Patung Bunda Maria dan Yesus di Biara Wairklau Maumere Dirusak, Umat Katolik Minta Pelaku Segera Ditangkap

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 08:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Maumere, NTTPedia.id,- Warga Kabupaten Sikka, khususnya umat Katolik di Maumere, digemparkan oleh aksi perusakan terhadap patung Bunda Maria dan patung Yesus di Kapela Biara Beato Dionisius Wairklau, Kecamatan Alok Timur, pada Rabu (12/11/2025) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita.

Pelaku yang belum diketahui identitasnya dilaporkan masuk ke area biara dan melakukan perusakan terhadap sejumlah benda rohani serta perlengkapan misa di dalam kapela. Aksi vandalisme ini menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan umat Katolik dan warga sekitar.

Dikutip dari Katolikku.com, Rektor Biara Karmel Wairklau, R.D. Yakobus D. Mago, S.Fil, dalam pernyataan resmi yang turut didampingi Kapolres Sikka, membenarkan peristiwa tersebut.

” Ada patung di sisi kiri dan kanan serta alat musik organ yang mengalami perpindahan posisi dan kerusakan. Para frater mendengar suara dari arah kapela saat mereka sedang beristirahat, namun ketika dicek, pelaku sudah tidak ditemukan,” jelas RD. Yakobus.

Kasus ini kini telah ditangani oleh Polres Sikka untuk penyelidikan lebih lanjut. Kapolres Sikka memastikan proses hukum akan berjalan secara profesional guna mengungkap pelaku dan motif di balik aksi tersebut.

Pihak gereja mengimbau umat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi isu-isu yang bisa memecah persaudaraan di tengah masyarakat.

” Mari kita percayakan proses ini kepada aparat berwenang dan terus berdoa agar pelakunya segera tertangkap,” kata RD. Yakobus.

Umat Katolik di Maumere kini bersatu dalam doa bersama, memohon agar kasih dan pengampunan Kristus menuntun semua pihak menuju kedamaian sejati.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga dan menghormati tempat ibadah sebagai ruang doa, bukan tempat untuk menyalurkan kemarahan atau kebencian.(ap)

 

Sumber : katolikku.com

Baca juga: Berita Viral Nusa Tenggara Timur – NTTPedia

 

Berita Terkait

Kelurahan Naikolan Bangun Kemandirian Warga Lewat Program Kesehatan, Lingkungan, dan Pangan
Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan
Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan
Diduga Lakukan Pornoaksi terhadap Anak, Pria di Fatukoa Diamankan Tim Black Panter Polsek Maulafa
Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes
Ganggu Istirahat Warga, Polsek Maulafa Bubarkan Dua Pesta Musik Keras

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:47 WIB

Kelurahan Naikolan Bangun Kemandirian Warga Lewat Program Kesehatan, Lingkungan, dan Pangan

Rabu, 4 November 2026 - 16:24 WIB

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan

Rabu, 4 November 2026 - 08:13 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga

Selasa, 3 November 2026 - 20:39 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan

Berita Terbaru