Politeknik Elbajo Gelar FGD Perumusan Akselerator Daerah

oleh -64 views

Labuan Bajo, NTTPedia.id,- Politeknik elBajo Commodus Labuan Bajo, menggelar Focus Group Discussion (FGD) terakhir dalam rangkaian Program Menara Vokasi Labuan Bajo 2021, di Hotel La Prima Labuan Bajo, Selasa (23/11/2021).

Wakil Ketua DPRD Manggarai Barat, Marselinus Jeramun, menyampaikan, kondisi di daerah Manggarai Barat seputar ketenagakerjaan di antaranya adalah upah, jam kerja, serta mekanisme perekrutan tenaga kerja daerah.

“Saya mengapresiasi kehadiran Politeknik eLBajo Commodus di Manggarai Barat yang telah menginisiasi kegiatan diskusi dimana perwakilan pentahelix turut mendorong lahirnya Perda Ketenagakerjaan Kabupaten Manggarai Barat,” kata Marselinus Jeramun.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kabupaten Manggarai Barat, Theresia P. Asmon, sebagai narasumber, menyampaikan, Berdasarkan hasil Sakernas, Angkatan Kerja Manggarai Barat Tahun 2020 sebanyak 124.105 orang, dengan tingkat partisipasi angkatan kerja sebesar 78,52 %.

Lebih lanjut dijelaskan, Nakertras Manggarai Barat, memiliki tiga rencana Program pembangunan daerah untuk menangani persoalan ketenagakerjaan di wilayah tersebut.

“Kami punya tiga Program kerja yakni Program pelatihan kerja dan produktivitas tenaga kerja; Program penempatan tenaga kerja; dan Program hubungan industrial,” jelasnya.

Selain perumusan akselerator daerah, juga dilakukan pembentukan Peta Jalan Komite Vokasi Daerah dengan menghadirkan tiga narasumber yaitu Direktur Perumda Bidadari, Werry Tan, Wakil Ketua Kadin Manggarai Barat, Servasius Irwan Budi Setiawan, serta Perwakilan Tim Menara Vokasi Mitrasdudi Kemendikbudristek Bapak Hedy R. Agah, yang mengikuti secara daring.

Perwakilan Tim Menara Vokasi Mitrasdudi Kemendikbudristek Bapak Hedy R. Agah, menyampaikan, bahwa landasan Program Menara Vokasi dalam rangka mendorong terbentuknya suatu peta jalan kemitraan antar unsur pentahelix yang sudah terlibat sejak awal penyelenggaraan Menara Vokasi Labuan Bajo tahun 2021.

Direktur Perumda Bidadari, Werry Tan, menyampaikan soal “road map”, pentingnya skema kemitraan antar unsur Pentahelix yang ada di Manggarai Barat, dimana perumda Bidadari sebagai aggregator online yang akan menjalankan fungsi pemasaran online.

“Collaborate to Cut the Barriers” menjadi tagline yang diangkat oleh Perumda Bidadari yang sejalan dengan semangat Program Menara Vokasi dalam pembentukan komite vokasi daerah.

Sedangkan Anggota Bidang Pariwisata Kadin Manggarai Barat, Servasius Irwan Budi Setiawan, menyampaikan peran Kadin sebagai mitra strategis dalam pola kemitraan unsur pentahelix.

“Penting untuk dipahami bahwa pihak industri adalah end user sehingga satuan pendidikan vokasi perlu untuk terus berkolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri. Dan kerjasama yang dibangun sangat perlu untuk dipayungi oleh pemerintah daerah dan dinas-dinas di bawahnya,” tandas Servasius.

Kegiatan FGD ini juga dihadiri oleh BPS Mabar, Dinas Kominfo Mabar, Disparbud, Disnaker Mabar, BPOLBF, Start-Up Noabike, ASNIKOM Mabar, SMKN 3 Komodo, SMKN 2 Komodo, SMKS Sadar Wisata, SMK Swakarsa, The Jayakarta Suites Komodo, UMKM New Eden Moringa, WWF Indonesia, Bumdes S. Kolang, Kades S. Kolang, Kades Wae Lolos, KP2KP Labuan Bajo, Perumda Bidadari, KPH Mabar, PT Pos Indonesia Labuan Bajo, PT. PLN, iDive Komodo, PT. Pelindo, HPI Mabar, Koperasi Tiba Meka Mandiri, UMKM Lipa Tenun, serta beberapa media lokal yaitu TVRI, Timor Express, Patroli Pos, VoxNTT, AFBTV Kupang, Victory News. (Fdz)