MoU Dengan Bank NTT, Pemkab Malaka Dorong Optimalisasi Sektor Perikanan Pertanian Peternakan dan Pariwisata

- Jurnalis

Selasa, 17 Mei 2022 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Pemerintah Kabupaten Malaka melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT) tentang penyediaan layanan perbankan untuk pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Malaka pada PT. BPD NTT Cabang Betun, pada Selasa (17/5) di lantai V kantor pusat Bank NTT.

Hadir saat itu Bupati Malaka, Dr.Simon Nahak,SH.MH didampingi pejabat Pemkab Malaka, sedangkan dari pihak Bank NTT, hadir Direktur Utama, Harry Alexander Riwu Kaho, Direktur Kredit Paulus Stefen Messakh, Direktur TI dan Operasional, Hilarius Minggu dan Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe.

Dalam sapaannya, Dirut Harry Alexander Riwu Kaho membeberkan sejumlah keberhasilan yang dicapai oleh Bank NTT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kinerja perbankan pada Bank NTT terus menunjukkan trend positif, sesuai hasil evaluasi hingga Mei 2022.

“Sampai Mei, kinerja keuangan Bank NTT di 2022 terus menunjukkan trend positif. Walau masih dalam transisi COVID dan mulai pulihnya aktivitas ekonomi bahkan ada inflasi yang tinggi baik nasional maupun regional, ujarnya.

Salah satu penyebab inflasi kata Alex karena tingginya biaya transportasi. Juga beberapa komoditi di pasar alami lonjakan tinggi.

Ia berharap, mudah-mudahan dalam sisa waktu yang ada, TPID mampu mengintervensinya sehingga inflasi tidak terlalau tinggi lagi.

Baca Juga :  Produk UMKM Binaan Bank NTT di Meja VVIP Presiden, Dirut Alex : Gairahkan Semangat Warga

Dirincikan, kinerja keuangan Bank NTT di hari ke 17 Mei 2022, terdapat trend peningkatan pada laba. Tidak hanya itu, melainkan seluruh aktivitas operasional bisa berjalan normal dan sehat.

“Sesuai dengan hasil assesment dalam dua periode, kesehatan Bank NTT dalam waktu yang sangat lama, cukup sehat, menjadi sehat. Ditambah dengan adaptasi kita dengan perkembangan kita dalam digitalisasi. OJK sudah ijinkan kita untuk full digitalisasi, namun karena berbagai kondisi, kita akan sesuaikan,”tegasnya.

Sementara mengenai peranan Bank NTT dalam mendukung pembangunan di daerah ini, menurut Alex, Bank NTT tetap pada komitmennya, yakni menjalankan misinya sebagai agent of development.

“Prioritas kita adalah bagaimana kontribusi kita pada pembangunan di daerah ini. Dan satu visi kita adalah untuk meningkatkan PAD, agar bisa meningkatkan harapan semua komponen terutama pak bupati,”tegas Alex.

Dalam kesempatan itu, Dirut Alex menyampaikan sejumlah program yang bisa diandalkan kedepan, seperti tata kelola keuangan yang menggunakan sistem berbasis digital dan peningkatan PAD dari 9 jenis retribusi daerah.

Pihaknya menawarkan layanan E-Money untuk mempermudah pelayanan retribusi pada jenis retribusi galian C.

Layanan ini menurutnya mudah, murah, aman dan handal serta diyakini cepat, valid dan akuntabel.

Baca Juga :  Promosi Labuan Bajo ke Komisaris BPD se-Indonesia Timur, Bank NTT Tuan Rumah Seminar Nasional

Sementara Bupati Malaka DR. Simon Nahak dalam sambutannya menyambut baik berbagai inovasi layanan yang ditawarkan oleh Bank NTT.

“Ini luar biasa, kerjasama bersama sehingga kita bisa membangun Malaka. Apresiasi dengan teman-teman yang mengelola Bank NTT,”tegasnya

Dipaparkan ada empat potensi di Malaka yang akan digenjot, yakni sektor perikanan dan kelautan, pertanian, peternakan dan keempat, pariwisata.

Saat ini pihaknya sementara fokus pada swasembada pangan serta upaya menggeliatkan roda ekonomi warga dengan fokus pemberdayaan UMKM. Ketika semuanya berjalan, maka akan memudahkan dalam penerapan sistem digitalisasi.

“Berangkat dari potensi kami, Malaka sangat menggeliat di pertanian dan kami sedang urus merek Beras Nona Malaka. Kami bangun kerjasama dengan Bank NTT agar Bank NTT tolong desain cashingnya. Akan menjadi satu paket, baik 5 Kg, 10 Kg dan seterusnya. Tinggal kita implementasikan saja dalam MoU,”ujar Simon Nahak.

Dia sangat yakin bahwa ketika bekerjasama dengan Bank NTT, mereka akan menemukan solusi cerdas dalam pemasaran produk lokal dari Malaka.

Apalagi, Pemkab Malaka sangat berkeinginan kuat agar terbangunnya brand produk-produk lokal dengan tidak mengesampingkan brand Bank NTT.

Sebagai pemilik bank, pihaknya berkepentingan terhadap kemajuan Bank NTT sehingga dia pun menggenjot Kredit Mikro Merdeka di Malaka. (Adv)

Berita Terkait

DPMD NTT Ajak Kaum Muda Angkat 44 Produk OVOP ke Level Nasional Lewat Lomba Video TikTok Berhadiah Rp 22,5 Juta
44 Desa OVOP di NTT Sudah Penuhi Legalitas, Izin BPOM dan Sertifikasi Halal
Gubernur Melki Genjot Hilirisasi Produk melalui OVOP, OCOP dan OSOP di 3.177 Desa dan Kelurahan
Sentuhan Kasih Simon Petrus Kamlasi, Umat Stasi Paulus Rasul Lamanepa Kini Miliki Kapela Sendiri
Hanya 10 Anggota DPRD TTU Yang Bawa Keluarga dan Gunakan Dana Pribadi
Study Banding Sambil Liburan, 30 Anggota DPRD TTU Boyong Keluarga ke Bali
Video Pegawai Koperasi Cari Erwin, Pakai Uang Nasabah untuk  Main VIR
Kepala OJK NTT Paparkan Langkah Masif Cegah Investasi Ilegal, Edukasi Sudah Jangkau Hampir Seluruh NTT
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 November 2025 - 14:34 WIB

44 Desa OVOP di NTT Sudah Penuhi Legalitas, Izin BPOM dan Sertifikasi Halal

Kamis, 27 November 2025 - 12:06 WIB

Gubernur Melki Genjot Hilirisasi Produk melalui OVOP, OCOP dan OSOP di 3.177 Desa dan Kelurahan

Kamis, 27 November 2025 - 09:38 WIB

Sentuhan Kasih Simon Petrus Kamlasi, Umat Stasi Paulus Rasul Lamanepa Kini Miliki Kapela Sendiri

Rabu, 26 November 2025 - 11:47 WIB

Hanya 10 Anggota DPRD TTU Yang Bawa Keluarga dan Gunakan Dana Pribadi

Rabu, 26 November 2025 - 09:17 WIB

Study Banding Sambil Liburan, 30 Anggota DPRD TTU Boyong Keluarga ke Bali

Berita Terbaru