Labuan Bajo, NTTPedia.id,- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo, meninjau langsung kondisi SMKN 3 Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis, 10 September 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi sarana dan prasarana pendidikan yang terdampak gempa bumi Flores.
Dalam kunjungan lapangan itu, tampak sejumlah bagian bangunan dan fasilitas sekolah mengalami kerusakan berat akibat gempa.
Ambrosius didampingi Kepala SMKN 3 Komodo, Hortensia Herima, meninjau titik-titik kerusakan sekaligus melihat kondisi pembelajaran di sekolah pascabencana.
Selain mengidentifikasi kerusakan fasilitas fisik dan ruang kelas, kunjungan tersebut juga berkaitan dengan kesiapan pembelajaran darurat, termasuk kebutuhan ruang belajar, bantuan logistik dan school kit agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat berlangsung secara aman.
Selain itu juga, Ambrosius memberikan penguatan kepada guru, tenaga kependidikan dan siswa yang terdampak bencana.
Kunjungan ini menjadi bagian dari penanganan sektor pendidikan pascagempa Flores, khususnya untuk memastikan kondisi sekolah terdampak dapat segera ditindaklanjuti.
” Kami turun langsung untuk melihat kondisi sekolah setelah gempa, terutama kerusakan pada sarana dan prasarana. Yang paling penting sekarang adalah memastikan keselamatan warga sekolah dan proses pembelajaran tetap berjalan,” jelasnya.
Dijelaskannya, kunjungan untuk dilakukan identifikasi kebutuhan di lapangan, termasuk ruang belajar yang masih bisa digunakan maupun kebutuhan pembelajaran darurat. Untuk bangunan yang mengalami kerusakan berat, tentu harus ditangani secara serius dan tidak boleh digunakan sebelum dinyatakan aman.
” Kami juga ingin memastikan guru dan siswa mendapat dukungan sehingga kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung di tengah situasi pascabencana ini. Hasil kunjungan lapangan akan menjadi bahan untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya,” ujarnya.













