Sudaryono: Prabowo Sudah Kenal Fernando Soares Sejak Lahir, Aspirasi Petani NTT Siap Diperjuangkan

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 18:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Kupang, NTTPedia.id – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Nusa Tenggara (NTT) periode 2026-2031 dibawah kepemimpinan Fernando Osorio Jose Soares resmi dilantik, Rabu (16/9/2026).

Pelantikan yang berlangsung di Aula Undana Kupang itu dilakukan oleh Ketua Umum HKTI, Sudaryono dan dihadiri Gubernur NTT, Melki Laka Lena, serta Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma.

“Saya melantik saudara-saudara sebagai pengurus DPD HKTI NTT periode 2026-2031. Saya ucapkan selamat bekerja,” ujar Sudaryono.

Dalam arahannya, Sudaryono menegaskan bahwa pengurus tidak boleh bekerja sendiri. Koordinasi dengan semua pihak terkait sangat diperlukan agar program pertanian di NTT dapat berjalan dengan baik.

“Saya minta koordinasi antar semua pengurus dan semua program pertanian di daerah dapat terlaksana dengan baik,” jelasnya.

Sudaryono juga menegaskan kepada seluruh pengurus bahwa Ketua DPD HKTI NTT Fernando Soares sudah dikenal Presiden Prabowo sejak lahir. Sehingga apa yang diminta untuk kesejahteraan rakyat pasti akan diberikan.

“Dari lahir sudah digendong Bapak Prabowo, kurang apa lagi? Dari saya belum ada, beliau sudah dekat dengan Presiden. Jadi, Ketua Umum dan dan Ketua HKTI NTT yang amat dekat dengan Presiden, maka apa yang diminta pasti ada semuanya,” ungkapnya.

Dorong Petani NTT Naik Kelas

Penguatan sektor pertanian harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari ketersediaan sarana produksi hingga akses pasar. HKTI mendorong kemudahan akses pupuk bersubsidi, penyediaan bibit unggul, modernisasi alat pertanian, serta perluasan pasar bagi hasil produksi petani.

Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus nilai tawar petani. Petani tidak hanya didorong meningkatkan hasil panen, tetapi juga memiliki akses terhadap teknologi, pembiayaan, sarana produksi, dan pasar yang memberikan nilai tambah.

“Penyelesaian masalah klasik tani menjadi perhatian HKTI. Kami berkomitmen aktif mengadvokasi kemudahan akses pupuk bersubsidi, ketersediaan bibit unggul, modernisasi alat pertanian, serta perluasan akses pasar,” tambah Sudaryono.

Masih menurutnya, bagi NTT penguatan sektor pertanian penting karena menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat. Karena itu, petani perlu ditempatkan sebagai pelaku utama rantai ekonomi pertanian, agar mampu mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Fernando Soares Dorong MBG Libatkan Petani Lokal

Fernando O. Soares menyuarakan sejumlah kebutuhan petani NTT kepada pemerintah pusat melalui Sudaryono, yang juga menjabat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Salah satu perhatian utama adalah pemulihan sektor pertanian pascagempa Flores, khususnya kerusakan infrastruktur dan jaringan irigasi yang menunjang produksi petani.

Fernando juga mendorong agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) melibatkan petani lokal NTT sehingga dapat menjadi pasar bagi hasil pertanian sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas.

“Kami berharap program nasional ini, triliunan rupiah yang diturunkan ke tengah-tengah rakyat itu bisa dinikmati petani-petani NTT,” ujar Fernando.

Ia menambahkan, koordinasi HKTI NTT bersama pemerintah daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota selama ini berjalan baik. Karena itu, ia berharap dukungan pemerintah pusat semakin memperkuat sektor pertanian NTT.

Sementara itu, Gubernur NTT Melki Laka Lena berharap kepengurusan baru HKTI NTT menjadi ujung tombak pembangunan pertanian.

“Perkuat terus pertanian di NTT, agar kita bisa membuktikan bahwa ekonomi yang bertumpu dari sektor pertanian bisa membawa pertumbuhan ekonomi NTT dari nasional dan inklusif karena dinikmati semua orang,” tutupnya.

Berita Terkait

Kelurahan Naikolan Bangun Kemandirian Warga Lewat Program Kesehatan, Lingkungan, dan Pangan
Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan
Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga
Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:47 WIB

Kelurahan Naikolan Bangun Kemandirian Warga Lewat Program Kesehatan, Lingkungan, dan Pangan

Rabu, 4 November 2026 - 16:24 WIB

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan

Rabu, 4 November 2026 - 08:13 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga

Selasa, 3 November 2026 - 20:39 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan

Berita Terbaru