Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Dinas Kesehatan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), meraih penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia sebagai unit organisasi kesehatan terbaik dalam pengelolaan layanan kesehatan tradisional di daerah tahun 2026.

 

Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas upaya pengelolaan dan pengembangan layanan kesehatan tradisional di Kota Kupang di bawah kepemimpinan Cris Widodo. Penghargaan tersebut sekaligus memperkuat peran pemerintah daerah dalam mendorong pelayanan kesehatan yang memanfaatkan kearifan lokal dan keterampilan tradisional secara bertanggung jawab.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes., mengatakan, kesehatan tradisional memiliki peran penting dalam mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Berbagai pengetahuan, keterampilan, dan praktik kesehatan yang berkembang di tengah masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif, sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku.

 

Menurut dia, pemerintah tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan konvensional, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan potensi kesehatan tradisional yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

“Semua keahlian dan keterampilan yang ada, sepanjang menunjang pelayanan kesehatan, akan tetap kita beri ruang agar bisa berkarya dan membantu Dinas Kesehatan dalam menyehatkan masyarakat,” ujar Retnowati.

 

Ia menegaskan, Dinas Kesehatan Kota Kupang akan terus memberikan motivasi, pembinaan, dan pendampingan terhadap para pelaku serta penyelenggara layanan kesehatan tradisional.

 

Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong pelayanan kesehatan tradisional yang semakin tertata, aman, dan mampu bersinergi dengan pelayanan kesehatan konvensional.

 

“Kami akan semakin memberikan motivasi, pembinaan, dan pendampingan terhadap semua upaya kesehatan tradisional. Apa yang mungkin belum bisa kita berikan melalui pelayanan kesehatan konvensional, diharapkan dapat didukung melalui pelayanan kesehatan tradisional yang sesuai ketentuan,” katanya.

 

Tiga Jenis Pelayanan Kesehatan Tradisional

 

Kesehatan tradisional mencakup berbagai bentuk pengobatan, perawatan, pemeliharaan kesehatan, hingga upaya pencegahan penyakit yang memanfaatkan cara, ramuan, dan keterampilan yang bersumber dari pengalaman, kearifan lokal, maupun pengetahuan yang diwariskan secara turun-temurun.

 

Dalam praktiknya, pelayanan kesehatan tradisional dikenal dalam tiga kategori, yakni tradisional empiris, tradisional komplementer, dan tradisional integrasi.

 

Pelayanan tradisional empiris merupakan pelayanan yang menggunakan metode, ramuan, dan keterampilan berdasarkan pengalaman serta pengetahuan turun-temurun. Contohnya adalah pemanfaatan jamu dan pijat tradisional yang dilakukan oleh penyehat tradisional sesuai ketentuan.

 

Sementara itu, pelayanan tradisional komplementer menggunakan metode kesehatan tradisional yang memiliki dasar ilmiah untuk melengkapi pelayanan kesehatan konvensional. Sejumlah metode yang dikenal dalam kategori ini antara lain akupunktur, akupresur, hipnoterapi, dan aromaterapi.

 

Adapun pelayanan tradisional integrasi merupakan perpaduan pelayanan kesehatan konvensional dengan pelayanan kesehatan tradisional dalam satu fasilitas pelayanan kesehatan. Pendekatan ini memungkinkan kedua jenis pelayanan tersebut bersinergi dalam mendukung perawatan pasien sesuai indikasi dan standar pelayanan yang berlaku.

 

Dorong Potensi Kearifan Lokal

 

Di Kota Kupang, sejumlah metode dan sarana pelayanan kesehatan tradisional telah terdaftar dan tersedia bagi masyarakat. Di antaranya pemanfaatan ramuan herbal, seperti jahe dan tanaman obat lainnya, serta terapi fisik dan manual, seperti pijat urut, refleksi, dan bekam.

 

Keberadaan berbagai layanan tersebut menunjukkan bahwa potensi kesehatan tradisional dapat menjadi salah satu sumber daya yang mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat.

 

Namun, pengembangannya tetap memerlukan pembinaan dan pengawasan agar pelayanan yang diberikan memenuhi ketentuan, memperhatikan keselamatan masyarakat, serta tidak menggantikan penanganan medis yang diperlukan.

 

Bagi Dinas Kesehatan Kota Kupang, pengembangan kesehatan tradisional bukan sekadar mempertahankan praktik yang telah hidup di tengah masyarakat, melainkan juga membangun sistem pelayanan yang lebih terarah dan bertanggung jawab.

 

Melalui pembinaan berkelanjutan, pemerintah daerah berharap para pelaku kesehatan tradisional dapat meningkatkan kapasitas, menjaga mutu pelayanan, serta berkontribusi dalam memperluas pilihan layanan kesehatan bagi masyarakat.

 

Penghargaan dari Kementerian Kesehatan pada 2026 ini diharapkan menjadi dorongan bagi Dinas Kesehatan Kota Kupang untuk terus memperkuat kolaborasi antara pelayanan kesehatan konvensional dan kesehatan tradisional.

 

Dengan demikian, kearifan lokal tidak hanya menjadi warisan pengetahuan antargenerasi, tetapi juga dapat dikembangkan secara terukur untuk mendukung masyarakat yang lebih sehat.(*)

Berita Terkait

Di Bawah Kepemimpinan Cristhian Widodo, Pemkot Kupang Raih Dua Penghargaan dari KPPN
Wali Kota Kupang Pastikan Biaya Pengobatan Ibu dan Anak Korban Kekerasan Tuntas
Distribusi BBM Mulai Normal, Christian Widodo Kerahkan Satpol PP Pantau 15 SPBU di Kupang
Apresiasi Pemerintahan Wali Kota Kupang, DPD IMM NTT Gelar Diskusi Publik
Dukung Rp100 Juta, Wali Kota Christian Widodo Siapkan Fasilitas untuk Pesparawi Perdana GMIT
Bedah Buku Romo Leo, Wali Kota Kupang Bicara tentang Warga yang Terpinggirkan
Wali Kota Kupang Tantang Anak Muda Adu Gagasan, Solusi Terbaik Bisa Jadi Kebijakan
31 Atlet Kempo Kota Kupang Dilepas ke Badung, Wali Kota Pesan Tampil dengan Mental Petarung

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Di Bawah Kepemimpinan Cristhian Widodo, Pemkot Kupang Raih Dua Penghargaan dari KPPN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Wali Kota Kupang Pastikan Biaya Pengobatan Ibu dan Anak Korban Kekerasan Tuntas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Distribusi BBM Mulai Normal, Christian Widodo Kerahkan Satpol PP Pantau 15 SPBU di Kupang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Apresiasi Pemerintahan Wali Kota Kupang, DPD IMM NTT Gelar Diskusi Publik

Berita Terbaru