Meski Mengaku Sebagai Pembunuh Ibu dan Anak, Polda NTT Belum Tetapkan Randy Sebagai Tersangka

- Jurnalis

Kamis, 2 Desember 2021 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak, RB alias Randy hingga kini belum ditetapkan tersangka usai mengaku sebagai pembunuh. Randi mengaku Pembunuh setelah menyerahkan diri ke Polda NTT, Kamis, 02/12/2021 Sekira Pukul 12.00 Wita.

Usai menyerahkan diri, Randy diperiksa secara intensif oleh Penyidik Polda NTT.

Meski sudah mengaku, Polda NTT belum juga menetapkan status tersangka kepada Randy alias RB. Dirkrimum Polda NTT, Kombes Pol Eko Widodo mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini masih dilakukan pendalaman, pengakuan yang bersangkutan apakah masih berkaitan dengan hasil penyelidikan dan penyidikan, jadi saat ini masih dalam pengembangan,” kata Dirkrimum Polda NTT, Kombes Pol Eko Widodo ketika memberikan keterangan pers, Kamis (2/11) sore.

Menurut Eko Widodo, RB baru sebatas mengaku namun pihaknya tidak langsung menerima pengakuan itu. “Kita akan dalami yang bersangkutan sesuai dengan alat bukti, barang bukti maupun keterangan saksi-saksi yang kita dapatkan,” jelasnya.

Eko Widodo menambahkan, proses yang saat ini dilakukan adalah penyidikan yang nantinya akan berkembang ke tahap selanjutnya, untuk mengungkap perkara ini menjadi terang benderang.

Baca Juga :  Kapolda Rudy Darmoko Buat Gebrakan Baru, Semua Anggota Polda NTT Wajib Terapi Mental

“Kita masih terus dalami belum melakukan upaya paksa, kita juga memberikan penasehat hukumnya untuk dampingi. Yang bersangkutan untuk saat ini belum ditetapkan sebagai tersangka, masih didalami jadi statusnya masih sebagai saksi,” ungkap Eko Widodo.

Sebelumnya, sepekan pasca-identitas jenazah ibu dan anak terungkap melalui hasil tes DNA, sehingga teka-teki terkait pelaku dan motif perlahan mulai terkuak.

RB alias Randi (31), Kamis (2/12) menyerahkan diri ke Dirkrimum Polda NTT, sekira pukul 12.00 Wita.
Randi diketahui diantar oleh keluarganya.

“Memenuhi kepenasaran terkait penanganan kasus Penkase, maka saya infokan bahwa hari ini Kamis (2/12) sekitar 12.00 Wita, telah menyerahkan diri seseorang berinisial RB yang dampingi keluarganya ke Direskrimum Polda NTT,” kata Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, Kamis (2/12).

Informasi yang dihimpun, RB mengaku sebagai pelaku pembunuhan terhadap Astri Evita Suprini Manafe alias Astri (30) dan anaknya Lael Marcabell alias Lael (1).

Di Mapolda NTT, RB bertemu langsung dengan Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif di ruang Dit Reskrimum Polda NTT.

Baca Juga :  118 Siswa Bintara Pria Diserahkan ke SPN Polda NTT Untuk Memulai Pendidikan

Warga Kota Kupang ini pun berterus terang dan mengakui perbuatannya. RB sebelumnya beberapa kali diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini. RB diketahui merupakan mantan pacar korban Astri dan juga ayah biologis dari bayi Lael.

Jenazah ibu dan anak ini ditemukan tanpa identitas dan membusuk di lokasi penggalian pipa proyek SPAM Kali Dendeng di RT 001/RW 001, Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Sabtu (30/10/) petang lalu.

Penetapan RB sebagai tersangka cukup panjang. Penyidik Polsek Alak, Polres Kupang Kota dan Direktorat Reskrimum Polda NTT harus melakukan gelar perkara beberapa kali sebelum meyakinkan keterlibatan RB dalam kasus ini.

Dalam setiap pemeriksaan oleh penyidik, RB selalu membantah terlibat dalam kematian Astri yang juga mantan pacarnya dan anaknya Lael.

Polisi juga sebelumnya berusaha keras mengungkap identitas kedua jenazah ini karena saat ditemukan tanpa identitas dan sudah rusak.

Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif pun membentuk tim terpadu untuk penguatan dan bentuk dukungan Polda bagi Polsek dan Polres yang selama ini sudah bekerja baik.(Nitano)

Berita Terkait

Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian
Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di NTT Diikuti 511 Peserta Dilaksanakan Secara Serentak 
DPW NasDem NTT Gelar Rakorwil Zona Timor, Tingkatkan konsolidasi Internal Hadapi Tantangan Politik di Masa Depan
DPW NasDem NTT Gelar Diskusi Publik, Ketua DPW NasDem NTT  Ajak Seluruh Elemen berkolaborasi Bangun NTT
DPW NasDem NTT Gelar Diskusi Publik, Gubernur NTT Beri Apresiasi: Tema Sangat Relevan dengan Momentum HUT Provinsi NTT Ke-67
Kerja Nyata untuk Pendidikan di TTS, SPK Serahkan Aula Serba Guna untuk SD GMIT Soe II
Disupport kementerian kebudayaan Via  Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah XVI NTT pegiat & pelestari budaya Sabu Raijua gelar Pameran Cerita Rakyat 
PMI NTT Monitoring Pipanisasi Air Bersih di Huntara Pengungsi Lewotobi

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 13:53 WIB

Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian

Senin, 29 Desember 2025 - 11:49 WIB

Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di NTT Diikuti 511 Peserta Dilaksanakan Secara Serentak 

Sabtu, 20 Desember 2025 - 13:13 WIB

DPW NasDem NTT Gelar Rakorwil Zona Timor, Tingkatkan konsolidasi Internal Hadapi Tantangan Politik di Masa Depan

Jumat, 19 Desember 2025 - 11:58 WIB

DPW NasDem NTT Gelar Diskusi Publik, Ketua DPW NasDem NTT  Ajak Seluruh Elemen berkolaborasi Bangun NTT

Jumat, 19 Desember 2025 - 11:15 WIB

DPW NasDem NTT Gelar Diskusi Publik, Gubernur NTT Beri Apresiasi: Tema Sangat Relevan dengan Momentum HUT Provinsi NTT Ke-67

Berita Terbaru