Komitmen Kementerian BUMN & Forum Humas BUMN Jadi Ujung Tombak Atasi Hoax

- Jurnalis

Jumat, 10 September 2021 - 20:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, NTTPedia.id,— Perkembangan komunikasi di era teknologi saat ini saat ini memungkinkan siapa saja memperoleh informasi dengan cepat dan mudah, termasuk melalui media sosial. Di sisi lain, kemudahan ini justru menimbulkan dampak lain bagi masyarakat. Salah satunya, informasi yang tidak dapat dikendalikan sehingga konten-konten yang tidak benar atau dikenal dengan istilah hoaks beredar luas di masyarakat.

Berkaca dari kondisi tersebut, Forum Humas BUMN berkolaborasi dengan Kementerian BUMN dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menyelenggarakan webinar yang bertemakan “BUMN Bebas Hoax : Peran Humas BUMN Perangi Hoax,” pada (10/09) dengan keynote speaker Sekretaris Kementerian BUMN, Susyanto. Acara tersebut menghadirkan beberapa narasumber seperti Ketua Forum Humas BUMN, Aestika Oryza Gunarto, Ketua Mafindo serta praktisi komunikasi Septiaji Eko Nugroho, dan Catharina Widyasrini. Acara tersebut diikuti oleh ratusan pranata Public Relations dari berbagai institusi BUMN.

Susyanto menyambut baik diadakannya gelaran ini. “Pengelola informasi di BUMN seperti Corporate Secretary maupun Humas BUMN, harus memiliki kepekaan dan kemampuan dalam “membaca” dan mengelola berita hoax dengan baik. Kerjasama yang solid diantara para Humas BUMN sangat diperlukan dalam mengelola kanal-kanal komunikasi yang dimiliki baik menangkal, memfilter dan melakukan tindakan kontra-hoax,” imbuhnya.

“Hoaks berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat sehingga berdampak pada persepsi negatif terhadap BUMN di Indonesia. Selain bahaya hoax diatas bagi BUMN, hoax juga bertentangan dengan core values BUMN  : berAKHLAK, dimana BUMN merupakan Badan Usaha Milik Negara yang menjunjung tinggi nilai Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Oleh karenanya, Forum Humas sebagai organisasi profesi untuk PR, Corcom dan Corsec BUMN juga merasa perlu membekali anggotanya dengan skill yang mumpuni untuk atasi hoax,” ujar Aestika.

Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menyambut baik dengan kolaborasi ini. Berdasarkan data yang Mafindo peroleh bahwa jumlah hoax terkait “BUMN” di website turnbackhoax.id hingga Juli 2021 adalah sebesar 80 (delapan puluh) hoaks per tahun. Jumlah tersebut jika diatasi dengan baik oleh BUMN akan berdampak tidak baik bagi reputasi BUMN di mata stakeholder dan masyarakat.

“Dengan adanya webinar ini tentu kami berharap seluruh komponen Humas BUMN mampu menjadi garda terdepan dalam melawan hoax, sehingga narasi narasi peran positif BUMN dalam membangun negeri dapat terkomunikasikan dengan baik,” pungkas Aestika.(AP)

Berita Terkait

Apresiasi Insan Penyiaran, KPID NTT Siapkan Anugerah Penyiaran 2026
Viktor Laiskodat Sediakan Traktor Besar untuk Pengolahan Lahan Pertanian di Amfoang
Kredit Petani Rumput Laut Sumba Timur Catat NPL 0 Persen, Bank NTT Raih Apresiasi ILO
Julie Sutrisno Laiskodat Tak Hanya Cetak Juara, tetapi Siapkan Masa Depan Atlet Kempo NTT
Gempa M6,1 Sumba Barat Daya, 91 Rumah Rusak dan 3 KK Mengungsi
Gilang Asal Ende Raih Runner Up Putra Pariwisata Indonesia 2026, Levico Butik Jadi Pendukung Utama
Pendidikan Jadi Satu-satunya Kelompok yang Deflasi di NTT, Capai 3,25 Persen
Gempa M3,1 Kembali Guncang Kabupaten Kupang, Berpusat di Laut

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Apresiasi Insan Penyiaran, KPID NTT Siapkan Anugerah Penyiaran 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Viktor Laiskodat Sediakan Traktor Besar untuk Pengolahan Lahan Pertanian di Amfoang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Kredit Petani Rumput Laut Sumba Timur Catat NPL 0 Persen, Bank NTT Raih Apresiasi ILO

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Julie Sutrisno Laiskodat Tak Hanya Cetak Juara, tetapi Siapkan Masa Depan Atlet Kempo NTT

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Gempa M6,1 Sumba Barat Daya, 91 Rumah Rusak dan 3 KK Mengungsi

Berita Terbaru