Julie Laiskodat Boyong Sejumlah Siswa SMK di NTT Ikut Jakarta Fashion & Food Festival

- Jurnalis

Minggu, 4 September 2022 - 08:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, NTTPedia.id,-Jakarta Fashion & Food Festival (JF3) kembali digelar dan dibuka mulai Kamis 1 September 2022 hingga 11 September 2022 di Summarecon Mall Kelapa Gading. Pada tahun ke-18 penyelenggaraan, JF3 mengusung tagar #CulturalDiversity, sebagai dukungan terhadap keragaman budaya di Indonesia.

Festival mode terbesar di Indonesia ini bekerjasama dengan Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Pada ajang bergengsi ini, Ketua Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat memboyong sejumlah siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari NTT untuk ikut pada ajang itu.SMK tersebut diantaranya SMKN 03, SMKN 04 dari Kota Kupang, SMK dari Ende, SMK Katolik Atambua dan beberapa SMK lainnya.

Ketua Dekranasda NTT Julie Sutrisno Laiskodat dalam Jumpa media via zoom pada Sabtu (3/9/22) malam bersama Kepala SMKN 03 dan 04 mengatakan, untuk menyiapkan anak-anak SMK menghadapi ajang tersebut, pihaknya mendatangkan mentor dari Jakarta.

“Kami dari Dekranasda beberapa bulan lalu mendatangkan mentor dari nasional, Designer-designer terkenal seperti Deviko, Audi, Maya Ratih, dimana mereka mentoring di kabupaten-kabupaten beberapa bulan untuk bisa mempersiapkan anak-anak mulai dari ukur badan sampai membuat pola, design baju juga sampai menjahit dan hasil jahitan tersebut ditampilkan pada ajang JF3 tersebut”, tutur dia.

Menurut Julie peserta yang mengikuti ajang tersebut ada juga yang berasal dari daratan Flores dan daratan Timor.

“Yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut yakni sekolah-sekolah SMK, dibantu oleh Dinas PK provinsi. Jadi mereka yang mengkoordinir SMK- SMK yang memang memiliki jurusan khusus fashion dan textil”, ujarnya kembali.

Menurut dia, pada ajang fashion tersebut, hampir 80 baju ditampilkan, yang sebagian merupakan hasil karya dari anak-anak SMK.

Julie Laiskodat menambahkan, tujuan mereka mengikuti ajang ini agar potensi yang dimiliki anak-anak NTT, khususnya dari tenun yang merupakan budaya dan potensi, terus dilestarikan bahkan sampai ajang internasional.

“Ajang ini dilakukan setiap tahun dan melibatkan anak-anak yang berbeda secara nasional maupun internasional”, jelasnya.

Kepala SMKN 04 Negeri Kupang Semy Ndolu, S.Pd menyatakan bangga karena tahun ini Julie Laiskodat memberikan perhatian terhadap siswa – siswi SMKN 04 Kupang khususnya jurusan fashion, yang memiliki bakat, untuk terjun dalam ajang JF3 maupun pada bulan Oktober mendatang pada ajang Jakarta Fashion Week (JFW).

“Jadi kami SMK Negeri 4 Kupang turut berbangga dikarenakan kami dilibatkan dalam ajang kegiatan JF3 dimana siswa- siswi kami, khususnya jurusan fashion ikut menampilkan bakat mereka melalui fashion dan textile. Danpada Oktober mendatang juga akan dilibatkan dalam ajang JFW”, jelasnya kepada media via zoom.

Masih menurut dia, kemarin NTT tampil dengan sangat memukau dan didukung oleh para mentor di kelas nasional karena itu, ia turut berbangga. “Dan semoga kegiatan ini terus berkembang dan berjalan kedepannya” pungkas Semy.

Kepala SMK Negeri 3 Kupang Yesaya Banunaek menyatakan bangga bersama siswa dan siswinya karena diberikan kesempatan untuk turut serta hadir dalam ajang JF3.

Ia mengatakan, dalam persiapan mengikuti ajang tersebut, Bunda Julie mendatangkan para mentor nasional untuk memberikan latihan bagi siswa – siswi, Sehingga mereka dapat memahami dengan baik fashion dan textil serta siap mengikuti ajang tersebut.

“Dari pelatihan tersebut sudah menghasilkan beberapa anak yang sudah bisa mendesign pakaian, sehingga kemarin sore kami juga turut hadir untuk menyaksikan hasil design anak-anak yang sudah siap ditampilkan”, katanya lagi.

Menurut Banunaek, ia juga turut berbangga karena yang ditampilkan dalam ajang tersebut merupakan pakaian-pakaian adat.

“Saya mengharapkan agar perhatian dari Bunda Julie tidak berhenti sampai di sini akan tetapi terus kedepan”, pungkasnya.

Untuk Diketahui, JF3 Diselenggarakan sejak tahun 2004 oleh Summarecon dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, JF3 secara konsisten menggandeng para pelaku mode dan kuliner tanah air dengan skala kecil dan menengah.(AP)

Berita Terkait

Apresiasi Insan Penyiaran, KPID NTT Siapkan Anugerah Penyiaran 2026
Viktor Laiskodat Sediakan Traktor Besar untuk Pengolahan Lahan Pertanian di Amfoang
Kredit Petani Rumput Laut Sumba Timur Catat NPL 0 Persen, Bank NTT Raih Apresiasi ILO
Julie Sutrisno Laiskodat Tak Hanya Cetak Juara, tetapi Siapkan Masa Depan Atlet Kempo NTT
Gempa M6,1 Sumba Barat Daya, 91 Rumah Rusak dan 3 KK Mengungsi
Gilang Asal Ende Raih Runner Up Putra Pariwisata Indonesia 2026, Levico Butik Jadi Pendukung Utama
Pendidikan Jadi Satu-satunya Kelompok yang Deflasi di NTT, Capai 3,25 Persen
Gempa M3,1 Kembali Guncang Kabupaten Kupang, Berpusat di Laut

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Apresiasi Insan Penyiaran, KPID NTT Siapkan Anugerah Penyiaran 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Viktor Laiskodat Sediakan Traktor Besar untuk Pengolahan Lahan Pertanian di Amfoang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Kredit Petani Rumput Laut Sumba Timur Catat NPL 0 Persen, Bank NTT Raih Apresiasi ILO

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Julie Sutrisno Laiskodat Tak Hanya Cetak Juara, tetapi Siapkan Masa Depan Atlet Kempo NTT

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Gempa M6,1 Sumba Barat Daya, 91 Rumah Rusak dan 3 KK Mengungsi

Berita Terbaru