Warga Desa Waienga, Lembata, Protes Kades Copy Paste APBDes Bunga Muda

- Jurnalis

Selasa, 9 Februari 2021 - 08:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumen APBDes Waienga, Kabupaten Lembata

Dokumen APBDes Waienga, Kabupaten Lembata

Lewoleba,NTTPedia.id,- Masyarakat desa Waienga, Kecamatan Lebatukan protes terhadap kades mereka. pasalnya kepala Desa Waienga, Bernabas Belia melakukan copy paste dalam penjabaran Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Salah satu perwakilan masyarakat desa Waienga, Gabriel Lewa mengatakan APBDes Waienga tahun 2020 dikopi paste dari dokumen milik desa Bunga Muda. Ia meminta hal itu agar ditelusuri karena menyangkut harkat dan martabat desa Waienga.

” Kami unsur anak muda Waienga menilai dokumen APBDes yang di buat oleh Pemdes adalah plagiat. ini perlu ditindak lanjuti karena ini menyakut dokumen negara. Unsur mudah Waienga menduga kuat bahwa Pemdes Waienga tidk mampu menyusun peraturan tentang penjabaran perubahan anggaran pendapatan dan belanja Desa tahun anggaran 2020,” kata Gabriel, Senin, 08/02/2021.

Dalam dokumen tentang peraturan Kepala Desa Waienga nomor 3 tahun 2020 tercantum nama Desa Bunga Muda. hal itu kata membuktikan kepala desa bersama perangkatnya tidak mampu menyusun sebuah dokumen pada level desa. dijelaskan dokumen copy paste itu didapat dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD} Waienga.

Wakil Ketua BPD Desa Waieng,Viktor Lewu membenarkan ihwal masalah itu. ia memjelaskan dokumen APBDes tahun 2020 diperoleh dari BPMD Kabupaten Lembata. itu pun dalam bentuk foto copy, kata Viktor Lewu.

Viktor mengaku masyarakat desa sudah mendesak BPD untuk mengusut hal itu. kemudian BPD meminta salinan dokumen APBDes yang asli ke pemerintah desa. namun permintaan itu hingga kini BPD tak kunjung diberi dokumen. padahal kata dia dokumen APBDes wajib dipegang oleh BPD.

” Datang konfirmasi saja di kantor sehingga jangan umbar diwarga masyarakat biar warga merasa tenang dan nyaman berada di desa,” jelasnya Viktor yang dikonfirmasi via telepon.

Dikatakannya persoalan nama desa Bunga Muda merupakan kesalahan edit saja. Ia minta persoalan itu jangan diumbar ke masyarakat desa.(PLW)

Berita Terkait

Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual
Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Warga Sebut Guncangan Sangat Kuat
Warga Ende Terdampak Gempa Menunggu Bantuan, 754 Ton Beras Justru Gagal Disalurkan
1.279 unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Belum Bayar Pajak
Forum Wartawan NTT Sarankan Kuasa Hukum Bupati TTU Baca Putusan MK 145/PUU-XXIII/2025 soal Sengketa Pers
Pesta Sambut Baru di Mabar Tak Bisa Sembarangan, Wajib Izin Keramaian dan Tanpa Miras
Land4Lives Tutup Kegiatan di NTT, Capaian Diserahkan kepada Pemerintah Daerah
31 Makalah dan 18 Poster Bahas Ketahanan Pangan NTT di Simpul Pangan Nusantara

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Warga Sebut Guncangan Sangat Kuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Warga Ende Terdampak Gempa Menunggu Bantuan, 754 Ton Beras Justru Gagal Disalurkan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:16 WIB

1.279 unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Belum Bayar Pajak

Jumat, 25 September 2026 - 19:34 WIB

Forum Wartawan NTT Sarankan Kuasa Hukum Bupati TTU Baca Putusan MK 145/PUU-XXIII/2025 soal Sengketa Pers

Berita Terbaru