Produk OSOP SMKN 3 Kupang Hadir dalam Rakor Bersama KPK di Kantor Gubernur NTT

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Produk OSOP (One School One Product) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui SMKN 3 Kupang turut hadir dan dinikmati dalam kegiatan rapat koordinasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berlangsung di Aula Fernandes, Kantor Gubernur NTT belum lama ini.

 

Kehadiran produk OSOP tersebut mendapat apresiasi dan testimoni positif dari sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTT. Di antaranya datang dari Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Ir. Benyamin Nahak, M.T., serta Kepala Dinas ESDM Provinsi NTT, Viktor Manek.

 

Kedua Kadis ini memberi apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan oleh Dapur Flobamora SMKN 3 Kupang yang sudah menghasilkan produk OSOP. Baik Viktor maupun Benyamin Nahak mengatakan menu yang disajikan sangat enak.

 

” Hari ini kita acarah dengan KPK dan Snack nya disiapkan oleh OSOP dari Tim nya Pak Kadis Pendidikan dan Kebudayaan NTT (Ambrosius Kodo-red).

 

Sementara itu Viktor Manek mengatakan OSOP yang digagas oleh Gubernur dan Wakil Gubernur NTT ditingkat satuan Pendidikan SMA/SMK. Baginya program tersebut merupakan modal awal bagi pada lulusan SMK untuk berwirausaha.

 

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo mengatakan apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi pihak sekolah untuk terus menghadirkan produk unggulan yang berkualitas, inovatif, dan mampu bersaing.

 

” Program OSOP tidak hanya menjadi sarana pembelajaran di sekolah, tetapi juga menjadi wadah pengembangan kreativitas, keterampilan, dan jiwa kewirausahaan peserta didik. Melalui program ini, sekolah didorong menghasilkan produk khas yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mencerminkan potensi lokal daerah, ” jelasnya.

 

Ia mengatakan partisipasi SMKN 3 Kupang dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa produk hasil karya siswa mampu tampil dalam forum resmi pemerintahan dan mendapat pengakuan dari berbagai pihak.

 

Hal ini kata Ambrosius memperkuat komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi yang berorientasi pada dunia usaha dan industri.(AP)

Berita Terkait

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol
Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027

Berita Terbaru