

Berita Terkait

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol
Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027

Berita Terbaru