Salurkan KUR Pertanian Rp.26,5 Triliun Dalam 6 Bulan, Simak Strategi BRI !

- Jurnalis

Selasa, 27 Juli 2021 - 20:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, NTTPedia.id– PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mengakselerasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan di Indonesia. Hingga akhir Juni 2021 BRI tercatat berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp 84,87 triliun kepada 3 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan dari total penyaluran KUR tersebut, 31,26 persen diantaranya atau setara Rp 26,5 triliun disalurkan kepada KUR Pertanian. “KUR Pertanian tersebut telah kami salurkan kepada 979 ribu pelaku UMKM utamanya yang bergelut di bidang pertanian, perburuan dan kehutanan,” urai Sunarso.

Dari sebaran wilayah, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Lampung dan Jawa Barat menjadi provinsi dengan sebaran KUR Pertanian terbesar di Indonesia.

Sunarso optimistis hingga akhir tahun ini BRI mampu terus mendorong penyaluran KUR Pertanian.

“Hingga Desember 2021, diproyeksikan penyerapan KUR Sektor Pertanian sebesar Rp 54,37 Triliun, kepada 2,1 juta nasabah sehingga komposisi KUR BRI 2021 yang disalurkan ke sektor pertanian sebesar 32% dari total alokasi,” imbuhnya.

Optimisme Sunarso ini didasari oleh kesiapan perseroan yang telah merancang strategi untuk mengakselerasi KUR Pertanian meskipun pandemi masih berlangsung. Salah satu strateginya yakni business follow stimulus yang terbukti memberikan dampak positif terhadap penyerapan KUR BRI.
“Menurut hasil riset internal BRI, sebanyak 72 persen pelaku UMKM penerima BPUM membutuhkan modal kerja tambahan untuk mempercepat pemulihan usahanya dan mengembangkannya. Hal ini merupakan salah satu sumber permintaan KUR BRI sehingga penyalurannya on the track,” tambahnya.

Faktor lain yang mendorong penyaluran KUR BRI yakni kesiapan sumber daya BRI. “Saat ini BRI telah memiliki 28.959 tenaga pemasar untuk menyalurkan KUR Pertanian, dimana angka ini meningkat drastis dibandingkan dengan jumlah tahun lalu sebesar 13.327 orang. Selain itu BRI memiliki 8.620 outlet dari Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, BRI Unit dan Teras BRI yang melayani proses pengajuan KUR Pertanian dari masyarakat,” imbuhnya.

Strategi lain yang disiapkan BRI dalam mendukung pemberdayaan UMKM melalui pembiayaan KUR yakni mendorong ekosistem klaster-klaster usaha pertanian. Selain itu, dimasa pandemi saat ini BRI menyediakan platform pemberdayaan digital Link UMKM. “Para pelaku UMKM binaan BRI baik dari klaster binaan, Rumah BUMN, BUMDes serta Agen BRILink tergabung dalam satu wadah yang terintegrasi sehingga memudahkan untuk dilakukan pendampingan dan pembinaan agar dapat naik kelas,” pungkas Sunarso.(Fdz)

Berita Terkait

Kredit Petani Rumput Laut Sumba Timur Catat NPL 0 Persen, Bank NTT Raih Apresiasi ILO
Julie Sutrisno Laiskodat Tak Hanya Cetak Juara, tetapi Siapkan Masa Depan Atlet Kempo NTT
Gempa M6,1 Sumba Barat Daya, 91 Rumah Rusak dan 3 KK Mengungsi
Gilang Asal Ende Raih Runner Up Putra Pariwisata Indonesia 2026, Levico Butik Jadi Pendukung Utama
Pendidikan Jadi Satu-satunya Kelompok yang Deflasi di NTT, Capai 3,25 Persen
Gempa M3,1 Kembali Guncang Kabupaten Kupang, Berpusat di Laut
Gempa Flores Lumpuhkan UMKM, Julie Laiskodat Dorong Kemudahan Akses Kredit
Korban Gempa Flores Dimintai Uang Rp10 Ribu Saat Terima Bantuan, Staf Desa Beri Penjelasan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Kredit Petani Rumput Laut Sumba Timur Catat NPL 0 Persen, Bank NTT Raih Apresiasi ILO

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Julie Sutrisno Laiskodat Tak Hanya Cetak Juara, tetapi Siapkan Masa Depan Atlet Kempo NTT

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Gempa M6,1 Sumba Barat Daya, 91 Rumah Rusak dan 3 KK Mengungsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Gilang Asal Ende Raih Runner Up Putra Pariwisata Indonesia 2026, Levico Butik Jadi Pendukung Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Pendidikan Jadi Satu-satunya Kelompok yang Deflasi di NTT, Capai 3,25 Persen

Berita Terbaru