Meski Pandemi, Kota Kupang Jadi Tuan Rumah HKAN

- Jurnalis

Kamis, 11 Februari 2021 - 13:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Saat ini Kota Kupang merupakan daerah paling tertinggi kasus Covid-19 di NTT. Meski demikian, Kota Kupang bakal menjadi tempat perayaan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) pada Agustus 2021 mendatang. Pantai Lasiana akan menjadi destinasi HKAN yang bertujuan untuk mengampanyekan pentingnya konservasi alam bagi kesejahteraan masyarakat.

” Akan ada atraksi seni dan budaya, jambore atau kemah konservasi alam, pameran budaya dan konservasi alam, lomba foto dan video, penanaman pohon cendana, temu kader konservasi, bedah buku Ring of Beauty East Nusa Tenggara, hingga pucak acara 10 Agustus 2021,” kata Kepala Balai Besar KSDA Nusa Tenggara Timur, Timbul Batubara, Selasa, 09/02/2021.

Ia mengatakan selain pantai Lasiana, lokasi puncak perayaan HKAN 2021 akan digelar di area Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Teluk Kupang dan Pantai Lasiana. 

Menurutnya, dua lokasi tersebut letaknya satu hamparan yang saling berhubungan dan sudah dikunjungi Direktur Jenderal KSDAE, Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi, serta Analis Kebijakan Utama pada Pusat Kebijakan Strategis KLHK.

Ia menjelaskan event HKAN 2021 di Kota Kupang menjadi momen spesial bagi seluruh lapisan masyarakat untuk mengekplorasi ide, pikiran dan gagasan dalam berbagai kegiatan.

“ HKAN juga memiliki tujuan untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat, untuk berperan aktif dalam menyelamatkan ekosistem alam,” jelasnya.

Timbul mengatakan, HAKN merupakan momen strategis untuk mengajak masyarakat guna berperan aktif dalam menjaga keanekaragaman hayati, kawasan konservasi serta lingkungan hidup.

Pencanangan Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai tuan rumah HKAN 2021 sangat tepat mengingat secara geografis, keberadaannya penting bagi penyebaran dan keberlangsungan satwa liar endemik di wilayah Walacea.

“Kepulauan Nusa Tenggara Timur dikenal sebagai daerah dengan tipe hutan savana dengan musim kemarau dan musim penghujan yang kontras, serta keindahan alam bahari yang spektakuler. Terdapat 4 taman nasional, 12 taman wisata alam, 6 cagar alam, 8 suaka margasatwa, dan 2 taman buru di Nusa Tenggara Timur, yang memiliki nilai konservasi tinggi,” ujarnya.(AP)

Berita Terkait

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan
Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan
Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes
Di Bawah Kepemimpinan Cristhian Widodo, Pemkot Kupang Raih Dua Penghargaan dari KPPN
Wali Kota Kupang Pastikan Biaya Pengobatan Ibu dan Anak Korban Kekerasan Tuntas
Distribusi BBM Mulai Normal, Christian Widodo Kerahkan Satpol PP Pantau 15 SPBU di Kupang

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:24 WIB

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan

Rabu, 4 November 2026 - 08:13 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Di Bawah Kepemimpinan Cristhian Widodo, Pemkot Kupang Raih Dua Penghargaan dari KPPN

Berita Terbaru